Archive for the ‘Web Development’ Category

Jan

20

Bekerja dalam kerangka

Web Development, catatan hari ini | alit | 2 Comments |

disclaimer : saya bicara tentang php, bukan bahasa yang lain, segala perspektif yang ada disini bersifat subyektif dan tidak bermaksud untuk menyinggung pihak lain, berbeda pendapat? tentu sangat diperbolehkan.

sebuah kerangka, akan saya artikan seperti sebuah batasan-batasan, yang bisa jadi akan membatasi langkah, gerak, imajinasi, dan mungkin pula solusi, membuat kita terkurung dengan bahan-bahan yang telah ditentukan.

beberapa pekerjaan terakhir saya mengharuskan saya ‘bermain’ atau berurusan dengan framework php, framework sendiri bisa diartikan sebagai kerangka kerja pemrograman, dimana seorang programmer cukup menggunakan library-library yang telah tersedia, untuk mempermudah proses pembuatan program.

sebenarnya dari awal saya mendengar kata framework dan apa gunanya, saya sudah berfikir untuk tidak menggunakan framework, alasan saya saat itu adalah karena ’setiap orang punya cara dan metode pendekatan yang berbeda’ dan yang lebih sederhana adalah alasan ’saya ingin membuat sesuatu dengan cara saya, ngapain ikut cara orang lain?’

tapi pekerjaan yang akhirnya membuat saya bersentuhan dengan framework, dan saat menggunakannya hingga pekerjaan itu hampir selesai, saya masih saja berfikir ‘apa sih gunanya nih framework?’, karena bagi saya penggunaan framework ini buang-buang tenaga, kenapa?

begini, framework selalu menyertakan banyak library, class, function, method dan lain sebagainya, dan sering kali dari sekian banyak fitur yang ada, tidak semua digunakan, dan mungkin fitur yang ada tidak bisa memnuhi kebutuhan sehingga programmer harus menambahkan plugin atau fungsi baru.

proses ini lah yang akhirnya membuat saya berfikir bahwa ini buang-buang tenaga, dan sebenarnya bukan hanya tenaga saja yang dibuang, tapi juga space hosting yang ada, sesederhana kalo saya hanya butuh space 5MB untuk program saya, kenapa harus menghabiskan 20MB karena pake framework. dan ini bukan hanya soal space, mengingat bagaimana cara menggunakan php dengan Object Oriented Programming, tentu proses loading banyak library akan mempengaruhi loading program utamanya.

belum lagi, perkembangan framework yang digunakan diseluruh dunia dan tidak pernah adanya buatan manusia yang sempurna, maka apabila ada yang bisa menembus pertahanan pusat framework di satu tempat, maka pengguna framework dengan tipe dan versi yang sama, akan memiliki kerentanan terhadap serangan yang sama pula.

ya memang, bisa saja ini hanya terjadi di php, dan bisa jadi framework untuk bahasa pemrograman yang lain bisa lebih efisien. hmm.. teman-teman saya sesama programmer selalu mendengungkan bahwa dengan framework, apa yang kita bikin nantinya bisa di re-use alias dipake lagi dikemudian hari, dan jawaban saya pun sederhana ’selama ini saya selalu pake source saya yang dulu-dulu koq :p’

ada yang bilang juga kalo framework akan sangat berguna untuk era kolaborasi sekarang ini, dimana sebuah project bisa dikerjakan oleh banyak programmer yang ada dibanyak tempat pada saat yang bersamaan, dan dengan framework, para programmer tersebut tidak perlu susah-susah untuk berargumentasi mengenai apa dan bagaimana rangka awal sebuah fitur dibuat.

tapi itu juga masih bisa dibantah, karena kembali lagi setiap orang memiliki cara pemikiran dan pendekatan yang berbeda tentang apa dan bagaimana sesuatu itu dibuat, dan bisa jadi pada akhirnya titik temu dari pendekatan yang berbeda itu memutuskan untuk tidak lagi menggunakan framework.

saya tidak menyarankan penggunaan framework bagi mereka yang baru atau sedang belajar pemrograman, daripada belajar framework, lebih baik meluangkan waktu lebih banyak untuk mempelajari algoritma, logika, struktur pemrograman,  dan banyak latihan membuat program sendiri. membuat program sendiri? ya.. karena dengan merasakan sulit hingga mudahnya membuat program sendiri, sedikit banyak akan memberikan modal yang lebih sebelum menginjak kepada kolaborasi pemrograman hingga nantinya menggunakan framework.

kalo saya? saya lebih senang menggunakan model tailor made software dari pada framework based software, bukan karena tidak suka atau tidak mau, tetapi lebih karena sebuah aplikasi itu selalu unik, dan akan selalu membutuhkan perlakuan yang unik pula..

hmm.. dan karena suatu saat saya akan membuat framework saya sendiri, dan saya sudah melakukannya dari beberapa waktu yang lalu.

so.. happy coding :)

Oct

08

Seberapa Penting XHTML/CSS valid itu?

Web Development | alit | 7 Comments |

saya inget pertanyaan ini pernah ditanyakan ke saya oleh salah seorang kawan yang kala itu sedang belajar HTML dengan table dan ingin mencoba XHTML/CSS tableless. saat itu saya cuman bisa menjawab “ini soal kredibilitas dan aksesibilitas”.

“kredibilitas” dalam artian kemampuan seorang pekerja web untuk membuat web sesuai dengan aturan yang berlaku dan “aksesibilitas” dalam maksud tampilan yang sama pada browser yang berbeda.

namun akhirnya saya mendapatkan jawaban yang lain untuk soal ini, menurut mas Zam yang bikin even “Lewat Twitter @zamdesign Membuka Tanya Jawab (Sharing) XHTML/CSS Web Design & Usability” jawaban dari pertanyaan diatas adalah :

  1. 2a) sangat membantu dalam cross-browser dan cross-platform. XHTML/CSS valid mengurangi jumlah error dan bug
  2. 2b) bagus untuk SEO. Struktur XHTML/CSS yang valid dan rapi lebih mudah ter-index oleh mesin pencari
  3. 2c) mempercepat loading halaman dan menghemat space hosting. XHTML/CSS valid meminimalisasi tag-tag yg tdk perlu
  4. 2d) memudahkan dalam maintain dan redesain. Struktur XHTML/CSS valid dan rapi mudah dipelajari perlu terutama dalam kerja tim
  5. 2e) lebih profesional dan mampu bersaing. web developer dengan karya web yg valid XHTML/CSS akan memiliki nilai lebih

yay *happy*.. inilah jawaban yang saya tunggu, at least sekarang saya punya kata-kata yang tepat dan data yang lebih apabila ada pertanyaan sama datang pada saya di waktu yang lain.

kemudian pada saat yang sama saya jadi ingat pertanyaan berikutnya dari kawan saya itu “emang XHTML/CSS valid itu harus ya?” hm.. kalo yang ini belum saya tanyakan sama mas Zam, mungkin lain waktu, hehe.. tapi saat itu saya cuman mengembalikan ke jawaban saya yang “kredibilitas”. XHTML/CSS valid adalah standar dokumen web yang digunakan diseluruh dunia, dan dengan segala kemudahan tingkatan validasinya, tentu kembali ke diri kita masing-masing mau mengikuti aturan umum tersebut atau bikin aturan sendiri. hehe..

mungkin validasi atau apapun itu terasa sepele dan remeh, tapi menurut saya sih ini modal awal harus dimiliki seorang pekerja web. CMIIW..

sekali lagi.. terima kasih mas Zamdesign atas jawabannya :D

http://twitter.com/zamdesign/statuses/4696894863