Batas kota, di sela ego manusia.

Ribuan asap menyelimuti dedaunan pagi.
Menggantikan embun dan aroma hari.
Massa pun berarak menyusuri hamparan abu.
Bersama kicauan nada-nada sumbang kelabu.

Saat sinar mentari masih di hulu, sudah ada yg sibuk menabuh genderang. Hanya karena sedikit singgungan.

Di antara putaran demi putaran roda. Tak ada senyum tersinggung kala dapur pacu kian bergelora. Entah apa yg ada di dalam liang berpikir mereka.

Saat kamu tak lebih berhak dibanding aku di atas tanah ini. Lalu apa hakmu melahap detik lampu itu lebih dulu dari aku?

Ketika seharusnya mencari rezeki itu tidak dengan memburu masa dan mengacuhkan hak makhluk-Nya yg lain.

Bukan begitu?

Published
Categorized as Persoalan

By Alit Mahendra Bramantya

I’ve always been fascinated by how people interact with tech — how design, data, and behavior shape the way we experience the web. That curiosity drives my work as both a software engineer and a digital analyst. I’m currently a Senior Software Development Engineer at Saling Sae, building and maintaining web applications using Laravel, CodeIgniter, MySQL, Vue.js, and Next.js. I focus on creating scalable, user-centered solutions that balance technical quality with real-world impact.

1 comment

Comments are closed.