<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Alit Mahendra Bramantya</title>
	<atom:link href="http://alitmahendra.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alitmahendra.com</link>
	<description>The Works and Thoughts of . . .</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Jun 2010 02:10:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Finally, An Invitation</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2010/06/14/finally-an-invitation/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2010/06/14/finally-an-invitation/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 15:15:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Woro-woro]]></category>
		<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=538</guid>
		<description><![CDATA[there&#8217;s our wedding invitation. i can&#8217;t tag everyone. but we would glad if you wish to share this happiness with us AKAD NIKAH : 26 Juni 2010 pukul 15.30 bertempat di Masjid Al Muhajirin Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jl. Taman Makam Pahlawan Kalibata no. 17 Jakarta Selatan RESEPSI : 26 Juni 2010 pukul 19.00 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-539" href="http://alitmahendra.com/2010/06/14/finally-an-invitation/undangan6/"><img class="aligncenter size-medium wp-image-539" title="an invitation" src="http://alitmahendra.com/files/undangan6-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><strong>there&#8217;s our wedding invitation. i can&#8217;t tag  everyone. but we would glad if you wish to share this happiness with us  <img src='http://alitmahendra.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </strong></p>
<p><strong>AKAD NIKAH :</strong><br />
26 Juni 2010 pukul 15.30<br />
bertempat di Masjid Al Muhajirin<br />
Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi<br />
Jl. Taman Makam Pahlawan Kalibata no. 17<br />
Jakarta Selatan</p>
<p><strong>RESEPSI :</strong><br />
26 Juni 2010 pukul 19.00 – 21.00<br />
bertempat di Balai Makarti Muktitama<br />
Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi<br />
Jl. Taman Makam Pahlawan Kalibata no. 17<br />
Jakarta Selatan</p>
<p>Best Regards and we’ll be waiting,</p>
<p>Alit Mahendra B. &amp; Angela Primacitra</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2010/06/14/finally-an-invitation/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Open Graph Protocol dan Perjalanan Menuju Semantic Web</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2010/05/06/open-graph-protocol-dan-perjalanan-menuju-semantic-web/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2010/05/06/open-graph-protocol-dan-perjalanan-menuju-semantic-web/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 May 2010 07:01:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web Development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=534</guid>
		<description><![CDATA[sejak diperdengarkan pada tahun 2001, semantic web yang dicanangkan sebagai web 3.0, mencoba mengedepankan konsep yang bertumpu pada dua hal, tentang sebuah format atau pola umum untuk integrasi dan kombinasi data yang diambil dari berbagai sumber, sehingga sebuah website tidak lagi hanya berfungsi sebagai alat tukar menukar informasi secara langsung, tapi juga berfungsi untuk merekam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.w3.org/2001/sw/"><img class="  alignleft" title="Semantic Web" src="http://www.w3.org/Icons/SW/sw-horz.png" alt="Semantic Web" width="156" height="48" /></a></p>
<p>sejak diperdengarkan pada tahun 2001, <a title="http://www.w3.org/2001/sw/" href="http://www.w3.org/2001/sw/">semantic web</a> yang dicanangkan sebagai web 3.0, mencoba mengedepankan konsep yang bertumpu pada dua hal, tentang sebuah format atau pola umum untuk integrasi dan kombinasi data yang diambil dari berbagai sumber, sehingga sebuah website tidak lagi hanya berfungsi sebagai alat tukar menukar informasi secara langsung, tapi juga berfungsi untuk merekam bagaimana data tersebut memiliki relasi dengan objek didunia nyata.</p>
<p>yang pada akhirnya memungkinkan seseorang atau mesin sekalipun, untuk mencari sesuatu pada sebuah database, dan kemudian menemukan kemungkinan untuk memperluas pencariannya ke sejumlah database yang bisa jadi tidak terbatas yang tidak terkoneksikan secara langsung, tapi terkoneksikan karena hal yang sama.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 354px"><a href="http://www.w3.org/Talks/2002/10/16-sw/slide7-0.html"><img class=" " title="all about data relation" src="http://www.w3.org/Talks/2002/10/16-sw/semanticweb.png" alt="all about data relation, source : w3c" width="344" height="323" /></a><p class="wp-caption-text">all about data relation, source : w3c</p></div>
<p>contoh sederhananya seperti ini, <a title="http://www.w3.org/2001/sw/" href="http://www.w3.org/2001/sw/">semantic  web</a> memungkinkan hasil pencarian dari kata kunci &#8220;dokter gigi&#8221;, adalah sejumlah dokter gigi yang praktek di sekitar rumah kita, dokter gigi yang merupakan teman kita, dan dokter gigi yang sedang membuka praktek disaat kita melakukan pencarian.</p>
<p>sudah hampir 4 tahun lalu saya mulai membaca tentang apa itu <a title="http://www.w3.org/2001/sw/" href="http://www.w3.org/2001/sw/">semantic  web</a>, dan hampir 4 tahun itu juga saya tidak menemukan sebuah titik terang akan bergeraknya konsep ini menjadi kenyataan sampai akhirnya <a title="facebook.com" href="http://facebook.com">facebook</a> memperkenalkan <a title="http://www.opengraphprotocol.org/" href="http://www.opengraphprotocol.org/">Open Graph Protocol</a>.</p>
<blockquote><p><a href="http://twitter.com/alitmahendra/status/13423258921">tweet[]</a> : will facebook&#8217;s open graph bring the idea of  semantic web become real?</p></blockquote>
<p><a title="http://developers.facebook.com/docs/opengraph" href="http://developers.facebook.com/docs/opengraph">Open graph protocol</a> memungkinkan user untuk mengintegrasikan halaman web ke social graph. Yang akhirnya memungkinkan sebuah halaman facebook pages menjadi tempat berkumpulnya data maupun informasi yang berhubungan dengan user, mulai dari lokasi, hobi, dan mungkin juga interest.</p>
<p>menurut saya hal ini mirip dengan konsep <a title="http://www.w3.org/2001/sw/" href="http://www.w3.org/2001/sw/">semantic  web</a> atau si web 3.0 tentang bagaimana world wide web menjadi sebuah database yang sangat besar dan bagaimana data dan dokumen dapat diolah, dilihat, dicari, dan dimodifikasi menjadi informasi yang merepresentasikan hubungan antar objek-objek didalam jaringan internet.</p>
<blockquote><p><a href="http://twitter.com/alitmahendra/status/13423607037">tweet[]</a> : about 4 years ago me start reading about semantic  web, and itz gettin&#8217; closer nowadays, do FB&#8217;s open graph using RDF?</p></blockquote>
<p>pada awalnya saya percaya bahwa platform utama yang akan bermain pada level semantic adalah search engine, dan pastinya akan mengarah kepada google (which is according to me, we don&#8217;t have any other choice by then), namun seiring berjalannya waktu, saya mulai ragu dengan bergerak lambannya google menuju era <a title="http://www.w3.org/2001/sw/" href="http://www.w3.org/2001/sw/">semantic  web</a>, dan titik terang itu muncul ketika si empunya facebook memperkenalkan facebook open graph, yang mana didukung dengan ilustrasi yang mirip dengan apa yang diinginkan oleh semantic web.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 597px"><a href="http://developers.facebook.com/docs/opengraph"><img class=" " title="Open Graph protocol" src="http://developers.facebook.com/images/devsite/open-graph.png" alt="Open Graph protocol" width="587" height="157" /></a><p class="wp-caption-text">Open Graph protocol, source: Facebook Developers</p></div>
<p>inisialisasi yang dilakukan oleh facebook sebenarnya akan bertumpu pada berkembangnya tombol &#8220;like&#8221;, sebuah tombol baru yang menggantikan tombol &#8220;become a fan&#8221; dan tombol &#8220;share to FB&#8221;, penggunaan tombol &#8220;like&#8221; yang diikuti dengan penambahan beberapa metadata tertentu yang berbasis pada RDFa, akan memungkinkan data dari sebuah halaman web untuk diterjemahkan kedalam banyak format, karena metadata yang ditambahkam pun dapat mencantumkan banyak sekali atribut, mulai dari informasi kontak, lokasi, hingga jenis dari objek yang diterjemahkan.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.w3.org/2001/sw/"><img title="“layercake” diagram" src="http://www.w3.org/2007/03/layerCake-small.png" alt="“layercake” diagram, source: w3c" width="300" height="315" /></a><p class="wp-caption-text">&quot;layercake&quot; diagram, source: w3c</p></div>
<p>dan bagaimana kemudian hal ini bisa mewujudkan &#8220;we semantically connected?&#8221;, saya rasa masih banyak yang harus digali, karena RDFa sendiri masih salah satu item dari dasar terwujudnya semantic web, karena disana masih ada OWL, SPARQL, LOD, dan bagaimana perkembangan AI search engine yang kemudian dapat menggabungkan informasi yang terkait dan memberikan suggestion yang paling tepat pada user.</p>
<blockquote><p><a href="http://twitter.com/alitmahendra/status/13430081538">tweet[]</a> : imho, to implement semantic web, we need a search  engined style platform to connect and learn all the information, will it  be FB or google?</p></blockquote>
<p>itz a nice start, but itz still a long way to go.. can&#8217;t wait to see it coming anyway..</p>
<p>referensi:</p>
<ul>
<li>http://opengraphprotocol.org/</li>
<li>http://developers.facebook.com/docs/opengraph</li>
<li>http://www.w3.org/2001/sw/</li>
<li>http://www.w3.org/Talks/2002/10/16-sw/slide1-0.html</li>
<li>http://www.w3.org/2001/sw/wiki/Main_Page</li>
<li>http://www.w3.org/2009/Talks/0829-Nanjing-IH/Tutorial.pdf</li>
<li>http://www.w3.org/2009/Talks/0830-Nanjing-IH/Talk.pdf</li>
<li>http://en.wikipedia.org/wiki/Semantic_Web</li>
<li>http://en.wikipedia.org/wiki/Web_Ontology_Language</li>
<li>http://en.wikipedia.org/wiki/Resource_Description_Framework</li>
<li>http://en.wikipedia.org/wiki/RDFa</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2010/05/06/open-graph-protocol-dan-perjalanan-menuju-semantic-web/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>A Brave New Day &#8230;</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2010/04/12/a-brave-new-day/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2010/04/12/a-brave-new-day/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Apr 2010 00:12:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=529</guid>
		<description><![CDATA[ini adalah saat yang sebetulnya tidak begitu bisa diungkapkan dengan kata-kata, ada beberapa kejadian yang mungkin aku sendiri sedikit tidak percaya, dan tentu aku bersyukur karena Tuhan telah memberikan kesempatan ini kepadaku untuk melebarkan sayap, mengencangkan haluan, memperkokoh pijakan, dan yang terpenting, memperluas pandangan. perjalanan demi perjalanan, dan hari demi hari, selalu bertemu dengan orang-orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ini adalah saat yang sebetulnya tidak begitu bisa diungkapkan dengan kata-kata, ada beberapa kejadian yang mungkin aku sendiri sedikit tidak percaya, dan tentu aku bersyukur karena Tuhan telah memberikan kesempatan ini kepadaku untuk melebarkan sayap, mengencangkan haluan, memperkokoh pijakan, dan yang terpenting, memperluas pandangan.</p>
<p>perjalanan demi perjalanan, dan hari demi hari, selalu bertemu dengan orang-orang yang baru, lingkungan-lingkungan yang baru, dan tentunya cara pandang yang baru pula, mencoba melakukan beberapa penyesuaian disana sini, walaupun aku masih tetap bisa menggunakan beberapa ilmu yang aku pernah dapatkan di kampus, kafet, tpti, dan sekitarnya. haha.. <em>miss that moment tho</em>..</p>
<p>jakarta adalah tempat yang penuh dengan kesempatan (<em>i admit that</em>), ya tentunya bagi mereka yang mau berusaha untuk mendapatkannya dengan penuh percaya diri, beberapa orang menganggapnya sulit, tapi sesulit apapun itu, Tuhan tidak akan pernah memberikan ujian yang tidak mampu diselesaikan oleh umatnya bukan? <em>so just come here, just for a while and feel the difference of works pressure..</em></p>
<p>teringat sebuah percakapan dengan seorang adik kelas, tentang apa sih modal untuk bekerja di jakarta? dan aku hanya menjawab, <em>skill</em>,<em> that&#8217;s all</em>. bagiku satu kata yang tidak sederhana, kemudian aku bilang &#8220;<em>you got the skill, i&#8217;ll give you a chance</em>&#8220;, karena mengingat bahwa akupun melalui tahap yang sama, belajar.. belajar.. pembuktian diri.. belajar.. belajar.. pembuktian pada lingkungan, dan kesempatan pun datang. karena tanpa <em>skill</em>, dapat dijamin yang didapatkan akan jauh dari apa yang diimpikan.</p>
<p>aku mencoba memahami bahwa, <em>skill</em> atau kemampuan atau keterampilan yang dimiliki pun tidak hanya sebatas pada apa yang pernah dicapai di lingkungan asal, tapi jauh lebih daripada itu, yang membuat kita mendapatkan kesempatan adalah kemampuan yang diakui oleh lingkungan tempat kita berkompetisi. dengan bumbu semangat yang berkobar <img src='http://alitmahendra.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>bukankah kita sudah mengetahui jikalau teori yang kita terima selama kuliah itu belum tentu bisa membantu kita dalam memperoleh pekerjaan? (aku bilang belum tentu lho ya, bukan tidak :p)</p>
<p>dan disinilah aku sekarang, diperbolehkan untuk ikut berlayar disebuah kapal yang baru dan diberikan kesempatan untuk menunjukkan bahwa aku dapat memberikan kemampuan dan potensi yang aku miliki, untuk bersama-sama tidak hanya sekedar menaklukkan luasnya lautan, tapi juga berbuat sesuatu untuk bangsa.. <em>enthusiastic</em>? <em>off course</em>.. berhenti belajar? tentu tidak..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2010/04/12/a-brave-new-day/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The End of Another Sad Happy Day</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2010/03/30/the-end-of-another-sad-happy-day/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2010/03/30/the-end-of-another-sad-happy-day/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Mar 2010 22:56:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/2010/03/30/the-end-of-another-sad-happy-day/</guid>
		<description><![CDATA[Itz been 6 years, and yesterday was the first time.. And maybe the last time.. Yah, itulah yang terjadi.. Setelah 5,5 tahun, akhirnya kami bisa menghabisakan hari yang berbahagia itu bersama. Beberapa tahun terakhir, pada tanggal yang sama biasanya diriku menulis dengan judul &#8216;another sad happy day&#8217;, dan tidak hari ini.. Aku memilih judul lain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alitmahendra.com/files/29032010130.jpg"><img class="alignnone size-full" src="http://alitmahendra.com/files/29032010130.jpg" alt="" title="frozen blueberry" width="400" height="300" /></a></p>
<p>Itz been 6 years, and yesterday was the first time.. And maybe the last time..</p>
<p>Yah, itulah yang terjadi.. Setelah 5,5 tahun, akhirnya kami bisa menghabisakan hari yang berbahagia itu bersama. Beberapa tahun terakhir, pada tanggal yang sama biasanya diriku menulis dengan judul &#8216;another sad happy day&#8217;, dan tidak hari ini.. Aku memilih judul lain yang sepertinya lebih tepat</p>
<p>Setelah sekian lama, akhirnya datang juga waktu yang dinantikan, bagi beberapa orang angka 6 mungkin dianggap sudah cukup lama dan bagi beberapa orang mungkin belum, dan aku pun ingat ada beberapa teman yang sedikit trauma dengan angka ini, tapi aku tetap harus bersyukur seraya menyadari bahwa berapa lama pun waktu yg tersedia tidak akan pernah habis untuk saling mengenal satu dengan yang lain.</p>
<p>Demikian juga seperti aku dengannya, dari sekian waktu yg sudah terlampaui. Mungkin kami lebih banyak waktu yg digunakan untuk saling berkeras hati, mengalahkan ego yang lain dan mencoba memaksakan ingin, daripada lebih memahami dan memberikan pengertian atau perhatian yang tepat.</p>
<p>Tapi dari awal aku menyadari bahwa hubungan kami tidak seperti apa yang sering kita tonton di sh*tnetron, telenovela, ftv, bioskop, atau inpotement, itz just different, we want to be like other couples be, and we&#8217;ve try.. Tapi bukankah rumput tetangga selalu lebih hijau dari rumah sendiri? Introspeksi? Yak, itulah yang selalu menjadi tolak ukur kita menghadapi hidup bukan? Termasuk yang kami lakukan hari ini.. Mencoba untuk lebih memahami arti perjalanan kami berdua selama ini..</p>
<p>Kemarin adalah hari yg spesial, karena mungkin ini adalah hari terakhir kami mengenang perjalanan ini pada tanggal ini, karena InsyaAllah sebelum tanggal yang sama ditahun depan, dengan segala persiapan yang ada, kami akan memiliki tanggal introspeksi yang baru, hahaha</p>
<p>Ini adalah sebuah catatan, bahwa apa yang telah kita lalui hingga hari ini, harus selalu menjadikan diri kita lebih kuat dan lebih baik dari sebelumnya, dimata diri, orang yg menyayangi, dan tentunya dimata Beliau..</p>
<p>Thanks a lot dear, even you&#8217;ve forgot about it at the first place tho <img src='http://alitmahendra.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2010/03/30/the-end-of-another-sad-happy-day/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa kabar sahabat?</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2010/02/08/apa-kabar-sahabat/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2010/02/08/apa-kabar-sahabat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 10:19:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=523</guid>
		<description><![CDATA[apa kabarmu wahai sahabat..kita yang berjanji bertemu kembali satu saat nanti? baikkah engkau dimanapun kau berada? Memang baru terhitung bulan sejak pertemuan terakhir itu, meskipun sebelum aku pergi meninggalkan kota kelahiranku pun kita memang sudah jarang bertemu, banyak kabar berterbangan tentangmu, keadaanmu, dan pekerjaanmu.. tapi rasanya tak pernah nyaman jika tidak mendengarnya langsung darimu.. Sms [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>apa kabarmu wahai sahabat..kita yang berjanji bertemu kembali satu saat nanti?</p>
<p>baikkah engkau dimanapun kau berada?</p>
<p>Memang baru terhitung bulan sejak pertemuan terakhir itu, meskipun sebelum aku pergi meninggalkan kota kelahiranku pun kita memang sudah jarang bertemu, banyak kabar berterbangan tentangmu, keadaanmu, dan pekerjaanmu.. tapi rasanya tak pernah nyaman jika tidak mendengarnya langsung darimu..</p>
<p>Sms dan segala media daring entah facebook, twitter, hingga YM sepertinya tidak bisa lagi menghubungkan kita untuk bercakap-cakap, entah karena tak ada yang memulai, beban kerja, beda jam tayang,  atau mungkin karena dunia yang telah berbeda? dan dari sekedar wall, status, cuitan sampai beberapa potong konsonan.. tidakkah kita mencoba untuk menghembuskan kabar?</p>
<p>apa kabarmu disana.. kita yang berikrar sahabat selamanya?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2010/02/08/apa-kabar-sahabat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bekerja dalam kerangka</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2010/01/20/bekerja-dalam-kerangka/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2010/01/20/bekerja-dalam-kerangka/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 13:20:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web Development]]></category>
		<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=518</guid>
		<description><![CDATA[disclaimer : saya bicara tentang php, bukan bahasa yang lain, segala perspektif yang ada disini bersifat subyektif dan tidak bermaksud untuk menyinggung pihak lain, berbeda pendapat? tentu sangat diperbolehkan. sebuah kerangka, akan saya artikan seperti sebuah batasan-batasan, yang bisa jadi akan membatasi langkah, gerak, imajinasi, dan mungkin pula solusi, membuat kita terkurung dengan bahan-bahan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>disclaimer : saya bicara tentang php, bukan bahasa yang lain, segala perspektif yang ada disini bersifat subyektif dan tidak bermaksud untuk menyinggung pihak lain, berbeda pendapat? tentu sangat diperbolehkan.</p>
<p>sebuah kerangka, akan saya artikan seperti sebuah batasan-batasan, yang bisa jadi akan membatasi langkah, gerak, imajinasi, dan mungkin pula solusi, membuat kita terkurung dengan bahan-bahan yang telah ditentukan.</p>
<p>beberapa pekerjaan terakhir saya mengharuskan saya &#8216;bermain&#8217; atau berurusan dengan framework php, framework sendiri bisa diartikan sebagai kerangka kerja pemrograman, dimana seorang programmer cukup menggunakan library-library yang telah tersedia, untuk mempermudah proses pembuatan program.</p>
<p>sebenarnya dari awal saya mendengar kata framework dan apa gunanya, saya sudah berfikir untuk tidak menggunakan framework, alasan saya saat itu adalah karena &#8216;setiap orang punya cara dan metode pendekatan yang berbeda&#8217; dan yang lebih sederhana adalah alasan &#8216;saya ingin membuat sesuatu dengan cara saya, ngapain ikut cara orang lain?&#8217;</p>
<p>tapi pekerjaan yang akhirnya membuat saya bersentuhan dengan framework, dan saat menggunakannya hingga pekerjaan itu hampir selesai, saya masih saja berfikir &#8216;apa sih gunanya nih framework?&#8217;, karena bagi saya penggunaan framework ini buang-buang tenaga, kenapa?</p>
<p>begini, framework selalu menyertakan banyak library, class, function, method dan lain sebagainya, dan sering kali dari sekian banyak fitur yang ada, tidak semua digunakan, dan mungkin fitur yang ada tidak bisa memnuhi kebutuhan sehingga programmer harus menambahkan plugin atau fungsi baru.</p>
<p>proses ini lah yang akhirnya membuat saya berfikir bahwa ini buang-buang tenaga, dan sebenarnya bukan hanya tenaga saja yang dibuang, tapi juga space hosting yang ada, sesederhana kalo saya hanya butuh space 5MB untuk program saya, kenapa harus menghabiskan 20MB karena pake framework. dan ini bukan hanya soal space, mengingat bagaimana cara menggunakan php dengan Object Oriented Programming, tentu proses loading banyak library akan mempengaruhi loading program utamanya.</p>
<p>belum lagi, perkembangan framework yang digunakan diseluruh dunia dan tidak pernah adanya buatan manusia yang sempurna, maka apabila ada yang bisa menembus pertahanan pusat framework di satu tempat, maka pengguna framework dengan tipe dan versi yang sama, akan memiliki kerentanan terhadap serangan yang sama pula.</p>
<p>ya memang, bisa saja ini hanya terjadi di php, dan bisa jadi framework untuk bahasa pemrograman yang lain bisa lebih efisien. hmm.. teman-teman saya sesama programmer selalu mendengungkan bahwa dengan framework, apa yang kita bikin nantinya bisa di re-use alias dipake lagi dikemudian hari, dan jawaban saya pun sederhana &#8216;selama ini saya selalu pake source saya yang dulu-dulu koq :p&#8217;</p>
<p>ada yang bilang juga kalo framework akan sangat berguna untuk era kolaborasi sekarang ini, dimana sebuah project bisa dikerjakan oleh banyak programmer yang ada dibanyak tempat pada saat yang bersamaan, dan dengan framework, para programmer tersebut tidak perlu susah-susah untuk berargumentasi mengenai apa dan bagaimana rangka awal sebuah fitur dibuat.</p>
<p>tapi itu juga masih bisa dibantah, karena kembali lagi setiap orang memiliki cara pemikiran dan pendekatan yang berbeda tentang apa dan bagaimana sesuatu itu dibuat, dan bisa jadi pada akhirnya titik temu dari pendekatan yang berbeda itu memutuskan untuk tidak lagi menggunakan framework.</p>
<p>saya tidak menyarankan penggunaan framework bagi mereka yang baru atau sedang belajar pemrograman, daripada belajar framework, lebih baik meluangkan waktu lebih banyak untuk mempelajari algoritma, logika, struktur pemrograman,  dan banyak latihan membuat program sendiri. membuat program sendiri? ya.. karena dengan merasakan sulit hingga mudahnya membuat program sendiri, sedikit banyak akan memberikan modal yang lebih sebelum menginjak kepada kolaborasi pemrograman hingga nantinya menggunakan framework.</p>
<p>kalo saya? saya lebih senang menggunakan model tailor made software dari pada framework based software, bukan karena tidak suka atau tidak mau, tetapi lebih karena sebuah aplikasi itu selalu unik, dan akan selalu membutuhkan perlakuan yang unik pula..</p>
<p>hmm.. dan karena suatu saat saya akan membuat framework saya sendiri, dan saya sudah melakukannya dari beberapa waktu yang lalu.</p>
<p>so.. happy coding <img src='http://alitmahendra.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2010/01/20/bekerja-dalam-kerangka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mungkin saya memang bodoh..</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2010/01/11/mungkin-saya-memang-bodoh/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2010/01/11/mungkin-saya-memang-bodoh/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 11:52:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=515</guid>
		<description><![CDATA[Sorry mom, i know itz not a best present for your birthday Mungkin saya memang bodoh, kurang jeli, semaunya sendiri, terlalu keras kepala, atau yang lainnya. tapi bagaimanapun ini adalah tempat yang saya pilih ketika saya memutuskan untuk mengejar cita-cita saya dan menantang kota jakarta, bekerja di sebuah tim kecil, berhenti, dan sekarang menjadi pekerja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Sorry mom, i know itz not a best present for your birthday</p></blockquote>
<p>Mungkin saya memang bodoh, kurang jeli, semaunya sendiri, terlalu keras kepala, atau yang lainnya. tapi bagaimanapun ini adalah tempat yang saya pilih ketika saya memutuskan untuk mengejar cita-cita saya dan menantang kota jakarta, bekerja di sebuah tim kecil, berhenti, dan sekarang menjadi pekerja lepas.</p>
<p>dari awal dulu saat kuliah, saya memang tidak pernah berpikiran untuk bekerja disebuah perusahaan manufaktur konvensional atau mungkin perusahaan negara. dan hingga saat ini, saya masih mencoba teguh dengan pendirian saya.</p>
<p>sesampainya di jakarta, menikmati beberapa hari pertama bekerja di sebuah tim IT kecil di sebuah lingkaran yang baru, bertemu dengan orang2 dan dunia yang benar2 baru, membuat saya sedikit terpana, dunia itu tidak pernah saya masuki atau baca, hm.. memang benar pepatah &#8216;don&#8217;t just a book by its cover&#8217;. dan saya mendapatkan banyak bahan pelajaran disana.</p>
<p>tapi lambat laun saya mulai menyadari satu hal, ada yang salah disini, beberapa eksplorasi yang dilakukan dari hari kehari mulai menampakkan hasilnya. &#8216;sesuatu tidak akan berdiri tegak tanpa pondasi yang kuat&#8217;, itu kesimpulan saya pada saat itu.</p>
<p>dengan terlalu banyaknya bagian yang masih di-&#8217;cacat&#8217;-i, selalu ada batas waktu untuk menahan keluh kesah ataupun sekedar komplain, dan saya terlalu pede ketika sang atasan meng-iya-kan masalah tersebut dan berpikir ulang tentang desain kapal yang sedang saya naiki. so? is it my way outta here? jump off the boat? but.. wait a minute&#8230;</p>
<p>saya kembali berpikir ulang ketika dia mengeluarkan beberapa opsi mulai dari sekedar pelampung, ataupun kapal yang lebih kokoh, dan menurut saya saat itu, ketika kapal ini tidak punya rangka yang kuat dan kita tidak punya perbekalan yang cukup untuk melanjutkan perjalanan, haruskah kita tambatkan dulu kapal ini dan mulai berlayar dengan kapal yang lainnya?</p>
<p>dan akhirnya, setelah 3 bulan berjalan, kami memutuskan untuk menonaktifkan kapal itu untuk sementara, dan mencoba mencari kapal baru untuk sekedar berteduh.</p>
<p>liburan akhir tahun yang mencengangkan buat orang tua dan saudara2 saya ketika saya bilang &#8216;bulan depan aku ga kerja lagi&#8217;. saya menyadarai kekecewaan mereka karena saya tidak mau menuruti mereka ketika mereka meminta saya bekerja disebuah instansi. karena saya masih berteguh pada konsistensi saya untuk menjaga komitmen saya pada saat itu.</p>
<p>sebuah titik berat juga ketika saya harus menyampaikan sisi pemikiran saya tentang cita-cita membangun bangsa dari sekedar usaha kecil, dan tidak hanya menjadi sekedar zombie di perusahaan penjajah, dan inilah saya sekarang, mencoba menetapkan satu kaki di lingkaran pekerja lepas, dan mencoba mencari pijakan untuk satu kaki yang mungkin dapat menyenangkan hati mereka yang saya cintai.</p>
<p>dengan segala detil yang ada disekeliling, kadang keadaan ini menjadi cukup berat dan menyulitkan, namun bagaimanapun juga ini adalah langkah yang telah saya ambil dengan penuh kesadaran, dan saya masih ingin menunjukkan konsistensi disini, dan bila saatnya nanti saya berubah haluan, saya berharap saya benar-benar menyadarinya dan sama sekali tidak terpaksa.</p>
<p>so.. you may hire me at : alit [at] alitmahendra [dot] com <img src='http://alitmahendra.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2010/01/11/mungkin-saya-memang-bodoh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nasionalisme itu kosong tanpa makna &#8230;</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/10/30/nasionalisme-itu-kosong-tanpa-makna/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/10/30/nasionalisme-itu-kosong-tanpa-makna/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 04:40:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=508</guid>
		<description><![CDATA[&#8230; sampai kita mengisinya dengan gagasan, sikap kritis, inisiatif, pengalaman, dan harapan akan masa depan &#8230; itulah yang tertulis di website Aliansi Menjadi Indonesia, sebuah Aliansi strategis dibangun sebagai hubungan kerjasama erat antar organisasi dengan tujuan besar yang satu, Indonesia Jaya. Film pendek &#8220;Menjadi Indonesia dengan Hati&#8221; ini adalah pesan bahwa ada banyak hal bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>&#8230; sampai kita mengisinya dengan gagasan, sikap kritis, inisiatif, pengalaman, dan harapan akan masa depan &#8230;</p></blockquote>
<p>itulah yang tertulis di website <a title="aliansi menjadi indonesia" href="http://menjadi-indonesia.org">Aliansi Menjadi Indonesia</a>, sebuah Aliansi strategis dibangun sebagai hubungan kerjasama erat antar organisasi dengan tujuan besar yang satu, Indonesia Jaya.</p>
<blockquote><p>Film pendek &#8220;Menjadi Indonesia dengan Hati&#8221; ini adalah pesan bahwa ada banyak hal bisa kita lakukan untuk Indonesia. Mulai dari diri sendiri, mulai dari komunitas terdekat, maka kebaikan itu akan membesar dan membesar, menciptakan gelombang perubahan. (diambil dari deskripsi film di <a title="film menjadi indonesia di youtube" href="http://www.youtube.com/watch?v=91HVj5tgwrE">youtube</a>)</p></blockquote>
<p>saya sendiri cukup paham dengan apa yang coba diangkat oleh mereka, ketika Bangsa ini sudah tidak lagi berkecimpung dengan perang dan kemerdekaan, nasionalisme harusnya menjadi wacana yang basi.. tapi masih banyak manusia-manusia yang berfikir bahwa bangsa ini masih butuh suatu pemersatu dengan nama <strong>&#8220;Nasionalisme&#8221;</strong>, apakah mungkin pemersatu bangsa itu tidak pernah benar-benar kita miliki?</p>
<p>saya mencintai bangsa ini, sangat ingin melakukan banyak hal untuknya, dan seperti yang saya tulis di tulisan saya <a title="tulisan sebelumnya" href="http://alitmahendra.com/2009/10/28/satu-lagi-hari-introspesi-sumpahpemuda/">sebelumnya</a>.. I’m an onliners.. &#8220;Dan saya akan membuat Indonesia bangga dengan apa yang saya buat di dunia Online..&#8221;</p>
<p>Dan apa yang akan anda lakukan untuk indonesia?</p>
<blockquote><p>ada yang memar, kagum banggaku, malu membelenggu<br />
ada yang mekar, serupa benalu, tak mau temanimu</p>
<p>lekas, bangun tidur berkepanjangan<br />
menyatakan mimpimu<br />
cuci muka biar terlihat segar<br />
merapikan wajahmu<br />
masih ada cara menjadi besar</p>
<p>ada yang runtuh, tamah ramahmu.. beda teraniaya<br />
ada yang tumbuh, iri dengkimu.. cinta pergi kemana?</p>
<p>memudakan tuamu.. menjelma dan menjadi indonesia<br />
(efek rumah kaca &#8211; menjadi indonesia)</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/10/30/nasionalisme-itu-kosong-tanpa-makna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Satu lagi hari introspesi #sumpahpemuda</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/10/28/satu-lagi-hari-introspesi-sumpahpemuda/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/10/28/satu-lagi-hari-introspesi-sumpahpemuda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 01:47:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/2009/10/28/satu-lagi-hari-introspesi-sumpahpemuda/</guid>
		<description><![CDATA[Tidakkah kita menyadari setelah sekian lama negara ini lahir, berdiri, dan semakin besar dan besar.. Namun bangsa ini sedang terluka.. Ketika individu-individu, lembaga-lembaga, dan seluruh aspek kehidupannya tidak pernah lepas dari masalah, aral, dan pertengkaran.. Banyak orang berkata, sesuatu itu lebih mudah dikatakan daripada dilakukan.. Tapi bukanlah hal yang sulit untuk berfikir dan mencoba memaknai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidakkah kita menyadari setelah sekian lama negara ini lahir, berdiri, dan semakin besar dan besar..</p>
<p>Namun bangsa ini sedang terluka.. Ketika individu-individu, lembaga-lembaga, dan seluruh aspek kehidupannya tidak pernah lepas dari masalah, aral, dan pertengkaran..</p>
<p>Banyak orang berkata, sesuatu itu lebih mudah dikatakan daripada dilakukan.. Tapi bukanlah hal yang sulit untuk berfikir dan mencoba memaknai setiap kata tentang nasib Indonesia tercinta ke depan..</p>
<p>Lagipula.. Apa sih Indonesia itu? ketika kita bicara &#8216;Indonesia adalah tumpah darahku&#8217;.. Kemudian apa yang sudah kita lakukan untuk bangsa ini? Dan mungkin apa yang sudah saya lakukan untuk bangsa ini?</p>
<p>Saya pribadi tidak pernah berfikir tentang perang, heroisme romatis masa kemedekaan dan semacamnya.. Saya lebih berfikir.. Apa yang bisa saya lakukan, apa yang bisa saya kerjakan, dan apa yang bisa saya buat untuk memerdekakan dan membesarkan bangsa ini sekarang..</p>
<p>Dan mengapa kita tidak bersama-sama mencoba memaknai peringatan Sumpah Pemuda hari ini dengan mencoba ber-introspeksi diri kembali untuk kesekian kalinya tentang diri kita sendiri terhadap diri kita sendiri, terhadap lingkungan sekitar, dan tentunya kepada nusa dan bangsa Indonesia ini?</p>
<p>I&#8217;m an onliners.. Dan saya akan membuat Indonesia bangga dengan apa yang saya buat di dunia Online..</p>
<p>*panjang juga.. Sekalian nyoba WordPress for Blackberry&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/10/28/satu-lagi-hari-introspesi-sumpahpemuda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seberapa Penting XHTML/CSS valid itu?</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/10/08/seberapa-penting-xhtmlcss-valid-itu/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/10/08/seberapa-penting-xhtmlcss-valid-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 03:10:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web Development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=500</guid>
		<description><![CDATA[saya inget pertanyaan ini pernah ditanyakan ke saya oleh salah seorang kawan yang kala itu sedang belajar HTML dengan table dan ingin mencoba XHTML/CSS tableless. saat itu saya cuman bisa menjawab &#8220;ini soal kredibilitas dan aksesibilitas&#8221;. &#8220;kredibilitas&#8221; dalam artian kemampuan seorang pekerja web untuk membuat web sesuai dengan aturan yang berlaku dan &#8220;aksesibilitas&#8221; dalam maksud [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya inget pertanyaan ini pernah ditanyakan ke saya oleh salah seorang kawan yang kala itu sedang belajar HTML dengan table dan ingin mencoba XHTML/CSS tableless. saat itu saya cuman bisa menjawab &#8220;ini soal kredibilitas dan aksesibilitas&#8221;.</p>
<p>&#8220;kredibilitas&#8221; dalam artian kemampuan seorang pekerja web untuk membuat web sesuai dengan aturan yang berlaku dan &#8220;aksesibilitas&#8221; dalam maksud tampilan yang sama pada browser yang berbeda.</p>
<p>namun akhirnya saya mendapatkan jawaban yang lain untuk soal ini, menurut <a title="http://zam.web.id" href="http://zam.web.id">mas Zam</a> yang bikin even “<a title="http://zam.web.id/2009/10/07/lewat-twitter-zamdesign-membuka-tanya-jawab-xhtmlcss-web-design-usability/" href="http://zam.web.id/2009/10/07/lewat-twitter-zamdesign-membuka-tanya-jawab-xhtmlcss-web-design-usability/">Lewat Twitter @zamdesign Membuka Tanya Jawab (Sharing) XHTML/CSS Web Design &amp; Usability</a>” jawaban dari pertanyaan diatas adalah :</p>
<ol>
<li><a title="http://twitter.com/zamdesign/statuses/4696894863" href="http://twitter.com/zamdesign/statuses/4696894863">2a)</a> sangat membantu dalam cross-browser dan cross-platform. XHTML/CSS valid mengurangi jumlah error dan bug</li>
<li><a title="http://twitter.com/zamdesign/statuses/4697007663" href="http://twitter.com/zamdesign/statuses/4697007663">2b)</a> bagus untuk SEO. Struktur XHTML/CSS yang valid dan rapi lebih mudah ter-index oleh mesin pencari</li>
<li><a title="http://twitter.com/zamdesign/statuses/4697108341" href="http://twitter.com/zamdesign/statuses/4697108341">2c)</a> mempercepat loading halaman dan menghemat space hosting. XHTML/CSS valid meminimalisasi tag-tag yg tdk perlu</li>
<li><a title="http://twitter.com/zamdesign/statuses/4697411154" href="http://twitter.com/zamdesign/statuses/4697411154">2d)</a> memudahkan dalam maintain dan redesain. Struktur XHTML/CSS valid dan rapi mudah dipelajari perlu terutama dalam kerja tim</li>
<li><a title="http://twitter.com/zamdesign/statuses/4697510605" href="http://twitter.com/zamdesign/statuses/4697510605">2e)</a> lebih profesional dan mampu bersaing. web developer dengan karya web yg valid XHTML/CSS akan memiliki nilai lebih</li>
</ol>
<p>yay *happy*.. inilah jawaban yang saya tunggu, at least sekarang saya punya kata-kata yang tepat dan data yang lebih apabila ada pertanyaan sama datang pada saya di waktu yang lain.</p>
<p>kemudian pada saat yang sama saya jadi ingat pertanyaan berikutnya dari kawan saya itu &#8220;emang XHTML/CSS valid itu harus ya?&#8221; hm.. kalo yang ini belum saya tanyakan sama mas Zam, mungkin lain waktu, hehe.. tapi saat itu saya cuman mengembalikan ke jawaban saya yang &#8220;kredibilitas&#8221;. XHTML/CSS valid adalah standar dokumen web yang digunakan diseluruh dunia, dan dengan segala kemudahan tingkatan validasinya, tentu kembali ke diri kita masing-masing mau mengikuti aturan umum tersebut atau bikin aturan sendiri. hehe..</p>
<p>mungkin validasi atau apapun itu terasa sepele dan remeh, tapi menurut saya sih ini modal awal harus dimiliki seorang pekerja web. CMIIW..</p>
<p>sekali lagi.. terima kasih <a title="http://twitter.com/zamdesign" href="http://twitter.com/zamdesign">mas Zamdesign</a> atas jawabannya <img src='http://alitmahendra.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden;width: 1px;height: 1px">http://twitter.com/zamdesign/statuses/4696894863</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/10/08/seberapa-penting-xhtmlcss-valid-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manajemen Multi Blog dengan Plugin WP</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/10/07/manajemen-multi-blog-dengan-plugin-wp/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/10/07/manajemen-multi-blog-dengan-plugin-wp/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 17:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web Development]]></category>
		<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/2009/10/07/manajemen-multi-blog-dengan-plugin-wp/</guid>
		<description><![CDATA[posting ini tidak dibuat dari web ini, tapi dari web lain. dengan plugin wordpress &#8220;Kish Multi WP&#8221; kita bisa melakukan manajemen beberapa alamat blog dengan menggunakan wordpress dari satu alamat saja, interface cukup sederhana dan mudah untuk dioperasikan, walaupun memang belum terlalu cantik penataannya. lebih lengkapnya bisa dilihat di : Plugin Directory Plugin Homepage * [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>posting ini tidak dibuat dari web ini, tapi dari web lain. dengan plugin wordpress &#8220;Kish Multi WP&#8221; kita bisa melakukan manajemen beberapa alamat blog dengan menggunakan wordpress dari satu alamat saja, interface cukup sederhana dan mudah untuk dioperasikan, walaupun memang belum terlalu cantik penataannya. lebih lengkapnya bisa dilihat di :</p>
<ul>
<li><a title="plugin kish multi" href="http://wordpress.org/extend/plugins/kish-multi/">Plugin Directory</a></li>
<li><a title="plugin home page" href="http://www.kisaso.com/technology/wordpress-plugin-to-manage-multiple-blogs-initial-version-released/">Plugin Homepage</a></li>
</ul>
<p>* ini sekalian test post (berhasil ga ya?)</p>
<p>** update : ternyata berhasil dan bisa cross posting juga <img src='http://alitmahendra.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>sek.. sek.. ini aku yang baru tau apa gimana ya? a.. entahlah.. hehe</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/10/07/manajemen-multi-blog-dengan-plugin-wp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencoba Mengenali</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/09/06/mencoba-mengenali/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/09/06/mencoba-mengenali/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 00:30:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=463</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;siapa yang membeli yang tidak dibutuhkannya akan menjual yang dibutuhkannya&#8221; &#8211; M Quraish Shihab kadang kala atau sering kali kita saat ini mulai rancu atas apa yang kita butuhkan, entah hal itu memang pasti akan digunakan sehari-hari atau hanya karena memenuhi keinginan hati untuk menambah isi lemari? semudah &#8220;buat apa kita beli mobil jika kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><span><span>&#8220;siapa yang membeli yang tidak dibutuhkannya akan menjual yang dibutuhkannya&#8221; &#8211; M Quraish Shihab</span></span></p></blockquote>
<p><span><span>kadang kala atau sering kali kita saat ini mulai rancu atas apa yang kita butuhkan, entah hal itu memang pasti akan digunakan sehari-hari atau hanya karena memenuhi keinginan hati untuk menambah isi lemari? </span></span>semudah &#8220;buat apa kita beli mobil jika kita bisa naik sepeda motor?&#8221; dengan &#8220;kenapa harus naik sepeda motor kalau bisa beli mobil?&#8221;.</p>
<p>dan menurut saya saat inilah dimana kebutuhan itu benar-benar harus dipahami, karena tak jarang lagi, dulu yang di jaman sekolah disebut kebutuhan sekunder dan tersier, sekarang sudah dianggap sebagai kebutuhan primer yang mengalahkan sandang, pangan, dan papan.</p>
<p><span><span>pernahkah kita sedikit meluangkan waktu untuk berfikir lebih dalam?  sekedar memilah antara tingkat keperluan, kepentingan, dan nafsu? atau mencoba menggunakan logika dan akal sehat untuk mengukur prosentase fakta dan asumsi dari kata &#8216;butuh&#8217; yang muncul saat kita memandang sesuatu?</span></span></p>
<p><span><span>tidak pernah ada kata salah untuk yang namanya ikhlas, bersabar, dan bersabar lagi.<br />
</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/09/06/mencoba-mengenali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sistem Infomasi Manajemen Aset Daerah &#8211; Abstraksi</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/08/25/sistem-infomasi-manajemen-aset-daerah-abstraksi/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/08/25/sistem-infomasi-manajemen-aset-daerah-abstraksi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 21:00:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Portfolio]]></category>
		<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=460</guid>
		<description><![CDATA[Pelaksanaan otonomi daerah sejak tahun 2001 memberikan kewenangan yang lebih besar kepada Pemerintah Daerah dalam mengelola daerahnya masing-masing. Pemerintah Daerah juga dituntut untuk memiliki kemandirian dalam membiayai sebagian besar anggaran pembangunannya [SIR-04:513]. Pemerintah daerah memerlukan sebuah program pengelolaan aset yang dapat dipertanggung jawabkan. Manajemen aset adalah metode yang dapat digunakan oleh Pemerintah Daerah untuk memaksimalkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-461" src="http://alitmahendra.com/files/simada.jpg" alt="simada" width="400" height="48" /></p>
<p>Pelaksanaan otonomi daerah sejak tahun 2001 memberikan kewenangan yang lebih besar kepada Pemerintah Daerah dalam mengelola daerahnya masing-masing. Pemerintah Daerah juga dituntut untuk memiliki kemandirian dalam membiayai sebagian besar anggaran pembangunannya [SIR-04:513].</p>
<p>Pemerintah daerah memerlukan sebuah program pengelolaan aset yang dapat dipertanggung jawabkan. Manajemen aset adalah metode yang dapat digunakan oleh Pemerintah Daerah untuk memaksimalkan potensi yang ada di daerahnya. Untuk mencapai tujuan pengelolaan aset secara terencana, terintegrasi, dan sanggup menyediakan data dan informasi yang dikehendaki dalam tempo yang singkat, dibutuhkan suatu sarana yang efektif untuk mendukung pengambilan keputusan atas aset.</p>
<p>Dan salah satu metode yang dapat digunakan adalah dengan Sistem Informasi Manajemen Aset (SIMA) [SIR-04:564]. Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Aset Daerah berbasis website yang dapat diakses oleh masyarakat luas dapat mempermudah berkembangnya keterbukaan dan akuntabilitas Pemerintah Daerah terhadap pengelolaan aset yang menjadi tanggung jawabnya.</p>
<p>Perancangan dan pengimplementasian Sistem Informasi Manajemen Aset Daerah dilakukan dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Sistem Informasi Manajemen Aset Daerah terdiri dari beberapa aplikasi sistem antara lain Sistem Administrasi Data Utama, Sistem Adminitrasi Data Barang, Sistem Administrasi Data Pengelolaan Barang, dan Sistem Administrasi Data Input User.</p>
<p>Pengujian Sistem Informasi Manajemen Aset Daerah dilakukan pada setiap aplikasi sistem untuk mengetahui proses yang dilakukan oleh tiap-tiap aplikasi sistem tersebut. Hasil dari pengujian aplikasi sistem dapat diketahui bahwa aplikasi sistem pada Sistem Informasi Manajemen Aset Daerah dapat melakukan proses sesuai dengan kegunaannya masing-masing antara lain Sistem Administrasi Data Utama, Sistem Adminitrasi Data Barang, Sistem Administrasi Data Pengelolaan Barang, dan Sistem Administrasi Data Input User.</p>
<p>Pengujian juga dilakukan terhadap koneksi basis data dan waktu akses query yang digunakan oleh Sistem Informasi Manajemen Aset Daerah. Sistem Informasi Manajemen Aset Daerah yang dihubungkan dengan koneksi basis data MySQL pada port 3306 dapat melakukan proses manipulasi terhadap data-data di dalam basis data. Pengujian waktu akses query dilakukan pada masing-masing tabel dengan 5000, 10000, 15000, dan 20000 data entri dan 10 kali percobaan. Dari hasil pengujian yang dilakukan terhadap koneksi basis data dan waktu akses query menunjukkan bahwa Sistem Informasi Manajemen Aset Daerah dapat berfungsi dengan baik.</p>
<p>Kata Kunci :   Sistem Informasi, Manajemen Aset, Pemerintah Daerah, HTML, PHP, MySQL.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/08/25/sistem-infomasi-manajemen-aset-daerah-abstraksi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Themes Update</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/08/20/themes-update/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/08/20/themes-update/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 21:32:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Woro-woro]]></category>
		<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=457</guid>
		<description><![CDATA[yah&#8230; setelah hiatus sekian lama dari dunia blogging dan personal narcism&#8230; Setelah mencoba memproses lebih dalam kerja otak kiri dan otak kanan&#8230; akhirnya themes kedua untuk personal site dan blog ini terselesaikan juga, sekaligus berkenaan juga dengan munculnya WordPress MU versi 2.8.4a (kenapa ya koq ada hurup &#8216;a&#8217; segala?) themes baru untuk Alitmahendra.com resmi digunakan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>yah&#8230; setelah hiatus sekian lama dari dunia blogging dan personal narcism&#8230;</p>
<blockquote><p>Setelah mencoba memproses lebih dalam kerja otak kiri dan otak kanan&#8230; akhirnya themes kedua untuk personal site dan blog ini terselesaikan juga, sekaligus berkenaan juga dengan munculnya <a title="http://mu.wordpress.org" href="http://mu.wordpress.org">WordPress </a>MU versi 2.8.4a (kenapa ya koq ada hurup &#8216;a&#8217; segala?) themes baru untuk Alitmahendra.com resmi digunakan.</p></blockquote>
<p>Dan oleh sebab itu (efisiensi kerja, update, maintenance, dsb) maka segala posting yang terdapat di <a title="http://bittersweet.blogsome.com" href="http://bittersweet.blogsome.com">blog </a>saya yang terdahulu dan <strong>portfolio </strong>yang ada di bagian <strong>works </strong>telah di-migrasi-kan ke web ini secara keseluruhan.</p>
<p>Mungkin sedemikian dahulu saya cukupkan pemberitahuan ini, apabila ada kekurangan saya mohonkan maaf yang sedalam-dalamnya, atas kritik dan saran yang diberikan saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, dan selamat menikmati curahan hati saya dari awal mula saya blogging hingga ke hari depan.</p>
<p>Hiduplah Indonesia Raya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/08/20/themes-update/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Oke &#8211; Open Knowledge and Education V2</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/07/07/oke-open-knowledge-and-education-v2/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/07/07/oke-open-knowledge-and-education-v2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2009 02:40:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Portfolio]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://works.alitmahendra.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Client OKE &#8211; Open Knowledge and Education Medium Web Shipped June 2009 Delivery WordPress Installation, Plugins and Themes Tweak http://oke.or.id Sebagaimana namanya (Open Knowledge &#38; Education), website OKE adalah sebuah media untuk saling berbagi ilmu pengetahuan di seluruh disiplin ilmu. oke.or.id menyediakan tempat untuk sharing ilmu, dan akan terus berusaha mewujudkan portal e-learning yang mudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alitmahendra.com/files/oke.jpg"><img class="size-medium wp-image-378 alignleft" src="http://alitmahendra.com/files/oke.jpg" alt="oke" width="147" height="300" /></a></p>
<ul>
<li><strong>Client</strong> OKE &#8211; Open Knowledge and Education</li>
<li><strong>Medium</strong> Web</li>
<li><strong>Shipped</strong> June 2009</li>
<li><strong>Delivery</strong> WordPress Installation, Plugins and Themes Tweak</li>
</ul>
<p><a title="http://oke.or.id" href="http://oke.or.id">http://oke.or.id</a></p>
<p>Sebagaimana namanya (Open Knowledge &amp; Education), website <strong>OKE</strong> adalah sebuah media untuk saling berbagi ilmu pengetahuan di seluruh disiplin ilmu.<strong> oke.or.id</strong> menyediakan tempat untuk sharing ilmu, dan akan terus berusaha mewujudkan portal e-learning yang mudah di akses, lengkap dan cepat.</p>
<p>OKE v2 merupakan sebuah jawaban terhadap perkembangan teknologi website dan peluang atas semakin besarnya partisipasi masyarakat On-line dalam proses mencerdaskan anak bangsa.</p>
<p>OKE v2 dibangun ulang dengan menggunakan engine <a title="http://wordpress.org" href="http://wordpress.org">WordPress </a>2.8 dengan kostumisasi beberapa plugin dan theme. dengan selesainya seluruh proses migrasi dari engine lama ke engine wordpress diharapkan akan menambah kemudahan dalam proses manajemen konten.</p>
<p>penggunaan wordpress menjadi pilihan karena semakin maraknya pengguna-pengguna wordpress di lingkungan netter indonesia sehingga mempermudah dalam proses interaksi dan komunikasi, baik secara manual maupun secara otomatis yang telah dimiliki oleh wordpress sebagai dukungan terhadap web 2.0</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/07/07/oke-open-knowledge-and-education-v2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>peu plus ou moins . . .</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/06/02/peu-plus-ou-moins/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/06/02/peu-plus-ou-moins/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 11:13:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=296</guid>
		<description><![CDATA[with the total number of 407 pages . . . itz thick don&#8217;t you think??]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alitmahendra.com/files/dsc00582.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-297" src="http://alitmahendra.com/files/dsc00582.jpg" alt="" width="400" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://alitmahendra.com/files/dsc00581.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-298" src="http://alitmahendra.com/files/dsc00581.jpg" alt="" width="400" height="300" /></a></p>
<p>with the total number of 407 pages . . . itz thick don&#8217;t you think??</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/06/02/peu-plus-ou-moins/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Revisi . . .</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/05/20/revisi/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/05/20/revisi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 05:18:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=292</guid>
		<description><![CDATA[kenapa harus ada yang namanya revisi? menurut kamus besar bahasa indonesia re·vi·si /révisi/ n peninjauan (pemeriksaan) kembali untuk perbaikan: sudah waktunya diadakan &#8212; thd buku ini; me·re·vi·si v memperbaiki; memperbarui: kami akan ~ buku ini agar menjadi lebih baik ada yang bilang . . . Skripsimu itu ada yang salah, ada yang harus dibenerin . [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kenapa harus ada yang namanya revisi? menurut <a title="http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/index.php" href="http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/index.php">kamus besar bahasa indonesia</a></p>
<blockquote><p><strong>re·vi·si</strong> /révisi/ <em>n</em> peninjauan (pemeriksaan) kembali untuk perbaikan: <em>sudah waktunya diadakan &#8212; thd buku ini;<br />
</em><strong>me·re·vi·si</strong> <em>v</em> memperbaiki; memperbarui: <em>kami akan ~ buku ini agar menjadi lebih baik</em></p></blockquote>
<p style="text-align: center"><a href="http://alitmahendra.com/files/untitled-1.jpg"><img class="size-full wp-image-293   aligncenter" src="http://alitmahendra.com/files/untitled-1.jpg" alt="" width="400" height="90" /></a></p>
<p>ada yang bilang . . .</p>
<blockquote><p>Skripsimu itu ada yang salah, ada yang harus dibenerin . . .</p></blockquote>
<p>ada lagi yang bilang . . .</p>
<blockquote><p>Skripsimu itu ada yang kurang, jadi harus ditambahin . . .</p></blockquote>
<p>yang lain lagi bilang . . .</p>
<blockquote><p>Skripsimu itu ga cocok sama keinginannya penguji, jadi harus dicocokin . . .</p></blockquote>
<p>lah terus yang bener yang mana?</p>
<blockquote><p>Beda Persepsi ???</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/05/20/revisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teknik Pengairan</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/04/02/teknik-pengairan/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/04/02/teknik-pengairan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2009 02:29:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Portfolio]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://works.alitmahendra.com/?p=77</guid>
		<description><![CDATA[Client Teknik Pengairan &#8211; Universitas Brawijaya Medium Web Shipped December 2008 Delivery PHP Programming http://pengairan.brawijaya.ac.id Joint venture dengan saudara Galih Kusumo, dalam pekerjaan yang dituntut untuk diselesaikan dalam waktu kurang dari 1 minggu. riset dibagian CMS dengan memasukkan data statik kedalam susunan data yang dapat dimanajemen, sehingga diharapkan semakin memudahkan untuk proses update data statik, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alitmahendra.com/files/pengairan.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-381" src="http://alitmahendra.com/files/pengairan-271x300.jpg" alt="pengairan" width="271" height="300" /></a></p>
<ul>
<li><strong>Client</strong> Teknik Pengairan &#8211; Universitas Brawijaya</li>
<li><strong>Medium</strong> Web</li>
<li><strong>Shipped</strong> December 2008</li>
<li><strong>Delivery</strong> PHP Programming</li>
</ul>
<p><a title="http://pengairan.brawijaya.ac.id" href="http://pengairan.brawijaya.ac.id/">http://pengairan.brawijaya.ac.id</a></p>
<p>Joint venture dengan saudara <a title="http://wongbiasa.blogsome.com" href="http://wongbiasa.blogsome.com">Galih Kusumo</a>, dalam pekerjaan yang dituntut untuk diselesaikan dalam waktu kurang dari 1 minggu.</p>
<p>riset dibagian CMS dengan memasukkan data statik kedalam susunan data yang dapat dimanajemen, sehingga diharapkan semakin memudahkan untuk proses update data statik, seperti jadwal kuliah dan profil jurusan Teknik Pengairan.</p>
<p>back end program menggunakan AMBER X.2. sebagai modifikasi dari AMBER v.1untuk menyesuaikan dengan beberapa tambahan fitur bahan ajar dan beberapa susunan menu yang di grouping ulang. desain kali ini di-handle oleh galih, thanks for the good work bro.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/04/02/teknik-pengairan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengujian</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/03/06/pengujian/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/03/06/pengujian/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 08:44:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=280</guid>
		<description><![CDATA[for ($x = 1; $x &#60; 3; $x++) { echo $kali = 10000 * $x; $result = mysql_list_tables($db); $num_rows = mysql_num_rows($result); for ($i = 0; $i &#60; $num_rows; $i++) { usleep(2000000); $data = mysql_tablename($result, $i); $field = mysql_list_fields ( $db , $data ); for($y = 0; $y &#60; mysql_num_fields($field); $y++){ $f[$y] = mysql_field_name($field, $y); } [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>for ($x = 1; $x &lt; 3; $x++) {<br />
echo $kali = 10000 * $x;</p>
<p>$result = mysql_list_tables($db);<br />
$num_rows = mysql_num_rows($result);</p>
<p>for ($i = 0; $i &lt; $num_rows; $i++) {<br />
usleep(2000000);<br />
$data = mysql_tablename($result, $i);</p>
<p>$field = mysql_list_fields ( $db , $data );</p>
<p>for($y = 0; $y &lt; mysql_num_fields($field); $y++){<br />
$f[$y] = mysql_field_name($field, $y);<br />
}</p>
<p>for($a=1;$a&lt;=$kali;$a++) {<br />
$query = &#8220;insert into &#8220;.$data.&#8221; (&#8220;.$f[2].&#8221;) values (&#8220;.($a+123).&#8221;)&#8221;;<br />
mysql_query($query);<br />
}<br />
}<br />
}</p></blockquote>
<p style="text-align: center">results :</p>
<p style="text-align: center"><a href="http://alitmahendra.com/files/query.jpg"><img class="size-full wp-image-282 aligncenter" src="http://alitmahendra.com/files/query.jpg" alt="hasil program" width="400" height="300" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/03/06/pengujian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Design and Details . . .</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/02/06/design-and-details/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/02/06/design-and-details/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 22:18:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Web Development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=278</guid>
		<description><![CDATA[Hanya para pembangun web yang beruntunglah yang sesungguhnya membuat website sepanjang hari dan mungkin setiap hari. kebanyakan para pembuat website lain masih bekerja paruh waktu sebagai proofers, manajer proyek, ahli usability (kegunaan), kritikus desain, perancang navigasi, tutor untuk penulis, dan ahli di bidang yang berhubungan dengan website secara umum. Hal kecil yang mengarah ke keberhasilan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hanya para pembangun web yang beruntunglah yang sesungguhnya membuat website sepanjang hari dan mungkin setiap hari. kebanyakan para pembuat website lain masih bekerja paruh waktu sebagai proofers, manajer proyek, ahli usability (kegunaan), kritikus desain, perancang navigasi, tutor untuk penulis, dan ahli di bidang yang berhubungan dengan website secara umum.</p>
<p><strong>Hal kecil yang mengarah ke keberhasilan</strong></p>
<p>ketika para website desainer dan website developer memikirkan satu-demi satu detil dari sebuah project, mereka harus berpikir kritis dan analitis. demi mencapai sebuah solusi terbaik yang berasal dari kedua belah sisi otak, yang di bangun dari sisi bagaimana dan sisi mengapa.</p>
<p>agar menjadi benar-benar besar dan berhasil, kita harus memahami motivasi dari klien kita, menjaga secara konstan komunikasi dua arah dengan orang-orang yang teramat tidak kreatif, bekerja keras dengan file-file fotokopi dan bagaimana keahlian kita dapat memunculkannya dengan elemen tampilan visual, dan mencoba meramalkan bagaimana hasil keseluruhanya dapat jauh lebih baik daripada jumlah dari repihan dan kepingan yang berjam-jam coba kita kumpulkan. dan semua faktor ini saling berhubungan untuk mencapai produk yang sesungguhnya.</p>
<p>Para profesional yang kreatif yang dapat melihat semua sudut dari proyek adalah orang yang akhirnya berhasil dalam industri ini. Mereka memenangkan penghargaan, mendapatkan promosi, dan mendapatkan penghasilan, tetapi yang paling penting adalah mereka mengembangkan reputasi untuk memperhatikan hingga detil, untuk menempatkan pribadi dan berupaya memastikan semua hal-hal kecil itu berada di tempat mereka untuk membuat produk akhir menjadi semakin sempurna.</p>
<p>note : dicuplik dan diterjemahkan secara kurang seksama dari <a title="The Details That Matter" href="http://alistapart.com/articles/thedetailsthatmatter">A List Apart Magazine</a></p>
<p>setiap pekerjaan pasti membutuhkan pengetahuan dan ketelatenan tentang detil-detil yang ada, demikian juga ketika bekerja dengan website, detil yang harus diperhatikan tidak hanya yang berhubungan dengan tampilan visual saja, bukan hanya soal gambar, font, dan warna, tapi juga tentang tata letak, pemilihan, dan cara penulisan huruf dan kata.</p>
<p>karena website mungkin dapat membantu kita untuk saling mengerti satu sama lain <img src='http://alitmahendra.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/02/06/design-and-details/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
