Sampai jumpa lagi IndosatM2, meski entah kapan

saya ini penganut sabar itu tidak boleh ada batasnya, tapi kadang kala, saya harus tau kapan harus berhenti berharap.

truff-all

saya ini terbiasa loyal pada satu brand, atas dasar pengalaman tentunya, tapi kadang kala, saya harus tau kapan harus berpindah ketika yang digunakan tidak lagi optimal.

Continue reading Sampai jumpa lagi IndosatM2, meski entah kapan

Aremania, Diantara #revolusiPSSI, Politik dan Boikot Pertandingan

Aremania tidak kemana-mana, tapi dimana-mana, akan tetapi #revolusiPSSI tidak cukup hanya demo dan berteriak dengan atribut..

Beberapa minggu terakhir ini menjadi minggu-minggu yang penuh dengan hiruk pikuk carut marutnya persepakbolaan indonesia. Apalagi setelah kongres 4 tahunan PSSI akan masuk pada babak baru setelah komite banding menolak banding 2 calon yg gagal dan membatalkan hasil dari komite pemilihan, dimana tentu masih tetap banyak intrik politik yang bermain disana.

Continue reading Aremania, Diantara #revolusiPSSI, Politik dan Boikot Pertandingan

Mengapa Ia Berhenti?

pertanyaan diatas banyak sekali disampaikan, dan entah mengapa saya ingin mencatatnya disini, mungkin saja yang bersangkutan dapat menemukan jawabannya disini.

ada banyak alasan mengapa saya menyarankannya untuk lebih baik berhenti bekerja, salah satunya adalah karena saya ingin dia benar-benar menjadi ibu dari anak-anak kami, memberikan mereka asi eksklusif, mengasuh, merawat, dan menemani mereka berkenalan dengan dunia, dan tentunya bersama-sama dengan saya. memang tidak bisa dilakukan sambil bekerja? tentu saja bisa, tapi bagi saya akan selalu ada yang dikorbankan dan semua yang tidak dilakukan dengan sungguh-sungguh itu tidak akan menghasilkan sesuatu yang baik. saya pribadi tidak menyukai perkiraan pola yg bisa terjadi pada fase tersebut.

Continue reading Mengapa Ia Berhenti?

Menikmati Pagi

hari raya dan tetap bekerja, itulah tema sebagian umat islam Indonesia hari ini — termasuk saia –. dari sekian banyak perbedaan pelaksanaan hari raya di indonesia, mungkin hari ini lah yang termasuk paling berkesan bagi saia, ikut melaksanakan ibadah shalat idul adha tapi tidak lupa melakukan rutinitas pagi mengantarkan istri sampai bus jemputan kantor-nya.

tidak banyak nampak keceriaan menyambut idul adha pagi ini — kecuali di wilayah tempat saia melaksanakan shalat tadi bersama bapak –, karena sebagian besar warga lingkungan tempat tinggal masih sibuk dengan kegiatan sehari-hari, karena memang pemerintah menetapkan hari raya idul adha jatuh pada esok hari, ya yang tentu saja diikuti dengan hari liburnya besok juga.

bersiap dan kembali bekerja.

Continue reading Menikmati Pagi