Personal, Komunal, dan Teman

manusia sebagai makhluk sosial dengan kodratnya untuk tidak dapat hidup tanpa orang lain dan dengan kecenderugannya untuk hidup berkelompok. dan ketika bicara kelompok atau komunitas, paling ga akan selalu ada proses adaptasi dari seorang manusia terhadap komunitasnya maupun dari komunitas tersebut dengan komunitas yang jauh lebih besar.

komunitas selalu dibangun berdasarkan suatu kesamaan tertentu, meski ada juga komunitas yang dipaksakan untuk terbentuk. dan dengan apapun yang melatar belakangi. bagi saya, komunitas adalah tempat yang paling tepat untuk belajar berdiskusi, mengemukakan pendapat, mengekang egoisme pribadi, dan mungkin juga untuk belajar berteman, dan bukankan kita selalu membutuhkan seorang teman?

tidak dapat dipungkiri, tiap komunitas yang terdiri dari banyak otak dan perbedaan pemikiran, tidak akan lepas dari kemungkinan akan adanya friksi yang memungkinkan timbulnya sakit hati. konflik yang cukup besar biasanya akan mengarah pada dua hal, semakin erat memperkokoh komunitas itu, atau malah meruntuhkannya, dan akan selalu ada banyak cara dan solusi atas semua permasalahan, mulai dari solusi terbaik hingga terburuk.

solusi selalu diharapkan untuk menjadi roda penggerak menuju bersatunya komunitas. dan solusi seperti apa yang cocok permasalahan yang besar? sebuah permintaan maaf dari penyebab konflik? sebuah fight club dimana semua anggota bisa mengungkapkan segala unek-uneknya? atau fasilitator yang bisa menjembatani kedua belah pihak?

klo saya sih mending mencoba menghindari friksi besar itu dengan komunikasi yang lebih bermartabat, melalui sebuah diskusi yang penuh dialektika yang tenang dan logis, karena menurut pemahaman saya, saat emosi berada diatas logika, komunikasi itu tidak akan lancar dan bukan jalan keluar yang terbuka, malah genderang perang yang ditabuh. dan jika umbul-umbul peperangan sudah ditancapkan? bisa jadi emosi yang berperan besar.

saya sempat memikirkan tentang mekanisme fight club yang elegan, tentunya harus ada seorang fasilitator yang bisa mewadahi aspirasi dari kubu yang berperang, dengan fight club, emosi, logika, dan stamina akan bertarung, dan ketika kemarahan sudah terkuras, seorang wise man akan sangat berperan dan kekuatan persaudaraan akan berkembang dengan pesat.

tapi kadang setiap orang memiliki caranya tersendiri untuk menjernihkan sebuah permasalahan, semoga cara yang paling arif yang akan mengambil peran. dan bukankah setiap pilihan selalu membawa konsekuensi? :D

Kesederhanaan

Sering kali kesalahan yang terjadi pada diri kita adalah kita meremehkan kekuatan dari sebuah kesederhanaan. kita memiliki kecenderungan untuk terlalu mempersulit kehidupan kita dan melupakan apa yang penting dan apa yang tidak.

kita cenderung memilih jalan yang salah untuk mencapai prestasi. cenderung untuk fokus kepada proses daripada hasil. dan ketika hidup melangkah untuk berlomba dengan dunia yang lebih luas, kita lupa bahwa kita memiliki kekuatan untuk mengatur diri kita tanpa memperdulikan apa yang terjadi diluar.

diterjemahkan dari Quote yang ditulis oleh Robert Stuberg, dan quotenya diambil dari www.worldofquotes.com.

note : klo buat saya sih, kita selalu membutuhkan proses adaptasi dalam hidup (secara kita makhluk sosial), dan hasil yang baik pun ‘biasanya’ didapatkan dari proses yang baik pula :D

have a nice day everyone …

MAEN / Niadit Band at 4th-monkey

dapet pesan dari seorang teman, seorang sahabat lebih tepatnya. dia sedang berusaha mencapai impiannya jadi artis top ibukota setelah beberapa tahun yang lalu sempat jadi artis top daerah (meski ga sengetop tani maju). dulu kami pernah berjuang bersama, meski kemudian harus menempuh jalan yang berbeda..

Dear friend,

Come and support me at Fourth Monkey by becoming one of my Fanatics.

Just click here http://www.4th-monkey.com/niadit_band and be a member.

Thanks for your support!

Best regards,
(Di-copy sesuai dari asalnya)

mungkin sekarang hanya ini yang bisa aku lakukan untuk kalian, dan semoga lain kali aku dapat memberikan support lebih untuk kalian..

good luck brothers……

Antara Pekerjaan dan Profesi

seorang teman perna nanya, “kamu pengen tukang web itu mo dijadiin kerjaan apa profesi?” “eh?emang beda?”, dan dia bilang..

profesi adalah pekerjaan sedangkan pekerjaan tidak selalu adalah profesi.. eh? koq gitu?? dan menurut wikipedia dijelaskan sebagai berikut :

Pekerjaan dalam arti luas adalah aktivitas utama yang dilakukan oleh manusia. Dalam arti sempit, istilah pekerjaan digunakan untuk suatu tugas atau kerja yang menghasilkan uang bagi seseorang.

sedangkan …

Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan
terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki
asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang
khusus untuk bidang profesi tersebut.

so.. kesimpulan awalnya..

Perbedaannya adalah profesi mempunyai karakteristik sendiri yang membedakannya dari
pekerjaan lainnya.

dan setelah dipikir2, kayaknya ga gitu penting juga ntah itu ntar tuh ‘to build list’ jadinya pekerjaan ato profesi, karena nurut aku ada hal yang lebih penting yaitu heart and effort.

pake reward pasti lah, tapi kepuasan hati dan kerja keras akan lebih membawa ketenangan dalam hidup Laughing.