<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Alit Mahendra Bramantya &#187; Inspirasi dan Motivasi</title>
	<atom:link href="http://alitmahendra.com/category/inspirasi-dan-motivasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alitmahendra.com</link>
	<description>The Works and Thoughts of . . .</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Jun 2010 02:10:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>The End of Another Sad Happy Day</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2010/03/30/the-end-of-another-sad-happy-day/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2010/03/30/the-end-of-another-sad-happy-day/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Mar 2010 22:56:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/2010/03/30/the-end-of-another-sad-happy-day/</guid>
		<description><![CDATA[Itz been 6 years, and yesterday was the first time.. And maybe the last time.. Yah, itulah yang terjadi.. Setelah 5,5 tahun, akhirnya kami bisa menghabisakan hari yang berbahagia itu bersama. Beberapa tahun terakhir, pada tanggal yang sama biasanya diriku menulis dengan judul &#8216;another sad happy day&#8217;, dan tidak hari ini.. Aku memilih judul lain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alitmahendra.com/files/29032010130.jpg"><img class="alignnone size-full" src="http://alitmahendra.com/files/29032010130.jpg" alt="" title="frozen blueberry" width="400" height="300" /></a></p>
<p>Itz been 6 years, and yesterday was the first time.. And maybe the last time..</p>
<p>Yah, itulah yang terjadi.. Setelah 5,5 tahun, akhirnya kami bisa menghabisakan hari yang berbahagia itu bersama. Beberapa tahun terakhir, pada tanggal yang sama biasanya diriku menulis dengan judul &#8216;another sad happy day&#8217;, dan tidak hari ini.. Aku memilih judul lain yang sepertinya lebih tepat</p>
<p>Setelah sekian lama, akhirnya datang juga waktu yang dinantikan, bagi beberapa orang angka 6 mungkin dianggap sudah cukup lama dan bagi beberapa orang mungkin belum, dan aku pun ingat ada beberapa teman yang sedikit trauma dengan angka ini, tapi aku tetap harus bersyukur seraya menyadari bahwa berapa lama pun waktu yg tersedia tidak akan pernah habis untuk saling mengenal satu dengan yang lain.</p>
<p>Demikian juga seperti aku dengannya, dari sekian waktu yg sudah terlampaui. Mungkin kami lebih banyak waktu yg digunakan untuk saling berkeras hati, mengalahkan ego yang lain dan mencoba memaksakan ingin, daripada lebih memahami dan memberikan pengertian atau perhatian yang tepat.</p>
<p>Tapi dari awal aku menyadari bahwa hubungan kami tidak seperti apa yang sering kita tonton di sh*tnetron, telenovela, ftv, bioskop, atau inpotement, itz just different, we want to be like other couples be, and we&#8217;ve try.. Tapi bukankah rumput tetangga selalu lebih hijau dari rumah sendiri? Introspeksi? Yak, itulah yang selalu menjadi tolak ukur kita menghadapi hidup bukan? Termasuk yang kami lakukan hari ini.. Mencoba untuk lebih memahami arti perjalanan kami berdua selama ini..</p>
<p>Kemarin adalah hari yg spesial, karena mungkin ini adalah hari terakhir kami mengenang perjalanan ini pada tanggal ini, karena InsyaAllah sebelum tanggal yang sama ditahun depan, dengan segala persiapan yang ada, kami akan memiliki tanggal introspeksi yang baru, hahaha</p>
<p>Ini adalah sebuah catatan, bahwa apa yang telah kita lalui hingga hari ini, harus selalu menjadikan diri kita lebih kuat dan lebih baik dari sebelumnya, dimata diri, orang yg menyayangi, dan tentunya dimata Beliau..</p>
<p>Thanks a lot dear, even you&#8217;ve forgot about it at the first place tho <img src='http://alitmahendra.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2010/03/30/the-end-of-another-sad-happy-day/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nasionalisme itu kosong tanpa makna &#8230;</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/10/30/nasionalisme-itu-kosong-tanpa-makna/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/10/30/nasionalisme-itu-kosong-tanpa-makna/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 04:40:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=508</guid>
		<description><![CDATA[&#8230; sampai kita mengisinya dengan gagasan, sikap kritis, inisiatif, pengalaman, dan harapan akan masa depan &#8230; itulah yang tertulis di website Aliansi Menjadi Indonesia, sebuah Aliansi strategis dibangun sebagai hubungan kerjasama erat antar organisasi dengan tujuan besar yang satu, Indonesia Jaya. Film pendek &#8220;Menjadi Indonesia dengan Hati&#8221; ini adalah pesan bahwa ada banyak hal bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>&#8230; sampai kita mengisinya dengan gagasan, sikap kritis, inisiatif, pengalaman, dan harapan akan masa depan &#8230;</p></blockquote>
<p>itulah yang tertulis di website <a title="aliansi menjadi indonesia" href="http://menjadi-indonesia.org">Aliansi Menjadi Indonesia</a>, sebuah Aliansi strategis dibangun sebagai hubungan kerjasama erat antar organisasi dengan tujuan besar yang satu, Indonesia Jaya.</p>
<blockquote><p>Film pendek &#8220;Menjadi Indonesia dengan Hati&#8221; ini adalah pesan bahwa ada banyak hal bisa kita lakukan untuk Indonesia. Mulai dari diri sendiri, mulai dari komunitas terdekat, maka kebaikan itu akan membesar dan membesar, menciptakan gelombang perubahan. (diambil dari deskripsi film di <a title="film menjadi indonesia di youtube" href="http://www.youtube.com/watch?v=91HVj5tgwrE">youtube</a>)</p></blockquote>
<p>saya sendiri cukup paham dengan apa yang coba diangkat oleh mereka, ketika Bangsa ini sudah tidak lagi berkecimpung dengan perang dan kemerdekaan, nasionalisme harusnya menjadi wacana yang basi.. tapi masih banyak manusia-manusia yang berfikir bahwa bangsa ini masih butuh suatu pemersatu dengan nama <strong>&#8220;Nasionalisme&#8221;</strong>, apakah mungkin pemersatu bangsa itu tidak pernah benar-benar kita miliki?</p>
<p>saya mencintai bangsa ini, sangat ingin melakukan banyak hal untuknya, dan seperti yang saya tulis di tulisan saya <a title="tulisan sebelumnya" href="http://alitmahendra.com/2009/10/28/satu-lagi-hari-introspesi-sumpahpemuda/">sebelumnya</a>.. I’m an onliners.. &#8220;Dan saya akan membuat Indonesia bangga dengan apa yang saya buat di dunia Online..&#8221;</p>
<p>Dan apa yang akan anda lakukan untuk indonesia?</p>
<blockquote><p>ada yang memar, kagum banggaku, malu membelenggu<br />
ada yang mekar, serupa benalu, tak mau temanimu</p>
<p>lekas, bangun tidur berkepanjangan<br />
menyatakan mimpimu<br />
cuci muka biar terlihat segar<br />
merapikan wajahmu<br />
masih ada cara menjadi besar</p>
<p>ada yang runtuh, tamah ramahmu.. beda teraniaya<br />
ada yang tumbuh, iri dengkimu.. cinta pergi kemana?</p>
<p>memudakan tuamu.. menjelma dan menjadi indonesia<br />
(efek rumah kaca &#8211; menjadi indonesia)</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/10/30/nasionalisme-itu-kosong-tanpa-makna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Design and Details . . .</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/02/06/design-and-details/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/02/06/design-and-details/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 22:18:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Web Development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=278</guid>
		<description><![CDATA[Hanya para pembangun web yang beruntunglah yang sesungguhnya membuat website sepanjang hari dan mungkin setiap hari. kebanyakan para pembuat website lain masih bekerja paruh waktu sebagai proofers, manajer proyek, ahli usability (kegunaan), kritikus desain, perancang navigasi, tutor untuk penulis, dan ahli di bidang yang berhubungan dengan website secara umum. Hal kecil yang mengarah ke keberhasilan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hanya para pembangun web yang beruntunglah yang sesungguhnya membuat website sepanjang hari dan mungkin setiap hari. kebanyakan para pembuat website lain masih bekerja paruh waktu sebagai proofers, manajer proyek, ahli usability (kegunaan), kritikus desain, perancang navigasi, tutor untuk penulis, dan ahli di bidang yang berhubungan dengan website secara umum.</p>
<p><strong>Hal kecil yang mengarah ke keberhasilan</strong></p>
<p>ketika para website desainer dan website developer memikirkan satu-demi satu detil dari sebuah project, mereka harus berpikir kritis dan analitis. demi mencapai sebuah solusi terbaik yang berasal dari kedua belah sisi otak, yang di bangun dari sisi bagaimana dan sisi mengapa.</p>
<p>agar menjadi benar-benar besar dan berhasil, kita harus memahami motivasi dari klien kita, menjaga secara konstan komunikasi dua arah dengan orang-orang yang teramat tidak kreatif, bekerja keras dengan file-file fotokopi dan bagaimana keahlian kita dapat memunculkannya dengan elemen tampilan visual, dan mencoba meramalkan bagaimana hasil keseluruhanya dapat jauh lebih baik daripada jumlah dari repihan dan kepingan yang berjam-jam coba kita kumpulkan. dan semua faktor ini saling berhubungan untuk mencapai produk yang sesungguhnya.</p>
<p>Para profesional yang kreatif yang dapat melihat semua sudut dari proyek adalah orang yang akhirnya berhasil dalam industri ini. Mereka memenangkan penghargaan, mendapatkan promosi, dan mendapatkan penghasilan, tetapi yang paling penting adalah mereka mengembangkan reputasi untuk memperhatikan hingga detil, untuk menempatkan pribadi dan berupaya memastikan semua hal-hal kecil itu berada di tempat mereka untuk membuat produk akhir menjadi semakin sempurna.</p>
<p>note : dicuplik dan diterjemahkan secara kurang seksama dari <a title="The Details That Matter" href="http://alistapart.com/articles/thedetailsthatmatter">A List Apart Magazine</a></p>
<p>setiap pekerjaan pasti membutuhkan pengetahuan dan ketelatenan tentang detil-detil yang ada, demikian juga ketika bekerja dengan website, detil yang harus diperhatikan tidak hanya yang berhubungan dengan tampilan visual saja, bukan hanya soal gambar, font, dan warna, tapi juga tentang tata letak, pemilihan, dan cara penulisan huruf dan kata.</p>
<p>karena website mungkin dapat membantu kita untuk saling mengerti satu sama lain <img src='http://alitmahendra.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/02/06/design-and-details/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>B.A.K.A Putra Nusantara</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/02/05/baka-putra-nusantara/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/02/05/baka-putra-nusantara/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 21:55:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=266</guid>
		<description><![CDATA[satu yang paling saya pahami dari B.A.K.A adalah pada satu ungkapan dan satu pertanyaan, yang pertama adalah &#8220;doing before thingking&#8221; dan &#8220;opo seng kate diceritakno nang anak putu??&#8221;. kami berangkat dari banyak kepribadian yang berbeda meski kami berada pada level umur yang hampir setara. selama hampir 4 tahun B.A.K.A berkiprah di dunia entertainment TEUB, dimulai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_267" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://alitmahendra.com/files/dsc02832.jpg"><img class="size-medium wp-image-267" src="http://alitmahendra.com/files/dsc02832-300x225.jpg" alt="baka putra nusantara" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">baka putra nusantara</p></div>
<p>satu yang paling saya pahami dari <a title="http://bakabon.blogsome.com" href="http://bakabon.blogsome.com">B.A.K.A</a> adalah pada satu ungkapan dan satu pertanyaan, yang pertama adalah &#8220;doing before thingking&#8221; dan <em>&#8220;opo seng kate diceritakno nang anak putu??&#8221;</em>. kami berangkat dari banyak kepribadian yang berbeda meski kami berada pada level umur yang hampir setara. selama hampir 4 tahun <a title="http://bakabon.blogsome.com" href="http://bakabon.blogsome.com">B.A.K.A</a> berkiprah di dunia entertainment <a title="Elektro Brawijaya" href="http://elektro.brawijaya.ac.id">TEUB</a>, dimulai dengan sriwars, akademi awards, dan ntjep. tapi kami tetap sekumpulan mahasiswa yang tetap menjunjung tinggi nilai pendidikan.</p>
<p><a href="http://alitmahendra.com/files/533343446_95421d97dc.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-270" src="http://alitmahendra.com/files/533343446_95421d97dc-300x225.jpg" alt="" width="180" height="135" /></a> <a href="http://alitmahendra.com/files/533355470_efb507aa9b.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-271" src="http://alitmahendra.com/files/533355470_efb507aa9b-300x225.jpg" alt="" width="180" height="135" /></a></p>
<p><a href="http://alitmahendra.com/files/440072932_3eeb812346.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-272" src="http://alitmahendra.com/files/440072932_3eeb812346-300x225.jpg" alt="" width="180" height="135" /></a> <a href="http://alitmahendra.com/files/533344284_05cc4b073b.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-273" src="http://alitmahendra.com/files/533344284_05cc4b073b-300x225.jpg" alt="" width="180" height="135" /></a></p>
<p>Dan tak terasa 2009 adalah batas terakhir kami untuk dapat menyandang gelar mahasiswa, para <a title="http://bakabon.blogsome.com" href="http://bakabon.blogsome.com">B.A.K.A</a> pun satu-persatu mulai lulus dan merantau jauh dari bumi arema. dari 10 orang, kami berkembang menjadi 16 orang, dan sekarang.. mungkin sudah lebih dari itu. dan sampai detik ini, sudah hampir 75% <a title="http://bakabon.blogsome.com" href="http://bakabon.blogsome.com">B.A.K.A</a> telah mendapatkan gelar Sarjana <a title="Elektro Brawijaya" href="http://elektro.brawijaya.ac.id">Teknik Elektro</a>-nya.</p>
<blockquote><p>Dewasa ini, kegiatan Baka tidak sepadat dulu, karena masing2 anggota sibuk urusan masing2 terutama pekerjaan dan skripsi. Tapi setidaknya kami masih kumpul klo ada undangan traktiran ulang tahun, traktiran jadian, no-bar, ato iseng2 kumpul. Kami bagai saudara kandung 16 bersaudara, berkumpul dalam suka maupun duka, bagai Pelita dalam kegelapan yang tak kunjung terang, bagai mata rantai yang takkan terputus walo terhunus pedang, bagai pepohonan yang bersemi rimbun yang menyejukkan dahaga akan Ngakak masyarakat di sekitarnya, bagai sekumpulan kuda jantan yang saling membantu untuk mencarikan kuda betina bagi yang belum punya, dan bagai sekompi pasukan Sparta yg dipimpin oleh Leonidas yang bermental baja, barbadan kekar, berperut sixpacts, berjubah merah, dan bermandikan keringat kemenangan, prepare for the Glory.. Hau! Hau!</p>
<p><a title="baka putra nusantara" href="http://bakabon.blogsome.com/2007/04/05/baka-putra-nusantara/">B.A.K.A Blog &#8211; About Us</a></p></blockquote>
<p>yah.. dari setiap pertemuan, pasti akan ada sebuah perpisahan, karena tidak semua <a title="http://bakabon.blogsome.com" href="http://bakabon.blogsome.com">B.A.K.A</a> memiliki cita-cita dan keinginan atas pencapaian yang sama, dan dari setiap detik yang telah dilalui, bersama segala canda, riuh tawa, air mata dan aksi-aksi gila.. semua akan selalu tersimpan dalam hati, <strong>we&#8217;re brothers after all</strong>, and for forever hopefully.</p>
<p><a href="http://alitmahendra.com/files/dsc02846.jpg"><img class="size-medium wp-image-268 alignnone" src="http://alitmahendra.com/files/dsc02846-300x225.jpg" alt="baka putra nusantara" width="300" height="225" /></a></p>
<p>gathering terbaru kemarin sedikit membuat miris, saat rentang pertemuan mulai berkurang, jumlah personil yang berkurang, padat jadwal, jarak, dan sempitnya waktu membuat gathering menjadi hal yang menyenangkan sekaligus menyedihkan, mengingat banyak sekali waktu gathering dimasa lalu yang tak sempat diikuti. menyesal? maybe&#8230; tapi saya yakin kita semua bersenang-senang malam itu&#8230;</p>
<p>tidak ada sebuah perpisahan yang menyenangkan, karena nanti semua akan merindukan suasana saat-saat menyenangkan itu, dan ketika nanti saat masa perpisahan tiba, kata &#8220;selamat jalan&#8221;, &#8220;semoga sukses&#8221;, &#8220;sehat selalu&#8221;, &#8220;jangan lupa kirim kabar&#8221;, dan &#8220;sampai jumpa&#8221; akan menjadi hal yang biasa.</p>
<p>namun&#8230; <a title="http://bakabon.blogsome.com" href="http://bakabon.blogsome.com">B.A.K.A</a> akan selalu memegang satu janji . . . <strong>&#8220;sampai jumpa di PRAHA&#8230;&#8221;</strong></p>
<p><a href="http://alitmahendra.com/files/440055209_166379ab21.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-269" src="http://alitmahendra.com/files/440055209_166379ab21-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/02/05/baka-putra-nusantara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perfect, Realis, atau Asal?</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/01/31/perfect-realis-atau-asal/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/01/31/perfect-realis-atau-asal/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 21:01:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Omong Kosong]]></category>
		<category><![CDATA[Web Development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=262</guid>
		<description><![CDATA[sebuah percakapan setelah segala macam tambalan di pekerjaan terburu waktu itu selesai&#8230; &#8220;how? how? selesai sudah.. satisfied already??&#8221; &#8220;huh?? satisfied?.. huh.. of course not, not at all&#8221; &#8220;lha ya? koq gitu??&#8221; &#8220;hm&#8230; terkgandeng sih&#8230; mo liat dari sisi yang mana dulu&#8221; &#8220;maksudnya?&#8221; &#8220;jadi gini sob&#8230; jujur aku ga suka ama pekerjaan yang cuma punya timeline [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sebuah percakapan setelah segala macam tambalan di pekerjaan terburu waktu itu selesai&#8230;</p>
<p>&#8220;how? how? selesai sudah.. satisfied already??&#8221;<br />
&#8220;huh?? satisfied?.. huh.. of course not, not at all&#8221;<br />
&#8220;lha ya? koq gitu??&#8221;<br />
&#8220;hm&#8230; terkgandeng sih&#8230; mo liat dari sisi yang mana dulu&#8221;</p>
<p>&#8220;maksudnya?&#8221;<br />
&#8220;jadi gini sob&#8230; jujur aku ga suka ama pekerjaan yang cuma punya timeline super sedikit, emang cukup apa 3 hari buat nge-Up totally redesign website??&#8221;<br />
&#8220;haha.. lah buktinya selesai, uda Up juga kan?&#8221;<br />
&#8220;ya secara fisik sih emang udah Up, kalo mo realistis, i&#8217;ve done my part of the job, deadline uda gw penuhin, kerjaan selesai, fitur beres, tinggal nunggu bayaran&#8221;</p>
<p>&#8220;lah? bukanya emang gitu??&#8221;<br />
&#8220;hm&#8230; dunno why, ada yang bikin ga sreg, coz, semua yang instan itu biasanya kurang baik&#8221;<br />
&#8220;ya emang sih, lah trus dirimu maunya gimana?&#8221;<br />
&#8220;jah&#8230; kalo nurutin mau ya minimal minta waktu 1 bulan lah&#8230; &#8221;</p>
<p>&#8220;kenapa koq minimal 1 bulan? wong 3 hari juga beres&#8230;&#8221;<br />
&#8220;memang.. tapi selalu butuh waktu buat perfecting things sob&#8230; expect the unexpected itu ga bakal selesai dalam 1-2 hari, wong kadang 1-2 bulan aja juga belom tentu selesai&#8221;<br />
&#8220;perfecting things?? expect the unexpected???&#8221;<br />
&#8220;hehe.. sistem yang baik itu kan harus melalui perancangan yang matang, urusan gambar, coding, dsb itu gampang kalo perancangannya yahud.. expect the unexpected itu intinya antisipasi, antisipasi soal apa? ya semua yang berhubungan dengan sistem yang mo kita bangun lah.. whatever it is semua harus diusahakan buat perfect..&#8221;</p>
<p>&#8220;ya walaupun tidak ada yang sempurna di dunia ini&#8230; so?? harusnya gimana dunk??&#8221;<br />
&#8220;ya itu sih terkgandeng lagi sob&#8230; apa yang kamu cari waktu kamu ngerjain itu&#8230; duit? skill? or just killing time?&#8221;<br />
&#8220;eh??&#8221;<br />
&#8220;hehe&#8230; kalo gw sih&#8230; saking egoisnya gw.. gw ga mo ada kerjaan gw yang cacat, klo ga bagus gw bakal bilang ga bagus and gw bakal bilang gw butuh waktu buat ngebenerin itu.. lah kalo gw aja ga sreg gimana klien gw bisa hidup tenang ama kerjaan gw?&#8221;</p>
<p>&#8220;lah kalo klienmu oke-oke aja?&#8221;<br />
&#8220;ya itu mah lain soal&#8230; sampe sekarang sih gw ga suka ama barang yang asal jadi, realistis ama waktu, fee, and skill sih emang, tapi ga ada alasan untuk tidak membuat sebuah karya yang tidak sebaik mungkin&#8221;<br />
&#8220;emang lo ga butuh duit? kalo kerjaan cepet selese, trus ada kerjaan lagi kan pendapatanmu nambah juga?&#8221;<br />
&#8220;youp&#8230; benul banget tuh&#8230; cuman seperti banyak orang bijak bilang (bukan gw loh).. ada yang lebih berharga dari pada sekedar rupiah (<span style="text-decoration: line-through">dolar mungkin</span>).. dan gw lebih nyari kepuasan hati dari semua yang uda gw kerjain&#8221;</p>
<p>&#8220;y y y&#8230;.. lah kalo kerjaan yang uda Up di-utek2 terus bukanya ntar bikin orang yang ngakses kerepotan?&#8221;<br />
&#8220;ya yang namanya improvisasi, pengembangan, perbaikan, itu kan ga harus selalu kelihatan mata, ya pinter2nya kita lah.. kan kita ga bakal tau bug kalo ga ada report, kritik, saran, or dsb..&#8221;<br />
&#8220;emang butuh error report ama kritikan ya?&#8221;<br />
&#8220;ya pasti.. dari situ kita dapet ilmu baru, jangan salah.. perang antara developer sama bug tracker itu menarik lho.. bisa dibilang ajang uji skill masing-masing, ya sekali lagi karena tujuannya utnuk sistem yang lebih baik kan?&#8221;</p>
<p>&#8220;y y y&#8230;&#8221;<br />
&#8220;yang penting kan berusaha untuk menyenangkan semua pihak, tidak salah langkah, tidak membuang waktu, dan tidak merugikan orang lain&#8230;&#8221;<br />
&#8220;hm.. bisa&#8230; bisa&#8230;.&#8221;</p>
<p>**) hm&#8230; kate ngomong &#8220;ojo gampang lego&#8221;, &#8220;ojo sekarepe dewe&#8221;, &#8220;ojo gampang ngeculno&#8221;, &#8220;lek kerjo seng ati-ati&#8221;, &#8220;lek ga ikhlas yo ikhlasno&#8221;, &#8220;lek ga trimo yo benakno&#8221; &#8220;kudu gelem introspeksi&#8221; &#8220;seng digawe iku utek dhisik, ojo ati dhisik&#8221; ae cek angel temen se . . . (<span style="text-decoration: line-through">lho akeh tiba&#8217;e</span>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/01/31/perfect-realis-atau-asal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Maaf&#8230; Saya Mengeluh Lagi&#8230;</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/01/10/maaf-saya-mengeluh-lagi/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/01/10/maaf-saya-mengeluh-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2009 09:35:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Omong Kosong]]></category>
		<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=250</guid>
		<description><![CDATA[(ditulis jumat, 09 Januari 2009 18.00 WIB, karena inet kantor drop, baru bisa di post sekarang, trus males ngerubah postdate-nya, hehe) ingin hati melalui hari ini dengan tawa, canda, dan bahagia.. tapi entah mengapa di ujung petang hari ini saya ingin sekali berkeluh kesah, mengungkap segala jenuh, lelah, bosan, dan emosi. entah mengapa saya semakin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(ditulis jumat, 09 Januari 2009 18.00 WIB, karena inet kantor drop, baru bisa di post sekarang, trus males ngerubah postdate-nya, hehe)</p>
<p>ingin hati melalui hari ini dengan tawa, canda, dan bahagia.. tapi entah mengapa di ujung petang hari ini saya ingin sekali berkeluh kesah, mengungkap segala jenuh, lelah, bosan, dan emosi.</p>
<p>entah mengapa saya semakin lama merasa semakin sendiri mengelola itu, mendapatkan tanggung jawab yang begitu besar dan seperti menjadi tumpuan dan harapan mereka-mereka yang tidak berada disini mengharapkan saya untuk mewujudkan cita-cita di situ.</p>
<p>entah mengapa saya merasa tidak lagi punya tempat berpijak atau sekedar bersandar untuk membicarakan tentang itu.</p>
<p>entah mengapa saya merasa dicurangi mereka-mereka yang dengan mudah melepaskan dan tidak mau mengakui statusnya di situ dan menyerahkan semuanya pada saya.</p>
<p>entah mengapa saya merasa dituntut untuk melakukan sesuatu yang tidak ingin saya lakukan sendirian.</p>
<p>entah mengapa saya merasa dicemooh, dan ditertawakan dibelakang ketika saya melakukan sesuatu yang saya pikir wajar, dan menurut saya dari sisi manapun itu sebuah kebaikan.</p>
<p>entah mengapa saya merasa banyak orang yang bilang &#8220;buat apa?&#8221;, &#8220;penting ga sih?&#8221;, &#8220;ngefek ta?&#8221;, &#8220;emang ngaruh?&#8221;, dan kalo bahasa jawanya mungkin intinya <em>&#8220;lha koen sopo??&#8221;</em></p>
<p>entah mengapa saya jadi berfikir, <em>&#8220;jangan-jangan aku ae seng bodo?&#8221;</em></p>
<p>entah lah&#8230;. dilihat saja nanti&#8230;. mungkin cuma perasaan yang terbawa emosi&#8230;</p>
<p>saya akan terus melakukan semua itu karena saya tau, disamping sakit hati ini, masih banyak ilmu dan manfaat yang saya dapat&#8230; terserah mereka mau bilang or melakukan apa&#8230; bukan karena <em>&#8220;lek gudu aku sing ngopeni, koen gelem a ngurusi??&#8221;</em> tapi lebih ke &#8220;its okay, sini biar saya yang tanggung jawab, silahkan anda menyelesaikan yang jauh lebih penting bagi anda&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/01/10/maaf-saya-mengeluh-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blogger Peduli, kapan giliran saya dan anda?</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/01/08/blogger-peduli-kapan-giliran-saya-dan-anda/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/01/08/blogger-peduli-kapan-giliran-saya-dan-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 19:32:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Woro-woro]]></category>
		<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=243</guid>
		<description><![CDATA[Gerakan Blogger Peduli  merupakan sebuah gerakan bersama yang menaungi komunitas blogger-blogger. Berfokus pada persoalan information update and gathering perihal bencana melalui media blog dan social media lainnya. Blogger peduli murni dibangun atas dasar solidaritas bersama lewat  jaringan antar komunitas blogger dengan partner strategis LSM AirPutih. Kepedulian terhadap bencana sengaja menjadi fokus perhatian mengingat Indonesia adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Gerakan Blogger Peduli  merupakan sebuah gerakan bersama yang menaungi komunitas blogger-blogger. Berfokus pada persoalan information update and gathering perihal bencana melalui media blog dan social media lainnya. Blogger peduli murni dibangun atas dasar solidaritas bersama lewat  jaringan antar komunitas blogger dengan partner strategis LSM AirPutih.</p>
<p><a title="http://bloggerpeduli.org/" href="http://bloggerpeduli.org/"><img class="aligncenter size-medium wp-image-246" src="http://alitmahendra.com/files/bloggerpeduli-300x126.jpg" alt="" width="300" height="126" /></a></p>
<p>Kepedulian terhadap bencana sengaja menjadi fokus perhatian mengingat Indonesia adalah wilayah yang rawan bencana, seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi dan vulkanik, juga tsunami. Upaya pemerintah dipandang kurang memadai ketika menolong para korban. Blogger sebagai bagian dari masyarakat madani perlu ikut membantu meringankan penderitaan para korban bencana.</p>
<p>source : <a title="http://bloggerpeduli.org" href="http://bloggerpeduli.org">http://bloggerpeduli.org</a> dan <a title="http://groups.google.com/group/bloggerpeduli" href="http://groups.google.com/group/bloggerpeduli">http://groups.google.com/group/bloggerpeduli</a></p></blockquote>
<p>dari wacana diatas, saya pribadi tergerak untuk turut membantu walau mungkin tidak secara langsung, so? pertanyaan saya&#8230; apakah saudara-saudara saya warga kafet.net berkenan untuk turut serta dalam kegiatan kemanusiaan ini?? dan apakah yang bisa Kafet.Net berikan untuk membantu mereka yang membutuhkan???</p>
<p>untuk info, keterangan, berita, dan tata cara berpartisipasi dapat di lihat di <a title="http://bloggerpeduli.org" href="http://bloggerpeduli.org">http://bloggerpeduli.org</a></p>
<p>Kafet, Teknik, dan senang-senang memang menyenangkan untuk kita, tapi mungkin sudah saatnya kita tidak memikirkan diri kita sendiri dan bergerak untuk mereka yang membutuhkan.</p>
<p>merasa bukan blogger? bukan warga kafet? apa masalahnya? kalo pengen bantu, ya tinggal bantu semampunya kan?? masih manusia kan?</p>
<p>Link terkait Blogger Peduli<br />
1. Official Blog : <a title="http://bloggerpeduli.org/" rel="nofollow" href="http://bloggerpeduli.org/">http://bloggerpeduli.org</a><br />
2. Facebook Group : <a title="http://www.facebook.com/group.php?gid=53718976453" rel="nofollow" href="http://www.facebook.com/group.php?gid=53718976453">http://www.facebook.com/group.php?gid=53718976453</a><br />
3. Plurk : <a title="http://www.plurk.com/bloggerpeduli" rel="nofollow" href="http://www.plurk.com/bloggerpeduli">http://www.plurk.com/bloggerpeduli</a><br />
4. Twitter : <a title="http://www.twitter.com/bloggerpeduli" rel="nofollow" href="http://www.twitter.com/bloggerpeduli">http://www.twitter.com/bloggerpeduli</a></p>
<p>note : copas + edit dikit dari potingan di <a title="http://kafet.net/2009/01/08/blogger-peduli/" href="http://kafet.net/2009/01/08/blogger-peduli/">kafet.net</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/01/08/blogger-peduli-kapan-giliran-saya-dan-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Agar Kita . . .</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2008/12/13/agar-kita/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2008/12/13/agar-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2008 16:02:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Musik dan Lirik]]></category>
		<category><![CDATA[Omong Kosong]]></category>
		<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[sering kali lirik lagu menjadi potret tentang pola dan kehidupan kita. lagu ini cukup lama, band-nya pun sudah mulai tak kedengaran album barunya.. hm.. tapi setelah sedikit ribut dengan penggemarnya yang satu ini, playlist diputar kembali ke jaman sekitar tahun 2004, dan beberapa lagu pun mengalun, dan salah satunya membuat saya berfikir tentang pembicaraan pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sering kali lirik lagu menjadi potret tentang pola dan kehidupan kita. lagu ini cukup lama, band-nya pun sudah mulai tak kedengaran album barunya.. hm.. tapi setelah sedikit ribut dengan penggemarnya yang satu <a title="http://duryodana.blogspot.com" href="http://duryodana.blogspot.com">ini</a>, playlist diputar kembali ke jaman sekitar tahun 2004, dan beberapa lagu pun mengalun, dan salah satunya membuat saya berfikir tentang pembicaraan pada satu waktu yang lain&#8230;</p>
<blockquote><p>hei teman ini saatnya<br />
kita bicara saling bercerita<br />
tentang hidup yg diberikan pada kita</p>
<p>hei teman ini sudah waktunya<br />
kita bicara berbagi rasa<br />
benahi kesalahan pada masa yg silam<br />
agar kita jadi orang yg benar</p>
<p>hei teman ini saatnya<br />
kita bicara saling mengingatkan<br />
tentang sikap beda pada diri kita</p>
<p>benahi kesalahan<br />
yg takkan pernah terulang<br />
tentang perasaan ini<br />
agar kita jadi orang yg benar</p>
<p>dengan dirimu aku merasa teduh<br />
saat ku tak bisa menahan egoku<br />
melalui cobaan dng berbagai macam dunia<br />
agar kita tak terjerumus ke jurang lebih jauh</p>
<p>(<a title="http://liriklaguindonesia.net/f/flanella/aku-bisa/flanella-agar-kita-tak-terjerumus-ke-jurang-lebih-jauh/" href="http://liriklaguindonesia.net/f/flanella/aku-bisa/flanella-agar-kita-tak-terjerumus-ke-jurang-lebih-jauh/">Flanella &#8211; agar kita tak terjerumus ke jurang lebih jauh</a> )</p></blockquote>
<p>manusia takkan pernah lepas dari salah, dosa, dan khilaf&#8230; tapi ada kalanya manusia secara terang-terangan mengakui, meng-iya-kan, dan terus mengulangi dosa dan khilaf itu&#8230; menikmati dosa? bisa jadi&#8230;</p>
<p>berusaha untuk menyadari segala sesuatu adalah salah satu ilmu yang saya peroleh dari <a title="http://pakdhe-febri.com" href="http://pakdhe-febri.com">paman itu</a>. tapi apakah semua orang memiliki kesadaran itu??? not all of them i think, dan mungkin hanya tinggal menunggu waktu, momen, atau kesempatan agar saya, anda, atau kita semua untuk menyadari apa saja yang telah kita lakukan</p>
<p>agar kita tak terjerumus ke jurang lebih jauh . . .</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2008/12/13/agar-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kami Ingin Perubahan</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2008/09/17/kami-ingin-perubahan/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2008/09/17/kami-ingin-perubahan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 23:59:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amber.alitmahendra.com/index.php/blog/detail/52</guid>
		<description><![CDATA[<blockquote>
<p>Kami tak akan meminta bebas dari hukuman. Hukum saja kami jika memang
salah. Kami siap menjalaninya. Namun yang adil, yang bijaksana, jangan
karena Anda membawa palu main ketuk seenaknya.<br /> <br />Apa yang sudah kami
lakukan memang bukanlah pembenaran untuk melakukan perubahan. Apa yang
anda harapkan dari Indonesia Super League?  Hanyakah kompetisi berebut juara atau ada visi yang jauh lebih  mulia lagi. (<a title="Surat terbuka" href="http://www.ongisnade.net/2008/09/16/surat-terbuka-untuk-penguasa-sepakbola-indonesia/">Ongisnade.net</a>).</p>
</blockquote>
<p>kalimat diatas saya cuplik dari <a title="Surat Terbuka untuk penguasa sepakbola indonesia" href="http://www.ongisnade.net/2008/09/16/surat-terbuka-untuk-penguasa-sepakbola-indonesia/">Surat Terbuka Untuk Penguasa Sepakbola Indonesia</a> yang diposting di portal <a title="Ongisnade.net" href="http://www.ongisnade.net">Ongisnade.Net</a>. dan seperti yang sudah beredar di berita nasional, untuk sekian kalinya sepakbola kita tercoreng karena kerusuhan suporter, namun kenapa hal ini terus aja terjadi?</p>

<p>surat terbuka tersebut ingin disampaikan kepada penguasa sepakbola indonesia yang merupakan satu-satunya lembaga yang bisa mengambil keputusan tentang kelanjutan sepakbola nasional. aremania mengungkapkan permohonan maafnya dan bersedia untuk dihukum, aremania bersedia untuk menjadi korban perubahan, tapi... perubahan ke arah lebih baik itu harus, dan harus terjadi.</p>

<p>saya Aremania dan walaupun saya tidak berada ditempat kejadian dan hanya mendengarkan pertandingan dari radio, saya bisa merasakan kegundahan hati yang dirasakan oleh saudara-saudara saya aremania lainnya.</p>

<p>kerusuhan di kanjuruhan kemaren memang tidak patut untuk dibenarkan, namun ketika kami mulai berbenah, kenapa pihak yang lain tidak juga mulai berbenah? karena wasit sebagai pengadil haruslah bersikap adil bukan? oke, sekarang stop untuk saling menyalahkan, so? what next?</p>

<p>apakah kejadian2 seperti ini (jadwal pertandingan yang tidak fair, wasit yang kurang adil, dsb) akan terus dilanjutkan? apa akan diubah? kami sebagai suporter tentunya hanya mampu berharap, dan hanya pihak yang paling berwenang tentang liga ini lah yang dapat melakukan perubahan ke lebih baik itu.</p>

<p>saya menunggu vonis apa yang akan dijatuhkan untuk arema dan aremania selanjutnya, dan semoga saja hukuman itu adil, bijaksana, dan tidak merugikan banyak pihak.</p>

<p>salam satu jiwa <a title="Arema" href="http://www.bentoel-arema.com/">AREMA</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Kami tak akan meminta bebas dari hukuman. Hukum saja kami jika memang<br />
salah. Kami siap menjalaninya. Namun yang adil, yang bijaksana, jangan<br />
karena Anda membawa palu main ketuk seenaknya.</p>
<p>Apa yang sudah kami<br />
lakukan memang bukanlah pembenaran untuk melakukan perubahan. Apa yang<br />
anda harapkan dari Indonesia Super League?  Hanyakah kompetisi berebut juara atau ada visi yang jauh lebih  mulia lagi. (<a title="Surat terbuka" href="http://www.ongisnade.net/2008/09/16/surat-terbuka-untuk-penguasa-sepakbola-indonesia/">Ongisnade.net</a>).</p></blockquote>
<p>kalimat diatas saya cuplik dari <a title="Surat Terbuka untuk penguasa sepakbola indonesia" href="http://www.ongisnade.net/2008/09/16/surat-terbuka-untuk-penguasa-sepakbola-indonesia/">Surat Terbuka Untuk Penguasa Sepakbola Indonesia</a> yang diposting di portal <a title="Ongisnade.net" href="http://www.ongisnade.net">Ongisnade.Net</a>. dan seperti yang sudah beredar di berita nasional, untuk sekian kalinya sepakbola kita tercoreng karena kerusuhan suporter, namun kenapa hal ini terus aja terjadi?</p>
<p>surat terbuka tersebut ingin disampaikan kepada penguasa sepakbola indonesia yang merupakan satu-satunya lembaga yang bisa mengambil keputusan tentang kelanjutan sepakbola nasional. aremania mengungkapkan permohonan maafnya dan bersedia untuk dihukum, aremania bersedia untuk menjadi korban perubahan, tapi&#8230; perubahan ke arah lebih baik itu harus, dan harus terjadi.</p>
<p>saya Aremania dan walaupun saya tidak berada ditempat kejadian dan hanya mendengarkan pertandingan dari radio, saya bisa merasakan kegundahan hati yang dirasakan oleh saudara-saudara saya aremania lainnya.</p>
<p>kerusuhan di kanjuruhan kemaren memang tidak patut untuk dibenarkan, namun ketika kami mulai berbenah, kenapa pihak yang lain tidak juga mulai berbenah? karena wasit sebagai pengadil haruslah bersikap adil bukan? oke, sekarang stop untuk saling menyalahkan, so? what next?</p>
<p>apakah kejadian2 seperti ini (jadwal pertandingan yang tidak fair, wasit yang kurang adil, dsb) akan terus dilanjutkan? apa akan diubah? kami sebagai suporter tentunya hanya mampu berharap, dan hanya pihak yang paling berwenang tentang liga ini lah yang dapat melakukan perubahan ke lebih baik itu.</p>
<p>saya menunggu vonis apa yang akan dijatuhkan untuk arema dan aremania selanjutnya, dan semoga saja hukuman itu adil, bijaksana, dan tidak merugikan banyak pihak.</p>
<p>salam satu jiwa <a title="Arema" href="http://www.bentoel-arema.com/">AREMA</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2008/09/17/kami-ingin-perubahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bulan Itu Datang Lagi</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2008/08/31/bulan-itu-datang-lagi/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2008/08/31/bulan-itu-datang-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 19:18:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amber.alitmahendra.com/index.php/blog/detail/45</guid>
		<description><![CDATA[<p>C:\&#62;putty alit.localdomain<br />C:\&#62;<br /><br />...............</p>
<p>login as: ramadhan<br />ramadhan@alit's password:<br /><br />last login: [undefined] from [undefined]<br />ramadhan@alit:~$</p>
<p>ramadhan@alit:~$ rm -rf DOSA<br />ramadhan@alit:~$ apt-get update NIAT<br />ramadhan@alit:~$ apt-get upgrade IMAN<br />ramadhan@alit:~$ ifconfig SABAR up</p>
<p>ramadhan@alit:~$ ifconfig RAMADHAN 1.4.2.9H<br />ramadhan@alit:~$ hostname "Selamat Datang Ramadhan"<br />ramadhan@alit:~$ hostid 1429</p>
<p>ramadhan@alit:~$ ifconfig RAMADHAN up<br />ramadhan@alit:~$ wget -b AMAL.IBADAH<br />ramadhan@alit:~$ ping PAHALA<br />PING PAHALA (IBADAH.PUASA.DAN.LAINNYA) [undefined] bytes of data.<br />......<br />......</p>
<p>!!--------------------------------!!</p>
<p>Selamat Datang Bulan Ramadhan<br />Selamat Menjalankan Ibadah Puasa</p>
<p>Mohon maaf atas segala khilaf dan kesalahan selama ini dan semoga kita dapat menjalankan puasa dengan sepenuh hati</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>C:\&gt;putty alit.localdomain<br />C:\&gt;</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>login as: ramadhan<br />ramadhan@alit&#8217;s password:</p>
<p>last login: [undefined] from [undefined]<br />ramadhan@alit:~$</p>
<p>ramadhan@alit:~$ rm -rf DOSA<br />ramadhan@alit:~$ apt-get update NIAT<br />ramadhan@alit:~$ apt-get upgrade IMAN<br />ramadhan@alit:~$ ifconfig SABAR up</p>
<p>ramadhan@alit:~$ ifconfig RAMADHAN 1.4.2.9H<br />ramadhan@alit:~$ hostname &#8220;Selamat Datang Ramadhan&#8221;<br />ramadhan@alit:~$ hostid 1429</p>
<p>ramadhan@alit:~$ ifconfig RAMADHAN up<br />ramadhan@alit:~$ wget -b AMAL.IBADAH<br />ramadhan@alit:~$ ping PAHALA<br />PING PAHALA (IBADAH.PUASA.DAN.LAINNYA) [undefined] bytes of data.<br />&#8230;&#8230;<br />&#8230;&#8230;</p>
<p>!!&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;!!</p>
<p>Selamat Datang Bulan Ramadhan<br />Selamat Menjalankan Ibadah Puasa</p>
<p>Mohon maaf atas segala khilaf dan kesalahan selama ini dan semoga kita dapat menjalankan puasa dengan sepenuh hati</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2008/08/31/bulan-itu-datang-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>I&#039;m Still Learning</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2008/08/27/im-still-learning/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2008/08/27/im-still-learning/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 13:16:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amber.alitmahendra.com/index.php/blog/detail/44</guid>
		<description><![CDATA[<p>i&#34;ve learned that when there&#34;s a start, sooner or later there&#34;s always a stop waiting.<br /><br />I&#8217;ve learned that even though life is beautiful, life is always changing as people come and go, goes on even though it seems it&#8217;s going to end.</p>

<p>I&#8217;ve learned that doing is better than grieving, and some other things happen with their own reasons.<br /><br />I&#8217;ve learned that no matter how much I care, some people are just going by and never change at all.</p>

<p>I&#8217;ve learned that trusting someone is about accepting who they really are, and about letting them go. Because everyone has their own life.</p>

<p>I&#8217;ve learned that trusting someone is not about expecting that someone to never hurt you, to always be by your side, to act the way you think they would, because nobody is perfect.</p>

<p>I&#8217;ve learned to life, to love, to forget, to face the truth, to live my life, and everything..</p>

<p>And Yes, I&#8217;m still learning, what about you?</p>

<p>-----------------------------------------</p>

<p>*diambil dan dimodif dari postingan dirumah yang lama</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>i&#8221;ve learned that when there&#8221;s a start, sooner or later there&#8221;s always a stop waiting.</p>
<p>I’ve learned that even though life is beautiful, life is always changing as people come and go, goes on even though it seems it’s going to end.</p>
<p>I’ve learned that doing is better than grieving, and some other things happen with their own reasons.</p>
<p>I’ve learned that no matter how much I care, some people are just going by and never change at all.</p>
<p>I’ve learned that trusting someone is about accepting who they really are, and about letting them go. Because everyone has their own life.</p>
<p>I’ve learned that trusting someone is not about expecting that someone to never hurt you, to always be by your side, to act the way you think they would, because nobody is perfect.</p>
<p>I’ve learned to life, to love, to forget, to face the truth, to live my life, and everything..</p>
<p>And Yes, I’m still learning, what about you?</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>*diambil dan dimodif dari postingan dirumah yang lama</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2008/08/27/im-still-learning/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keinginan</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2008/08/16/keinginan/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2008/08/16/keinginan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 12:58:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Omong Kosong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amber.alitmahendra.com/index.php/blog/detail/42</guid>
		<description><![CDATA[<p>setiap orang punya keinginan, tujuan, dan cara berfikir yang berbeda-beda, dan tentunya masing-masing orang juga punya caranya tersendiri untuk mengungkapkan dan mengusahakan agar hasil pemikirannya digunakan oleh orang lain. tapi apakah cara yang kita gunakan selalu berhasil? dan untuk cara berbeda, sepertinya hasilnya juga bakal berbeda-beda.</p>
<p>semudah seperti ketika kita menyadari sebuah ketidak benaran yang terjadi disekitar kita, apa sih yang akan kita lakukan? langsung menindak dengan tegas? bertindak perlahan? atau malah diam saja?</p>
<p>saya mencoba mengacu kepada proses yang sedang terjadi dikampus akhir-akhir ini. sebelum probinmaba (semacam ospek gitu lah) dimulai, seperti tahun-tahun belakangan, ada yang namanya sharing lembaga, sharing senior, dan T.O.T, dan setelah sekian kali mengikuti proses-proses pendahulu itu, saya jadi berfikir, sebenarnya kenapa ada senior disana?</p>
<p>bukankah saya dan teman-teman yang belum lulus-lulus juga ini sudah terlalu berbeda dengan teman-teman panitia dan lembaga sekarang, semudah mengikuti perkataan salah satu senior saya sekitar 4 tahun yang lalu, "lek koen ndisik iku sek iso melu jaman metallica jeh, arek saiki bedo, iki wes jamane peterpan, wes gak cocok le".</p>
<p>apakah memang perubahan jaman sudah sebegitunya? mahasiswa sekarang bukan lagi punya kesan yang keras dan kuat, tapi lebih ke kesan kalem dan cengeng? mungkin masing-masing orang akan punya pendapat dan opini yang berbeda-beda.</p>
<p>dan saya mencoba mencari sebuah jawaban, karena dalam struktur kelembagaan yang ada, tidak ada komponen senior disana, so? jika memang dibutuhkan adanya peran dari senior, senior itu mau disuruh ngapain? dan sayangnya memang pertanyaan ini tidak sempat mendapat jawaban dari teman-teman lembaga.</p>
<p>mungkin akan ada pendapat yang muncul bahwa senior sudah tidak peduli lagi terhadap juniornya, tapi bagi saya itu terlalu dangkal, saya dan teman saya memang memutuskan untuk mulai menarik diri, kenapa? bukan lagi karena perbedaan jaman dan perbedaan gaya pemikiran, kami mencoba untuk menghormati struktural kelembagaan yang ada, karena memang ada yang lebih berhak untuk mengatur dan mengelola lembaga itu.</p>
<p>semakin lama berkeliaran dikampus membuat saya semakin sadar jika memang banyak yang harus mulai dibenahi disini, contoh kecil mungkin struktur hubungan kelembagaan itu, tapi disisi lain ada yang jauh lebih penting dari itu, bagaimana kita bisa mengusahakan generasi yang lebih baik dan bagaimana kita mencoba memperbaiki hubungan persaudaraan yang mungkin sudah mulai tidak harmonis.</p>
<p>ya dari proses inilah kita mulai untuk memperbaiki itu, dan jalan yang ditempuh adalah dengan memperbaiki hubungan struktural kelembagaan. memang bisa dengan jalan lama, dengan senior tetap campur tangan dalam rangkaian kegiatan seperti probinmaba dan urusan lembaga lainnya, tapi jika dipikirkan lebih lanjut, intervensi bisa jadi bukan alternatif terbaik, jika perbaikan dijalankan melalui jalan yg kurang baik, akankah hasilnya menjadi baik?</p>
<p>disisi yang lain lagi, banyak sekali kekurangan, kesalahan, dan keburukan masa lalu dari angkatan sebelumnya ke angkatan dibawahnya yang diulang-ulang hingga sekarang, dan bukankah ini sudah waktunya kita untuk menghentikan itu? toh jika dilanjutkan, kapan lagi kita bisa menghentikan dosa-dosa struktural itu?</p>
<p>banyak keinginan dari teman-teman senior sendiri yang berkaitan dengan apa yang mereka inginkan terhadap generasi yang baru masuk, apa yang ingin mereka berikan, dan apa yang ingin mereka arahkan dan apa yang ingin mereka pahamkan kepada maba. dan bisa jadi sekarang kami sedang mencoba untuk menahan hasrat untuk mempercepat proses perbaikan generasi tersebut. toh kita tidak selalu mendapatkan apa yang kita inginkan.</p>
<p>ah tapi bagaimanapun juga, sekali lagi setiap orang akan selalu memiliki persepsi yang berbeda-beda, dan juga solusi yang berbeda untuk setiap masalah yang ada. saya pribadi tentunya tidak aka semudah itu lepas tangan terhadap apa yang akan terjadi terhadap junior-junior di jurusan "tercinta" itu, tapi mari kita mulai diskusi dengan cara yang lebih baik lagi. dan mencari solusi yang jauh lebih baik.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>setiap orang punya keinginan, tujuan, dan cara berfikir yang berbeda-beda, dan tentunya masing-masing orang juga punya caranya tersendiri untuk mengungkapkan dan mengusahakan agar hasil pemikirannya digunakan oleh orang lain. tapi apakah cara yang kita gunakan selalu berhasil? dan untuk cara berbeda, sepertinya hasilnya juga bakal berbeda-beda.</p>
<p>semudah seperti ketika kita menyadari sebuah ketidak benaran yang terjadi disekitar kita, apa sih yang akan kita lakukan? langsung menindak dengan tegas? bertindak perlahan? atau malah diam saja?</p>
<p>saya mencoba mengacu kepada proses yang sedang terjadi dikampus akhir-akhir ini. sebelum probinmaba (semacam ospek gitu lah) dimulai, seperti tahun-tahun belakangan, ada yang namanya sharing lembaga, sharing senior, dan T.O.T, dan setelah sekian kali mengikuti proses-proses pendahulu itu, saya jadi berfikir, sebenarnya kenapa ada senior disana?</p>
<p>bukankah saya dan teman-teman yang belum lulus-lulus juga ini sudah terlalu berbeda dengan teman-teman panitia dan lembaga sekarang, semudah mengikuti perkataan salah satu senior saya sekitar 4 tahun yang lalu, &#8220;lek koen ndisik iku sek iso melu jaman metallica jeh, arek saiki bedo, iki wes jamane peterpan, wes gak cocok le&#8221;.</p>
<p>apakah memang perubahan jaman sudah sebegitunya? mahasiswa sekarang bukan lagi punya kesan yang keras dan kuat, tapi lebih ke kesan kalem dan cengeng? mungkin masing-masing orang akan punya pendapat dan opini yang berbeda-beda.</p>
<p>dan saya mencoba mencari sebuah jawaban, karena dalam struktur kelembagaan yang ada, tidak ada komponen senior disana, so? jika memang dibutuhkan adanya peran dari senior, senior itu mau disuruh ngapain? dan sayangnya memang pertanyaan ini tidak sempat mendapat jawaban dari teman-teman lembaga.</p>
<p>mungkin akan ada pendapat yang muncul bahwa senior sudah tidak peduli lagi terhadap juniornya, tapi bagi saya itu terlalu dangkal, saya dan teman saya memang memutuskan untuk mulai menarik diri, kenapa? bukan lagi karena perbedaan jaman dan perbedaan gaya pemikiran, kami mencoba untuk menghormati struktural kelembagaan yang ada, karena memang ada yang lebih berhak untuk mengatur dan mengelola lembaga itu.</p>
<p>semakin lama berkeliaran dikampus membuat saya semakin sadar jika memang banyak yang harus mulai dibenahi disini, contoh kecil mungkin struktur hubungan kelembagaan itu, tapi disisi lain ada yang jauh lebih penting dari itu, bagaimana kita bisa mengusahakan generasi yang lebih baik dan bagaimana kita mencoba memperbaiki hubungan persaudaraan yang mungkin sudah mulai tidak harmonis.</p>
<p>ya dari proses inilah kita mulai untuk memperbaiki itu, dan jalan yang ditempuh adalah dengan memperbaiki hubungan struktural kelembagaan. memang bisa dengan jalan lama, dengan senior tetap campur tangan dalam rangkaian kegiatan seperti probinmaba dan urusan lembaga lainnya, tapi jika dipikirkan lebih lanjut, intervensi bisa jadi bukan alternatif terbaik, jika perbaikan dijalankan melalui jalan yg kurang baik, akankah hasilnya menjadi baik?</p>
<p>disisi yang lain lagi, banyak sekali kekurangan, kesalahan, dan keburukan masa lalu dari angkatan sebelumnya ke angkatan dibawahnya yang diulang-ulang hingga sekarang, dan bukankah ini sudah waktunya kita untuk menghentikan itu? toh jika dilanjutkan, kapan lagi kita bisa menghentikan dosa-dosa struktural itu?</p>
<p>banyak keinginan dari teman-teman senior sendiri yang berkaitan dengan apa yang mereka inginkan terhadap generasi yang baru masuk, apa yang ingin mereka berikan, dan apa yang ingin mereka arahkan dan apa yang ingin mereka pahamkan kepada maba. dan bisa jadi sekarang kami sedang mencoba untuk menahan hasrat untuk mempercepat proses perbaikan generasi tersebut. toh kita tidak selalu mendapatkan apa yang kita inginkan.</p>
<p>ah tapi bagaimanapun juga, sekali lagi setiap orang akan selalu memiliki persepsi yang berbeda-beda, dan juga solusi yang berbeda untuk setiap masalah yang ada. saya pribadi tentunya tidak aka semudah itu lepas tangan terhadap apa yang akan terjadi terhadap junior-junior di jurusan &#8220;tercinta&#8221; itu, tapi mari kita mulai diskusi dengan cara yang lebih baik lagi. dan mencari solusi yang jauh lebih baik.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2008/08/16/keinginan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Personal, Komunal, dan Teman</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2008/07/18/personal-komunal-dan-teman/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2008/07/18/personal-komunal-dan-teman/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 03:58:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Omong Kosong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amber.alitmahendra.com/index.php/blog/detail/35</guid>
		<description><![CDATA[<p>manusia sebagai makhluk sosial dengan kodratnya untuk tidak dapat hidup tanpa orang lain dan dengan kecenderugannya untuk hidup berkelompok. dan ketika bicara kelompok atau komunitas, paling ga akan selalu ada proses adaptasi dari seorang manusia terhadap komunitasnya maupun dari komunitas tersebut dengan komunitas yang jauh lebih besar.</p>
<p>komunitas selalu dibangun berdasarkan suatu kesamaan tertentu, meski ada juga komunitas yang dipaksakan untuk terbentuk. dan dengan apapun yang melatar belakangi. bagi saya, komunitas adalah tempat yang paling tepat untuk belajar berdiskusi, mengemukakan pendapat, mengekang egoisme pribadi, dan mungkin juga untuk belajar berteman, dan bukankan kita selalu membutuhkan seorang teman?</p>
<p>tidak dapat dipungkiri, tiap komunitas yang terdiri dari banyak otak dan perbedaan pemikiran, tidak akan lepas dari kemungkinan akan adanya friksi yang memungkinkan timbulnya sakit hati. konflik yang cukup besar biasanya akan mengarah pada dua hal, semakin erat memperkokoh komunitas itu, atau malah meruntuhkannya, dan akan selalu ada banyak cara dan solusi atas semua permasalahan, mulai dari solusi terbaik hingga terburuk.</p>
<p>solusi selalu diharapkan untuk menjadi roda penggerak menuju bersatunya komunitas. dan solusi seperti apa yang cocok permasalahan yang besar? sebuah permintaan maaf dari penyebab konflik? sebuah fight club dimana semua anggota bisa mengungkapkan segala unek-uneknya? atau fasilitator yang bisa menjembatani kedua belah pihak?</p>
<p>klo saya sih mending mencoba menghindari friksi besar itu dengan komunikasi yang lebih bermartabat, melalui sebuah diskusi yang penuh dialektika yang tenang dan logis, karena menurut pemahaman saya, saat emosi berada diatas logika, komunikasi itu tidak akan lancar dan bukan jalan keluar yang terbuka, malah genderang perang yang ditabuh. dan jika umbul-umbul peperangan sudah ditancapkan? bisa jadi emosi yang berperan besar.</p>
<p>saya sempat memikirkan tentang mekanisme fight club yang elegan, tentunya harus ada seorang fasilitator yang bisa mewadahi aspirasi dari kubu yang berperang, dengan fight club, emosi, logika, dan stamina akan bertarung, dan ketika kemarahan sudah terkuras, seorang wise man akan sangat berperan dan kekuatan persaudaraan akan berkembang dengan pesat.</p>
<p>tapi kadang setiap orang memiliki caranya tersendiri untuk menjernihkan sebuah permasalahan, semoga cara yang paling arif yang akan mengambil peran. dan bukankah setiap pilihan selalu membawa konsekuensi? :D</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>manusia sebagai makhluk sosial dengan kodratnya untuk tidak dapat hidup tanpa orang lain dan dengan kecenderugannya untuk hidup berkelompok. dan ketika bicara kelompok atau komunitas, paling ga akan selalu ada proses adaptasi dari seorang manusia terhadap komunitasnya maupun dari komunitas tersebut dengan komunitas yang jauh lebih besar.</p>
<p>komunitas selalu dibangun berdasarkan suatu kesamaan tertentu, meski ada juga komunitas yang dipaksakan untuk terbentuk. dan dengan apapun yang melatar belakangi. bagi saya, komunitas adalah tempat yang paling tepat untuk belajar berdiskusi, mengemukakan pendapat, mengekang egoisme pribadi, dan mungkin juga untuk belajar berteman, dan bukankan kita selalu membutuhkan seorang teman?</p>
<p>tidak dapat dipungkiri, tiap komunitas yang terdiri dari banyak otak dan perbedaan pemikiran, tidak akan lepas dari kemungkinan akan adanya friksi yang memungkinkan timbulnya sakit hati. konflik yang cukup besar biasanya akan mengarah pada dua hal, semakin erat memperkokoh komunitas itu, atau malah meruntuhkannya, dan akan selalu ada banyak cara dan solusi atas semua permasalahan, mulai dari solusi terbaik hingga terburuk.</p>
<p>solusi selalu diharapkan untuk menjadi roda penggerak menuju bersatunya komunitas. dan solusi seperti apa yang cocok permasalahan yang besar? sebuah permintaan maaf dari penyebab konflik? sebuah fight club dimana semua anggota bisa mengungkapkan segala unek-uneknya? atau fasilitator yang bisa menjembatani kedua belah pihak?</p>
<p>klo saya sih mending mencoba menghindari friksi besar itu dengan komunikasi yang lebih bermartabat, melalui sebuah diskusi yang penuh dialektika yang tenang dan logis, karena menurut pemahaman saya, saat emosi berada diatas logika, komunikasi itu tidak akan lancar dan bukan jalan keluar yang terbuka, malah genderang perang yang ditabuh. dan jika umbul-umbul peperangan sudah ditancapkan? bisa jadi emosi yang berperan besar.</p>
<p>saya sempat memikirkan tentang mekanisme fight club yang elegan, tentunya harus ada seorang fasilitator yang bisa mewadahi aspirasi dari kubu yang berperang, dengan fight club, emosi, logika, dan stamina akan bertarung, dan ketika kemarahan sudah terkuras, seorang wise man akan sangat berperan dan kekuatan persaudaraan akan berkembang dengan pesat.</p>
<p>tapi kadang setiap orang memiliki caranya tersendiri untuk menjernihkan sebuah permasalahan, semoga cara yang paling arif yang akan mengambil peran. dan bukankah setiap pilihan selalu membawa konsekuensi? <img src='http://alitmahendra.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2008/07/18/personal-komunal-dan-teman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesederhanaan</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2008/06/24/kesederhanaan/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2008/06/24/kesederhanaan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2008 10:15:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amber.alitmahendra.com/index.php/blog/detail/28</guid>
		<description><![CDATA[<p>Sering kali kesalahan yang terjadi pada diri kita adalah kita meremehkan kekuatan dari sebuah kesederhanaan. kita memiliki kecenderungan untuk terlalu mempersulit kehidupan kita dan melupakan apa yang penting dan apa yang tidak.</p>
<p>kita cenderung memilih jalan yang salah untuk mencapai prestasi. cenderung untuk fokus kepada proses daripada hasil. dan ketika hidup melangkah untuk berlomba dengan dunia yang lebih luas, kita lupa bahwa kita memiliki kekuatan untuk mengatur diri kita tanpa memperdulikan apa yang terjadi diluar.</p>
<p>diterjemahkan dari Quote yang ditulis oleh <strong>Robert Stuberg</strong>, dan quotenya diambil dari <a title="world of quotes" href="http://www.worldofquotes.com/author/Robert-Stuberg/1/index.html">www.worldofquotes.com</a>.</p>
<p>note : klo buat saya sih, kita selalu membutuhkan proses adaptasi dalam hidup (secara kita makhluk sosial), dan hasil yang baik pun 'biasanya' didapatkan dari proses yang baik pula :D</p>
<p>have a nice day everyone ...</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sering kali kesalahan yang terjadi pada diri kita adalah kita meremehkan kekuatan dari sebuah kesederhanaan. kita memiliki kecenderungan untuk terlalu mempersulit kehidupan kita dan melupakan apa yang penting dan apa yang tidak.</p>
<p>kita cenderung memilih jalan yang salah untuk mencapai prestasi. cenderung untuk fokus kepada proses daripada hasil. dan ketika hidup melangkah untuk berlomba dengan dunia yang lebih luas, kita lupa bahwa kita memiliki kekuatan untuk mengatur diri kita tanpa memperdulikan apa yang terjadi diluar.</p>
<p>diterjemahkan dari Quote yang ditulis oleh <strong>Robert Stuberg</strong>, dan quotenya diambil dari <a title="world of quotes" href="http://www.worldofquotes.com/author/Robert-Stuberg/1/index.html">www.worldofquotes.com</a>.</p>
<p>note : klo buat saya sih, kita selalu membutuhkan proses adaptasi dalam hidup (secara kita makhluk sosial), dan hasil yang baik pun &#8216;biasanya&#8217; didapatkan dari proses yang baik pula <img src='http://alitmahendra.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>have a nice day everyone &#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2008/06/24/kesederhanaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MAEN / Niadit Band at 4th-monkey</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2008/06/12/maen-niadit-band-at-4th-monkey/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2008/06/12/maen-niadit-band-at-4th-monkey/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 14:56:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Woro-woro]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amber.alitmahendra.com/index.php/blog/detail/23</guid>
		<description><![CDATA[<p>dapet pesan dari seorang teman, seorang sahabat lebih tepatnya. dia sedang berusaha mencapai impiannya jadi artis top ibukota setelah beberapa tahun yang lalu sempat jadi artis top daerah (meski ga sengetop tani maju). dulu kami pernah berjuang bersama, meski kemudian harus menempuh jalan yang berbeda..</p>
 <blockquote>
<p>Dear friend,<br /><br />Come and support me at Fourth Monkey by becoming one of my Fanatics.<br /><br />Just click here <a title="Niadit band at 4th.monkey.com" href="http://www.4th-monkey.com/niadit_band">http://www.4th-monkey.com/niadit_band</a> and be a member.<br /><br />Thanks for your support!<br /><br />Best regards,<br />(Di-copy sesuai dari asalnya)</p>
 </blockquote>
<p>mungkin sekarang hanya ini yang bisa aku lakukan untuk kalian, dan semoga lain kali aku dapat memberikan support lebih untuk kalian..</p>

<p>good luck brothers......</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>dapet pesan dari seorang teman, seorang sahabat lebih tepatnya. dia sedang berusaha mencapai impiannya jadi artis top ibukota setelah beberapa tahun yang lalu sempat jadi artis top daerah (meski ga sengetop tani maju). dulu kami pernah berjuang bersama, meski kemudian harus menempuh jalan yang berbeda..</p>
<blockquote><p>Dear friend,</p>
<p>Come and support me at Fourth Monkey by becoming one of my Fanatics.</p>
<p>Just click here <a title="Niadit band at 4th.monkey.com" href="http://www.4th-monkey.com/niadit_band">http://www.4th-monkey.com/niadit_band</a> and be a member.</p>
<p>Thanks for your support!</p>
<p>Best regards,<br />
(Di-copy sesuai dari asalnya)</p></blockquote>
<p>mungkin sekarang hanya ini yang bisa aku lakukan untuk kalian, dan semoga lain kali aku dapat memberikan support lebih untuk kalian..</p>
<p>good luck brothers&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2008/06/12/maen-niadit-band-at-4th-monkey/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Antara Pekerjaan dan Profesi</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2008/05/30/antara-pekerjaan-dan-profesi/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2008/05/30/antara-pekerjaan-dan-profesi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 May 2008 16:50:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amber.alitmahendra.com/index.php/blog/detail/19</guid>
		<description><![CDATA[<p>seorang teman perna nanya, "kamu pengen tukang web itu mo dijadiin kerjaan apa profesi?" "eh?emang beda?", dan dia bilang..</p>
<p>profesi adalah pekerjaan sedangkan pekerjaan tidak selalu adalah profesi.. eh? koq gitu?? dan menurut <a title="http://id.wikipedia.org" href="http://id.wikipedia.org">wikipedia</a> dijelaskan sebagai berikut :</p>
<blockquote>
<p><strong>Pekerjaan</strong> dalam arti luas adalah aktivitas utama yang dilakukan oleh manusia. Dalam arti sempit, istilah pekerjaan digunakan untuk suatu tugas atau kerja yang menghasilkan uang bagi seseorang.</p>
</blockquote>
<p>sedangkan ...</p>
<blockquote>
<p><strong>Profesi</strong> adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan
terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki
asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang
khusus untuk bidang profesi tersebut.</p>
</blockquote>
<p>so.. kesimpulan awalnya..</p>
<blockquote>
<p>Perbedaannya adalah profesi mempunyai karakteristik sendiri yang membedakannya dari
pekerjaan lainnya.</p>
</blockquote>
<p>dan setelah dipikir2, kayaknya ga gitu penting juga ntah itu ntar tuh 'to build list' jadinya pekerjaan ato profesi, karena nurut aku ada hal yang lebih penting yaitu <strong>heart</strong> and <strong>effort</strong>.</p>
<p>pake reward pasti lah, tapi kepuasan hati dan kerja keras akan lebih membawa ketenangan dalam hidup <img src="../../inc/tiny_mce/plugins/emotions/img/smiley-laughing.gif" border="0" alt="Laughing" />.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>seorang teman perna nanya, &#8220;kamu pengen tukang web itu mo dijadiin kerjaan apa profesi?&#8221; &#8220;eh?emang beda?&#8221;, dan dia bilang..</p>
<p>profesi adalah pekerjaan sedangkan pekerjaan tidak selalu adalah profesi.. eh? koq gitu?? dan menurut <a title="http://id.wikipedia.org" href="http://id.wikipedia.org">wikipedia</a> dijelaskan sebagai berikut :</p>
<blockquote><p><strong>Pekerjaan</strong> dalam arti luas adalah aktivitas utama yang dilakukan oleh manusia. Dalam arti sempit, istilah pekerjaan digunakan untuk suatu tugas atau kerja yang menghasilkan uang bagi seseorang.</p></blockquote>
<p>sedangkan &#8230;</p>
<blockquote><p><strong>Profesi</strong> adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan<br />
terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki<br />
asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang<br />
khusus untuk bidang profesi tersebut.</p></blockquote>
<p>so.. kesimpulan awalnya..</p>
<blockquote><p>Perbedaannya adalah profesi mempunyai karakteristik sendiri yang membedakannya dari<br />
pekerjaan lainnya.</p></blockquote>
<p>dan setelah dipikir2, kayaknya ga gitu penting juga ntah itu ntar tuh &#8216;to build list&#8217; jadinya pekerjaan ato profesi, karena nurut aku ada hal yang lebih penting yaitu <strong>heart</strong> and <strong>effort</strong>.</p>
<p>pake reward pasti lah, tapi kepuasan hati dan kerja keras akan lebih membawa ketenangan dalam hidup <img src="../../inc/tiny_mce/plugins/emotions/img/smiley-laughing.gif" border="0" alt="Laughing" />.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2008/05/30/antara-pekerjaan-dan-profesi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
