<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Alternate Sketches &#187; Inspirasi dan Motivasi</title>
	<atom:link href="http://alitmahendra.com/category/inspirasi-dan-motivasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alitmahendra.com</link>
	<description>Alit Mahendra Bramantya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Apr 2012 05:14:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Mari bertanggung jawab</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2011/04/08/mari-bertanggung-jawab/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2011/04/08/mari-bertanggung-jawab/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Apr 2011 10:03:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alit Mahendra Bramantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=741</guid>
		<description><![CDATA[penegakan aturan yang tidak tepat sasaran dan bertanggung jawab, sering kali membuat kita menjadi lalai, acuh, dan akhirnya merasa terbiasa. saya tidak akan berbohong bahwa saya tidak pernah melakukannya, tapi selalu ada titik balik untuk berubah menjadi yang lebih baik. &#8230; <a href="http://alitmahendra.com/2011/04/08/mari-bertanggung-jawab/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>penegakan aturan yang tidak tepat sasaran dan bertanggung jawab, sering kali membuat kita menjadi lalai, acuh, dan akhirnya merasa terbiasa. saya tidak akan berbohong bahwa saya tidak pernah melakukannya, tapi selalu ada titik balik untuk berubah menjadi yang lebih baik.</p>
<div id="attachment_743" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a rel="attachment wp-att-743" href="http://alitmahendra.com/2011/04/08/mari-bertanggung-jawab/tumblr_lfm336ketl1qzo9hpo1_500/"><img class="size-full wp-image-743" title="tumblr_lfm336kEtL1qzo9hpo1_500" src="http://alitmahendra.com/wp-content/uploads/2011/04/tumblr_lfm336kEtL1qzo9hpo1_500.jpg" alt="" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">jangan pake hape sambil nyetir - sebuah kampanye</p></div>
<p>sebagai seorang pengendara kendaraan bermotor tentu kita ingin berkendara dengan aman dan nyaman di jalan raya, tidak hanya cepat sampai di tujuan, akan tetapi juga harus selamat sampai di tujuan. itulah sebabnya kita harus selalu memperhatikan faktor-faktor keselamatan di jalan raya.</p>
<p><strong>mari berkendara dengan pernuh tanggung jawab.</strong></p>
<p><strong><span id="more-741"></span></strong>bertanggung jawab di jalan raya tidak hanya tentang bagaimana cara kita berkendara, tapi juga bagaimana kita mengikuti aturan lalu lintas yang berlaku, dan bagaimana kita menghargai hak sesama pengguna jalan. nah kadang yg terakhir ini jarang saya temukan di jalanan ibukota, banyak pengendara yang suka buru-buru yang berujung pada ingin menang sendiri dan tidak mengindahkan hak orang lain.</p>
<p><strong>mengerem pada saat lampu lalu lintas berwarna kuning, tidak jalan ketika merah, dan baru jalan ketika lampu hijau.</strong></p>
<p>ini adalah aturan sederhana yang sering kali kita acuhkan pada saat-saat tertentu, saat tidak ada polisi, saat jalanan sepi, dan semacamnya. perilaku acuh inilah yang berbahaya, tidak hanya berbahaya bagi diri sendiri, tapi juga bisa membahayakan pengguna ajalan yang lain.</p>
<p>selain perilaku acuh tak acuh tadi, salah satu penyebab utama kecelakaan dijalan raya adalah karena kurang tau hilangnya konsentrasi, ohya tentu masih banyak sekali faktor lainnya, tapi menurut saya juga ini yang paling penting untuk kita pahami, karena pentingnya konsentrasi, pemerintah sampai mengeluarkan Undang-Undang khusus mengenai ini yang tertera pada UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. (baca lengkap <a title="UU no 22 Tahun 2009" href="http://www.scribd.com/doc/19493456/UU-Nomor-22-Tahun-2009-Tentang-Lalu-Lintas-Dan-Angkutan-Jalan">disini</a>)</p>
<p>pada undang-undang tersebut, dari sekian banyak pasal yang mengatur perilaku di jalan raya dan tentang keselamatannya, pada pasal 283 disebutkan sebagai berikut :</p>
<blockquote><p>setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor secara  tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi suatu keadaan  yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan sebagai  diatur dalam Pasal 106 ayat 1 dipidana kurungan paling lama 3 (tiga)  bulan atau denda Rp 750.000</p></blockquote>
<p>ini bukan tentang jumlah dendanya. tapi bagaimana kita menyikapi pentingnya menjaga konsentrasi kita saat berkendara, bukan hanya untuk menghindari tilang, tapi juga untuk menghindarkan diri kita dari kecelakaan. gangguan konsentasi ini bisa disebabkan karena mengantuk, menelepon, ber-SMS, dalam pengaruh minuman keras, dan masih banyak lainnya. salah satu situs luar negeri yang membahas masalah ini pun sampai menyebutkan perilaku membaca koran, menggunakan make up, dan mencukur sambil mengemudi.</p>
<p><a title="Texting And Driving Worse Than Drinking and Driving" href="http://www.cnbc.com/id/31545004/site/14081545">wartawan CNBC</a> mengatakan bahwa perilaku menggunakan ponsel sambil mengemudi ini lebih berbahaya dari minum dan mengemudi. bagi kita yang belum mengetahui atau memahami hasil risetnya pun saya yakin akan tidak mempercayai hal ini, karena sebagian dari kita akan berpikiran bahwa kita lebih bisa menjaga konsentrasi ketika memengang handphone daripada ketika dalam pengaruh alkohol. tapi mungkin kita bisa mempelajari berbagai riset yang sudah dijalankan tentang ini.</p>
<p><strong>bahkan oprah winfrey pun <a title="Oprah's No Texting Campaign" href="http://www.oprah.com/oprahshow/End-Distracted-Driving/1">mengkampanyekan</a> hal ini.</strong></p>
<p>mari lihat tabel dibawah ini, dan mari belajar, bahwa berkurangnya konsentrasi saat mengemudi dapat mengurangi respon si pengemudi terhadap kejadian yang terjadi didepannya &lt;&#8211; dan terlambatnya respon inilah yang bisa mengakibatkan kecelakaan di jalan raya.</p>
<div id="attachment_742" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><a rel="attachment wp-att-742" href="http://alitmahendra.com/2011/04/08/mari-bertanggung-jawab/texting_test_results_worst_imagelarge/"><img class="size-full wp-image-742" title="texting_test_results_worst_imagelarge" src="http://alitmahendra.com/wp-content/uploads/2011/04/texting_test_results_worst_imagelarge.jpg" alt="" width="550" height="325" /></a><p class="wp-caption-text">Caranddriver.com : Texting While Driving: How Dangerous is it? - The Results</p></div>
<p>permasalahan ini tidak hanya terjadi di sekitar kita, tidak hanya di Indonesia, tapi juga diseluruh dunia, dan menurut saya, tidak perlu kita berfikir tentang bagaimana perilaku orang lain, tapi alangkah baiknya jika kita bercermin tentang perilaku diri kita masing-masing, dan ketika kita sudah bisa berkendara dengan bertanggung jawab, mari tularkan pada mereka yang ada disekitar kita betapa pentingnya berkendara dengan bertanggung jawab, dan jangan sampai karena kelalaian, diri kita bahkan orang lain menjadi korbannya.</p>
<p>kawan-kawan saya di <a title="bloggerngalam" href="http://bloggerngalam.com">bloggerngalam</a> pun <del>sedang berencana</del> ikut mengkampanyekan hal ini sejak beberapa waktu yang lalu. stiker dari gambar warna kuning diatas sudah dicetak dan mulai disebarkan. jadi mari kita mulai berbenah dan bertanggung jawab, mulai dari diri sendiri, dan mulai dari sekarang. ;)</p>
<p>&#8211; gambar diambil dari <a title="Texting While Driving: How Dangerous is it? - The Results" href="http://www.caranddriver.com/features/09q2/texting_while_driving_how_dangerous_is_it_-feature/the_results_page_2">sini</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2011/04/08/mari-bertanggung-jawab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nasionalisme itu kosong tanpa makna &#8230;</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/10/30/nasionalisme-itu-kosong-tanpa-makna/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/10/30/nasionalisme-itu-kosong-tanpa-makna/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 04:40:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alit Mahendra Bramantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=508</guid>
		<description><![CDATA[&#8230; sampai kita mengisinya dengan gagasan, sikap kritis, inisiatif, pengalaman, dan harapan akan masa depan &#8230; itulah yang tertulis di website Aliansi Menjadi Indonesia, sebuah Aliansi strategis dibangun sebagai hubungan kerjasama erat antar organisasi dengan tujuan besar yang satu, Indonesia &#8230; <a href="http://alitmahendra.com/2009/10/30/nasionalisme-itu-kosong-tanpa-makna/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>&#8230; sampai kita mengisinya dengan gagasan, sikap kritis, inisiatif, pengalaman, dan harapan akan masa depan &#8230;</p></blockquote>
<p>itulah yang tertulis di website <a title="aliansi menjadi indonesia" href="http://menjadi-indonesia.org">Aliansi Menjadi Indonesia</a>, sebuah Aliansi strategis dibangun sebagai hubungan kerjasama erat antar organisasi dengan tujuan besar yang satu, Indonesia Jaya.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-711" href="http://alitmahendra.com/2009/10/30/nasionalisme-itu-kosong-tanpa-makna/29122010081-copy/"><img class="aligncenter size-full wp-image-711" title="29122010081 copy" src="http://alitmahendra.com/wp-content/uploads/2009/10/29122010081-copy.jpg" alt="" width="500" height="218" /></a></p>
<p><a rel="attachment wp-att-711" href="http://alitmahendra.com/2009/10/30/nasionalisme-itu-kosong-tanpa-makna/29122010081-copy/"></a><span id="more-508"></span></p>
<blockquote><p>Film pendek &#8220;Menjadi Indonesia dengan Hati&#8221; ini adalah pesan bahwa ada banyak hal bisa kita lakukan untuk Indonesia. Mulai dari diri sendiri, mulai dari komunitas terdekat, maka kebaikan itu akan membesar dan membesar, menciptakan gelombang perubahan. (diambil dari deskripsi film di <a title="film menjadi indonesia di youtube" href="http://www.youtube.com/watch?v=91HVj5tgwrE">youtube</a>)</p></blockquote>
<p>saya sendiri cukup paham dengan apa yang coba diangkat oleh mereka, ketika Bangsa ini sudah tidak lagi berkecimpung dengan perang dan kemerdekaan, nasionalisme harusnya menjadi wacana yang basi.. tapi masih banyak manusia-manusia yang berfikir bahwa bangsa ini masih butuh suatu pemersatu dengan nama <strong>&#8220;Nasionalisme&#8221;</strong>, apakah mungkin pemersatu bangsa itu tidak pernah benar-benar kita miliki?</p>
<p>saya mencintai bangsa ini, sangat ingin melakukan banyak hal untuknya, dan seperti yang saya tulis di tulisan saya <a title="tulisan sebelumnya" href="http://alitmahendra.com/2009/10/28/satu-lagi-hari-introspesi-sumpahpemuda/">sebelumnya</a>.. I’m an onliners.. &#8220;Dan saya akan membuat Indonesia bangga dengan apa yang saya buat di dunia Online..&#8221;</p>
<p>Dan apa yang akan anda lakukan untuk indonesia?</p>
<blockquote><p>ada yang memar, kagum banggaku, malu membelenggu<br />
ada yang mekar, serupa benalu, tak mau temanimu</p>
<p>lekas, bangun tidur berkepanjangan<br />
menyatakan mimpimu<br />
cuci muka biar terlihat segar<br />
merapikan wajahmu<br />
masih ada cara menjadi besar</p>
<p>ada yang runtuh, tamah ramahmu.. beda teraniaya<br />
ada yang tumbuh, iri dengkimu.. cinta pergi kemana?</p>
<p>memudakan tuamu.. menjelma dan menjadi indonesia<br />
(efek rumah kaca &#8211; menjadi indonesia)</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/10/30/nasionalisme-itu-kosong-tanpa-makna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perfect, Realis, atau Asal?</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/01/31/perfect-realis-atau-asal/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/01/31/perfect-realis-atau-asal/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 21:01:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alit Mahendra Bramantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Omong Kosong]]></category>
		<category><![CDATA[Web Development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=262</guid>
		<description><![CDATA[sebuah percakapan setelah segala macam tambalan di pekerjaan terburu waktu itu selesai&#8230; &#8220;how? how? selesai sudah.. satisfied already??&#8221; &#8220;huh?? satisfied?.. huh.. of course not, not at all&#8221; &#8220;lha ya? koq gitu??&#8221; &#8220;hm&#8230; terkgandeng sih&#8230; mo liat dari sisi yang mana &#8230; <a href="http://alitmahendra.com/2009/01/31/perfect-realis-atau-asal/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sebuah percakapan setelah segala macam tambalan di pekerjaan terburu waktu itu selesai&#8230;</p>
<p>&#8220;how? how? selesai sudah.. satisfied already??&#8221;<br />
&#8220;huh?? satisfied?.. huh.. of course not, not at all&#8221;<br />
&#8220;lha ya? koq gitu??&#8221;<br />
&#8220;hm&#8230; terkgandeng sih&#8230; mo liat dari sisi yang mana dulu&#8221;</p>
<p>&#8220;maksudnya?&#8221;<br />
&#8220;jadi gini sob&#8230; jujur aku ga suka ama pekerjaan yang cuma punya timeline super sedikit, emang cukup apa 3 hari buat nge-Up totally redesign website??&#8221;<br />
&#8220;haha.. lah buktinya selesai, uda Up juga kan?&#8221;<br />
&#8220;ya secara fisik sih emang udah Up, kalo mo realistis, i&#8217;ve done my part of the job, deadline uda gw penuhin, kerjaan selesai, fitur beres, tinggal nunggu bayaran&#8221;</p>
<p>&#8220;lah? bukanya emang gitu??&#8221;<br />
&#8220;hm&#8230; dunno why, ada yang bikin ga sreg, coz, semua yang instan itu biasanya kurang baik&#8221;<br />
&#8220;ya emang sih, lah trus dirimu maunya gimana?&#8221;<br />
&#8220;jah&#8230; kalo nurutin mau ya minimal minta waktu 1 bulan lah&#8230; &#8221;</p>
<p>&#8220;kenapa koq minimal 1 bulan? wong 3 hari juga beres&#8230;&#8221;<br />
&#8220;memang.. tapi selalu butuh waktu buat perfecting things sob&#8230; expect the unexpected itu ga bakal selesai dalam 1-2 hari, wong kadang 1-2 bulan aja juga belom tentu selesai&#8221;<br />
&#8220;perfecting things?? expect the unexpected???&#8221;<br />
&#8220;hehe.. sistem yang baik itu kan harus melalui perancangan yang matang, urusan gambar, coding, dsb itu gampang kalo perancangannya yahud.. expect the unexpected itu intinya antisipasi, antisipasi soal apa? ya semua yang berhubungan dengan sistem yang mo kita bangun lah.. whatever it is semua harus diusahakan buat perfect..&#8221;</p>
<p>&#8220;ya walaupun tidak ada yang sempurna di dunia ini&#8230; so?? harusnya gimana dunk??&#8221;<br />
&#8220;ya itu sih terkgandeng lagi sob&#8230; apa yang kamu cari waktu kamu ngerjain itu&#8230; duit? skill? or just killing time?&#8221;<br />
&#8220;eh??&#8221;<br />
&#8220;hehe&#8230; kalo gw sih&#8230; saking egoisnya gw.. gw ga mo ada kerjaan gw yang cacat, klo ga bagus gw bakal bilang ga bagus and gw bakal bilang gw butuh waktu buat ngebenerin itu.. lah kalo gw aja ga sreg gimana klien gw bisa hidup tenang ama kerjaan gw?&#8221;</p>
<p>&#8220;lah kalo klienmu oke-oke aja?&#8221;<br />
&#8220;ya itu mah lain soal&#8230; sampe sekarang sih gw ga suka ama barang yang asal jadi, realistis ama waktu, fee, and skill sih emang, tapi ga ada alasan untuk tidak membuat sebuah karya yang tidak sebaik mungkin&#8221;<br />
&#8220;emang lo ga butuh duit? kalo kerjaan cepet selese, trus ada kerjaan lagi kan pendapatanmu nambah juga?&#8221;<br />
&#8220;youp&#8230; benul banget tuh&#8230; cuman seperti banyak orang bijak bilang (bukan gw loh).. ada yang lebih berharga dari pada sekedar rupiah (<span style="text-decoration: line-through">dolar mungkin</span>).. dan gw lebih nyari kepuasan hati dari semua yang uda gw kerjain&#8221;</p>
<p>&#8220;y y y&#8230;.. lah kalo kerjaan yang uda Up di-utek2 terus bukanya ntar bikin orang yang ngakses kerepotan?&#8221;<br />
&#8220;ya yang namanya improvisasi, pengembangan, perbaikan, itu kan ga harus selalu kelihatan mata, ya pinter2nya kita lah.. kan kita ga bakal tau bug kalo ga ada report, kritik, saran, or dsb..&#8221;<br />
&#8220;emang butuh error report ama kritikan ya?&#8221;<br />
&#8220;ya pasti.. dari situ kita dapet ilmu baru, jangan salah.. perang antara developer sama bug tracker itu menarik lho.. bisa dibilang ajang uji skill masing-masing, ya sekali lagi karena tujuannya utnuk sistem yang lebih baik kan?&#8221;</p>
<p>&#8220;y y y&#8230;&#8221;<br />
&#8220;yang penting kan berusaha untuk menyenangkan semua pihak, tidak salah langkah, tidak membuang waktu, dan tidak merugikan orang lain&#8230;&#8221;<br />
&#8220;hm.. bisa&#8230; bisa&#8230;.&#8221;</p>
<p>**) hm&#8230; kate ngomong &#8220;ojo gampang lego&#8221;, &#8220;ojo sekarepe dewe&#8221;, &#8220;ojo gampang ngeculno&#8221;, &#8220;lek kerjo seng ati-ati&#8221;, &#8220;lek ga ikhlas yo ikhlasno&#8221;, &#8220;lek ga trimo yo benakno&#8221; &#8220;kudu gelem introspeksi&#8221; &#8220;seng digawe iku utek dhisik, ojo ati dhisik&#8221; ae cek angel temen se . . . (<span style="text-decoration: line-through">lho akeh tiba&#8217;e</span>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/01/31/perfect-realis-atau-asal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Maaf&#8230; Saya Mengeluh Lagi&#8230;</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/01/10/maaf-saya-mengeluh-lagi/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/01/10/maaf-saya-mengeluh-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2009 09:35:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alit Mahendra Bramantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Omong Kosong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=250</guid>
		<description><![CDATA[(ditulis jumat, 09 Januari 2009 18.00 WIB, karena inet kantor drop, baru bisa di post sekarang, trus males ngerubah postdate-nya, hehe) ingin hati melalui hari ini dengan tawa, canda, dan bahagia.. tapi entah mengapa di ujung petang hari ini saya &#8230; <a href="http://alitmahendra.com/2009/01/10/maaf-saya-mengeluh-lagi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(ditulis jumat, 09 Januari 2009 18.00 WIB, karena inet kantor drop, baru bisa di post sekarang, trus males ngerubah postdate-nya, hehe)</p>
<p>ingin hati melalui hari ini dengan tawa, canda, dan bahagia.. tapi entah mengapa di ujung petang hari ini saya ingin sekali berkeluh kesah, mengungkap segala jenuh, lelah, bosan, dan emosi.</p>
<p>entah mengapa saya semakin lama merasa semakin sendiri mengelola itu, mendapatkan tanggung jawab yang begitu besar dan seperti menjadi tumpuan dan harapan mereka-mereka yang tidak berada disini mengharapkan saya untuk mewujudkan cita-cita di situ.</p>
<p>entah mengapa saya merasa tidak lagi punya tempat berpijak atau sekedar bersandar untuk membicarakan tentang itu.</p>
<p>entah mengapa saya merasa dicurangi mereka-mereka yang dengan mudah melepaskan dan tidak mau mengakui statusnya di situ dan menyerahkan semuanya pada saya.</p>
<p>entah mengapa saya merasa dituntut untuk melakukan sesuatu yang tidak ingin saya lakukan sendirian.</p>
<p>entah mengapa saya merasa dicemooh, dan ditertawakan dibelakang ketika saya melakukan sesuatu yang saya pikir wajar, dan menurut saya dari sisi manapun itu sebuah kebaikan.</p>
<p>entah mengapa saya merasa banyak orang yang bilang &#8220;buat apa?&#8221;, &#8220;penting ga sih?&#8221;, &#8220;ngefek ta?&#8221;, &#8220;emang ngaruh?&#8221;, dan kalo bahasa jawanya mungkin intinya <em>&#8220;lha koen sopo??&#8221;</em></p>
<p>entah mengapa saya jadi berfikir, <em>&#8220;jangan-jangan aku ae seng bodo?&#8221;</em></p>
<p>entah lah&#8230;. dilihat saja nanti&#8230;. mungkin cuma perasaan yang terbawa emosi&#8230;</p>
<p>saya akan terus melakukan semua itu karena saya tau, disamping sakit hati ini, masih banyak ilmu dan manfaat yang saya dapat&#8230; terserah mereka mau bilang or melakukan apa&#8230; bukan karena <em>&#8220;lek gudu aku sing ngopeni, koen gelem a ngurusi??&#8221;</em> tapi lebih ke &#8220;its okay, sini biar saya yang tanggung jawab, silahkan anda menyelesaikan yang jauh lebih penting bagi anda&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/01/10/maaf-saya-mengeluh-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blogger Peduli, kapan giliran saya dan anda?</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2009/01/08/blogger-peduli-kapan-giliran-saya-dan-anda/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2009/01/08/blogger-peduli-kapan-giliran-saya-dan-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 19:32:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alit Mahendra Bramantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=243</guid>
		<description><![CDATA[Gerakan Blogger Peduli  merupakan sebuah gerakan bersama yang menaungi komunitas blogger-blogger. Berfokus pada persoalan information update and gathering perihal bencana melalui media blog dan social media lainnya. Blogger peduli murni dibangun atas dasar solidaritas bersama lewat  jaringan antar komunitas blogger &#8230; <a href="http://alitmahendra.com/2009/01/08/blogger-peduli-kapan-giliran-saya-dan-anda/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Gerakan Blogger Peduli  merupakan sebuah gerakan bersama yang menaungi komunitas blogger-blogger. Berfokus pada persoalan information update and gathering perihal bencana melalui media blog dan social media lainnya. Blogger peduli murni dibangun atas dasar solidaritas bersama lewat  jaringan antar komunitas blogger dengan partner strategis LSM AirPutih.</p>
<p><a title="http://bloggerpeduli.org/" href="http://bloggerpeduli.org/"><img class="aligncenter size-medium wp-image-246" src="http://think.web.id/alit/wp-content/uploads/2009/01/bloggerpeduli-300x126.jpg" alt="" width="300" height="126" /></a></p>
<p>Kepedulian terhadap bencana sengaja menjadi fokus perhatian mengingat Indonesia adalah wilayah yang rawan bencana, seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi dan vulkanik, juga tsunami. Upaya pemerintah dipandang kurang memadai ketika menolong para korban. Blogger sebagai bagian dari masyarakat madani perlu ikut membantu meringankan penderitaan para korban bencana.</p>
<p>source : <a title="http://bloggerpeduli.org" href="http://bloggerpeduli.org">http://bloggerpeduli.org</a> dan <a title="http://groups.google.com/group/bloggerpeduli" href="http://groups.google.com/group/bloggerpeduli">http://groups.google.com/group/bloggerpeduli</a></p></blockquote>
<p>dari wacana diatas, saya pribadi tergerak untuk turut membantu walau mungkin tidak secara langsung, so? pertanyaan saya&#8230; apakah saudara-saudara saya warga kafet.net berkenan untuk turut serta dalam kegiatan kemanusiaan ini?? dan apakah yang bisa Kafet.Net berikan untuk membantu mereka yang membutuhkan???</p>
<p>untuk info, keterangan, berita, dan tata cara berpartisipasi dapat di lihat di <a title="http://bloggerpeduli.org" href="http://bloggerpeduli.org">http://bloggerpeduli.org</a></p>
<p>Kafet, Teknik, dan senang-senang memang menyenangkan untuk kita, tapi mungkin sudah saatnya kita tidak memikirkan diri kita sendiri dan bergerak untuk mereka yang membutuhkan.</p>
<p>merasa bukan blogger? bukan warga kafet? apa masalahnya? kalo pengen bantu, ya tinggal bantu semampunya kan?? masih manusia kan?</p>
<p>Link terkait Blogger Peduli<br />
1. Official Blog : <a title="http://bloggerpeduli.org/" rel="nofollow" href="http://bloggerpeduli.org/">http://bloggerpeduli.org</a><br />
2. Facebook Group : <a title="http://www.facebook.com/group.php?gid=53718976453" rel="nofollow" href="http://www.facebook.com/group.php?gid=53718976453">http://www.facebook.com/group.php?gid=53718976453</a><br />
3. Plurk : <a title="http://www.plurk.com/bloggerpeduli" rel="nofollow" href="http://www.plurk.com/bloggerpeduli">http://www.plurk.com/bloggerpeduli</a><br />
4. Twitter : <a title="http://www.twitter.com/bloggerpeduli" rel="nofollow" href="http://www.twitter.com/bloggerpeduli">http://www.twitter.com/bloggerpeduli</a></p>
<p>note : copas + edit dikit dari potingan di <a title="http://kafet.net/2009/01/08/blogger-peduli/" href="http://kafet.net/2009/01/08/blogger-peduli/">kafet.net</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2009/01/08/blogger-peduli-kapan-giliran-saya-dan-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Agar Kita . . .</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2008/12/13/agar-kita/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2008/12/13/agar-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2008 16:02:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alit Mahendra Bramantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Musik dan Lirik]]></category>
		<category><![CDATA[Omong Kosong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alitmahendra.com/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[sering kali lirik lagu menjadi potret tentang pola dan kehidupan kita. lagu ini cukup lama, band-nya pun sudah mulai tak kedengaran album barunya.. hm.. tapi setelah sedikit ribut dengan penggemarnya yang satu ini, playlist diputar kembali ke jaman sekitar tahun &#8230; <a href="http://alitmahendra.com/2008/12/13/agar-kita/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sering kali lirik lagu menjadi potret tentang pola dan kehidupan kita. lagu ini cukup lama, band-nya pun sudah mulai tak kedengaran album barunya.. hm.. tapi setelah sedikit ribut dengan penggemarnya yang satu <a title="http://duryodana.blogspot.com" href="http://duryodana.blogspot.com">ini</a>, playlist diputar kembali ke jaman sekitar tahun 2004, dan beberapa lagu pun mengalun, dan salah satunya membuat saya berfikir tentang pembicaraan pada satu waktu yang lain&#8230;</p>
<blockquote><p>hei teman ini saatnya<br />
kita bicara saling bercerita<br />
tentang hidup yg diberikan pada kita</p>
<p>hei teman ini sudah waktunya<br />
kita bicara berbagi rasa<br />
benahi kesalahan pada masa yg silam<br />
agar kita jadi orang yg benar</p>
<p>hei teman ini saatnya<br />
kita bicara saling mengingatkan<br />
tentang sikap beda pada diri kita</p>
<p>benahi kesalahan<br />
yg takkan pernah terulang<br />
tentang perasaan ini<br />
agar kita jadi orang yg benar</p>
<p>dengan dirimu aku merasa teduh<br />
saat ku tak bisa menahan egoku<br />
melalui cobaan dng berbagai macam dunia<br />
agar kita tak terjerumus ke jurang lebih jauh</p>
<p>(<a title="http://liriklaguindonesia.net/f/flanella/aku-bisa/flanella-agar-kita-tak-terjerumus-ke-jurang-lebih-jauh/" href="http://liriklaguindonesia.net/f/flanella/aku-bisa/flanella-agar-kita-tak-terjerumus-ke-jurang-lebih-jauh/">Flanella &#8211; agar kita tak terjerumus ke jurang lebih jauh</a> )</p></blockquote>
<p>manusia takkan pernah lepas dari salah, dosa, dan khilaf&#8230; tapi ada kalanya manusia secara terang-terangan mengakui, meng-iya-kan, dan terus mengulangi dosa dan khilaf itu&#8230; menikmati dosa? bisa jadi&#8230;</p>
<p>berusaha untuk menyadari segala sesuatu adalah salah satu ilmu yang saya peroleh dari <a title="http://pakdhe-febri.com" href="http://pakdhe-febri.com">paman itu</a>. tapi apakah semua orang memiliki kesadaran itu??? not all of them i think, dan mungkin hanya tinggal menunggu waktu, momen, atau kesempatan agar saya, anda, atau kita semua untuk menyadari apa saja yang telah kita lakukan</p>
<p>agar kita tak terjerumus ke jurang lebih jauh . . .</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2008/12/13/agar-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kami Ingin Perubahan</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2008/09/17/kami-ingin-perubahan/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2008/09/17/kami-ingin-perubahan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 23:59:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alit Mahendra Bramantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amber.alitmahendra.com/index.php/blog/detail/52</guid>
		<description><![CDATA[<blockquote>
<p>Kami tak akan meminta bebas dari hukuman. Hukum saja kami jika memang
salah. Kami siap menjalaninya. Namun yang adil, yang bijaksana, jangan
karena Anda membawa palu main ketuk seenaknya.<br /> <br />Apa yang sudah kami
lakukan memang bukanlah pembenaran untuk melakukan perubahan. Apa yang
anda harapkan dari Indonesia Super League?  Hanyakah kompetisi berebut juara atau ada visi yang jauh lebih  mulia lagi. (<a title="Surat terbuka" href="http://www.ongisnade.net/2008/09/16/surat-terbuka-untuk-penguasa-sepakbola-indonesia/">Ongisnade.net</a>).</p>
</blockquote>
<p>kalimat diatas saya cuplik dari <a title="Surat Terbuka untuk penguasa sepakbola indonesia" href="http://www.ongisnade.net/2008/09/16/surat-terbuka-untuk-penguasa-sepakbola-indonesia/">Surat Terbuka Untuk Penguasa Sepakbola Indonesia</a> yang diposting di portal <a title="Ongisnade.net" href="http://www.ongisnade.net">Ongisnade.Net</a>. dan seperti yang sudah beredar di berita nasional, untuk sekian kalinya sepakbola kita tercoreng karena kerusuhan suporter, namun kenapa hal ini terus aja terjadi?</p>

<p>surat terbuka tersebut ingin disampaikan kepada penguasa sepakbola indonesia yang merupakan satu-satunya lembaga yang bisa mengambil keputusan tentang kelanjutan sepakbola nasional. aremania mengungkapkan permohonan maafnya dan bersedia untuk dihukum, aremania bersedia untuk menjadi korban perubahan, tapi... perubahan ke arah lebih baik itu harus, dan harus terjadi.</p>

<p>saya Aremania dan walaupun saya tidak berada ditempat kejadian dan hanya mendengarkan pertandingan dari radio, saya bisa merasakan kegundahan hati yang dirasakan oleh saudara-saudara saya aremania lainnya.</p>

<p>kerusuhan di kanjuruhan kemaren memang tidak patut untuk dibenarkan, namun ketika kami mulai berbenah, kenapa pihak yang lain tidak juga mulai berbenah? karena wasit sebagai pengadil haruslah bersikap adil bukan? oke, sekarang stop untuk saling menyalahkan, so? what next?</p>

<p>apakah kejadian2 seperti ini (jadwal pertandingan yang tidak fair, wasit yang kurang adil, dsb) akan terus dilanjutkan? apa akan diubah? kami sebagai suporter tentunya hanya mampu berharap, dan hanya pihak yang paling berwenang tentang liga ini lah yang dapat melakukan perubahan ke lebih baik itu.</p>

<p>saya menunggu vonis apa yang akan dijatuhkan untuk arema dan aremania selanjutnya, dan semoga saja hukuman itu adil, bijaksana, dan tidak merugikan banyak pihak.</p>

<p>salam satu jiwa <a title="Arema" href="http://www.bentoel-arema.com/">AREMA</a></p> <a href="http://alitmahendra.com/2008/09/17/kami-ingin-perubahan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Kami tak akan meminta bebas dari hukuman. Hukum saja kami jika memang<br />
salah. Kami siap menjalaninya. Namun yang adil, yang bijaksana, jangan<br />
karena Anda membawa palu main ketuk seenaknya.</p>
<p>Apa yang sudah kami<br />
lakukan memang bukanlah pembenaran untuk melakukan perubahan. Apa yang<br />
anda harapkan dari Indonesia Super League?  Hanyakah kompetisi berebut juara atau ada visi yang jauh lebih  mulia lagi. (<a title="Surat terbuka" href="http://www.ongisnade.net/2008/09/16/surat-terbuka-untuk-penguasa-sepakbola-indonesia/">Ongisnade.net</a>).</p></blockquote>
<p>kalimat diatas saya cuplik dari <a title="Surat Terbuka untuk penguasa sepakbola indonesia" href="http://www.ongisnade.net/2008/09/16/surat-terbuka-untuk-penguasa-sepakbola-indonesia/">Surat Terbuka Untuk Penguasa Sepakbola Indonesia</a> yang diposting di portal <a title="Ongisnade.net" href="http://www.ongisnade.net">Ongisnade.Net</a>. dan seperti yang sudah beredar di berita nasional, untuk sekian kalinya sepakbola kita tercoreng karena kerusuhan suporter, namun kenapa hal ini terus aja terjadi?</p>
<p>surat terbuka tersebut ingin disampaikan kepada penguasa sepakbola indonesia yang merupakan satu-satunya lembaga yang bisa mengambil keputusan tentang kelanjutan sepakbola nasional. aremania mengungkapkan permohonan maafnya dan bersedia untuk dihukum, aremania bersedia untuk menjadi korban perubahan, tapi&#8230; perubahan ke arah lebih baik itu harus, dan harus terjadi.</p>
<p>saya Aremania dan walaupun saya tidak berada ditempat kejadian dan hanya mendengarkan pertandingan dari radio, saya bisa merasakan kegundahan hati yang dirasakan oleh saudara-saudara saya aremania lainnya.</p>
<p>kerusuhan di kanjuruhan kemaren memang tidak patut untuk dibenarkan, namun ketika kami mulai berbenah, kenapa pihak yang lain tidak juga mulai berbenah? karena wasit sebagai pengadil haruslah bersikap adil bukan? oke, sekarang stop untuk saling menyalahkan, so? what next?</p>
<p>apakah kejadian2 seperti ini (jadwal pertandingan yang tidak fair, wasit yang kurang adil, dsb) akan terus dilanjutkan? apa akan diubah? kami sebagai suporter tentunya hanya mampu berharap, dan hanya pihak yang paling berwenang tentang liga ini lah yang dapat melakukan perubahan ke lebih baik itu.</p>
<p>saya menunggu vonis apa yang akan dijatuhkan untuk arema dan aremania selanjutnya, dan semoga saja hukuman itu adil, bijaksana, dan tidak merugikan banyak pihak.</p>
<p>salam satu jiwa <a title="Arema" href="http://www.bentoel-arema.com/">AREMA</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2008/09/17/kami-ingin-perubahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bulan Itu Datang Lagi</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2008/08/31/bulan-itu-datang-lagi/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2008/08/31/bulan-itu-datang-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 19:18:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alit Mahendra Bramantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[catatan hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amber.alitmahendra.com/index.php/blog/detail/45</guid>
		<description><![CDATA[<p>C:&#62;putty alit.localdomain<br />C:&#62;<br /><br />...............</p>
<p>login as: ramadhan<br />ramadhan@alit's password:<br /><br />last login: [undefined] from [undefined]<br />ramadhan@alit:~$</p>
<p>ramadhan@alit:~$ rm -rf DOSA<br />ramadhan@alit:~$ apt-get update NIAT<br />ramadhan@alit:~$ apt-get upgrade IMAN<br />ramadhan@alit:~$ ifconfig SABAR up</p>
<p>ramadhan@alit:~$ ifconfig RAMADHAN 1.4.2.9H<br />ramadhan@alit:~$ hostname "Selamat Datang Ramadhan"<br />ramadhan@alit:~$ hostid 1429</p>
<p>ramadhan@alit:~$ ifconfig RAMADHAN up<br />ramadhan@alit:~$ wget -b AMAL.IBADAH<br />ramadhan@alit:~$ ping PAHALA<br />PING PAHALA (IBADAH.PUASA.DAN.LAINNYA) [undefined] bytes of data.<br />......<br />......</p>
<p>!!--------------------------------!!</p>
<p>Selamat Datang Bulan Ramadhan<br />Selamat Menjalankan Ibadah Puasa</p>
<p>Mohon maaf atas segala khilaf dan kesalahan selama ini dan semoga kita dapat menjalankan puasa dengan sepenuh hati</p> <a href="http://alitmahendra.com/2008/08/31/bulan-itu-datang-lagi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>C:&gt;putty alit.localdomain<br />C:&gt;</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>login as: ramadhan<br />ramadhan@alit&#8217;s password:</p>
<p>last login: [undefined] from [undefined]<br />ramadhan@alit:~$</p>
<p>ramadhan@alit:~$ rm -rf DOSA<br />ramadhan@alit:~$ apt-get update NIAT<br />ramadhan@alit:~$ apt-get upgrade IMAN<br />ramadhan@alit:~$ ifconfig SABAR up</p>
<p>ramadhan@alit:~$ ifconfig RAMADHAN 1.4.2.9H<br />ramadhan@alit:~$ hostname &#8220;Selamat Datang Ramadhan&#8221;<br />ramadhan@alit:~$ hostid 1429</p>
<p>ramadhan@alit:~$ ifconfig RAMADHAN up<br />ramadhan@alit:~$ wget -b AMAL.IBADAH<br />ramadhan@alit:~$ ping PAHALA<br />PING PAHALA (IBADAH.PUASA.DAN.LAINNYA) [undefined] bytes of data.<br />&#8230;&#8230;<br />&#8230;&#8230;</p>
<p>!!&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;!!</p>
<p>Selamat Datang Bulan Ramadhan<br />Selamat Menjalankan Ibadah Puasa</p>
<p>Mohon maaf atas segala khilaf dan kesalahan selama ini dan semoga kita dapat menjalankan puasa dengan sepenuh hati</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2008/08/31/bulan-itu-datang-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>I&#8217;m Still Learning</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2008/08/27/im-still-learning/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2008/08/27/im-still-learning/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 13:16:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alit Mahendra Bramantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amber.alitmahendra.com/index.php/blog/detail/44</guid>
		<description><![CDATA[<p>i&#34;ve learned that when there&#34;s a start, sooner or later there&#34;s always a stop waiting.<br /><br />I&#8217;ve learned that even though life is beautiful, life is always changing as people come and go, goes on even though it seems it&#8217;s going to end.</p>

<p>I&#8217;ve learned that doing is better than grieving, and some other things happen with their own reasons.<br /><br />I&#8217;ve learned that no matter how much I care, some people are just going by and never change at all.</p>

<p>I&#8217;ve learned that trusting someone is about accepting who they really are, and about letting them go. Because everyone has their own life.</p>

<p>I&#8217;ve learned that trusting someone is not about expecting that someone to never hurt you, to always be by your side, to act the way you think they would, because nobody is perfect.</p>

<p>I&#8217;ve learned to life, to love, to forget, to face the truth, to live my life, and everything..</p>

<p>And Yes, I&#8217;m still learning, what about you?</p>

<p>-----------------------------------------</p>

<p>*diambil dan dimodif dari postingan dirumah yang lama</p> <a href="http://alitmahendra.com/2008/08/27/im-still-learning/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>i&#8221;ve learned that when there&#8221;s a start, sooner or later there&#8221;s always a stop waiting.</p>
<p>I’ve learned that even though life is beautiful, life is always changing as people come and go, goes on even though it seems it’s going to end.</p>
<p>I’ve learned that doing is better than grieving, and some other things happen with their own reasons.</p>
<p>I’ve learned that no matter how much I care, some people are just going by and never change at all.</p>
<p>I’ve learned that trusting someone is about accepting who they really are, and about letting them go. Because everyone has their own life.</p>
<p>I’ve learned that trusting someone is not about expecting that someone to never hurt you, to always be by your side, to act the way you think they would, because nobody is perfect.</p>
<p>I’ve learned to life, to love, to forget, to face the truth, to live my life, and everything..</p>
<p>And Yes, I’m still learning, what about you?</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>*diambil dan dimodif dari postingan dirumah yang lama</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2008/08/27/im-still-learning/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keinginan</title>
		<link>http://alitmahendra.com/2008/08/16/keinginan/</link>
		<comments>http://alitmahendra.com/2008/08/16/keinginan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 12:58:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alit Mahendra Bramantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Omong Kosong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://amber.alitmahendra.com/index.php/blog/detail/42</guid>
		<description><![CDATA[<p>setiap orang punya keinginan, tujuan, dan cara berfikir yang berbeda-beda, dan tentunya masing-masing orang juga punya caranya tersendiri untuk mengungkapkan dan mengusahakan agar hasil pemikirannya digunakan oleh orang lain. tapi apakah cara yang kita gunakan selalu berhasil? dan untuk cara berbeda, sepertinya hasilnya juga bakal berbeda-beda.</p>
<p>semudah seperti ketika kita menyadari sebuah ketidak benaran yang terjadi disekitar kita, apa sih yang akan kita lakukan? langsung menindak dengan tegas? bertindak perlahan? atau malah diam saja?</p>
<p>saya mencoba mengacu kepada proses yang sedang terjadi dikampus akhir-akhir ini. sebelum probinmaba (semacam ospek gitu lah) dimulai, seperti tahun-tahun belakangan, ada yang namanya sharing lembaga, sharing senior, dan T.O.T, dan setelah sekian kali mengikuti proses-proses pendahulu itu, saya jadi berfikir, sebenarnya kenapa ada senior disana?</p>
<p>bukankah saya dan teman-teman yang belum lulus-lulus juga ini sudah terlalu berbeda dengan teman-teman panitia dan lembaga sekarang, semudah mengikuti perkataan salah satu senior saya sekitar 4 tahun yang lalu, "lek koen ndisik iku sek iso melu jaman metallica jeh, arek saiki bedo, iki wes jamane peterpan, wes gak cocok le".</p>
<p>apakah memang perubahan jaman sudah sebegitunya? mahasiswa sekarang bukan lagi punya kesan yang keras dan kuat, tapi lebih ke kesan kalem dan cengeng? mungkin masing-masing orang akan punya pendapat dan opini yang berbeda-beda.</p>
<p>dan saya mencoba mencari sebuah jawaban, karena dalam struktur kelembagaan yang ada, tidak ada komponen senior disana, so? jika memang dibutuhkan adanya peran dari senior, senior itu mau disuruh ngapain? dan sayangnya memang pertanyaan ini tidak sempat mendapat jawaban dari teman-teman lembaga.</p>
<p>mungkin akan ada pendapat yang muncul bahwa senior sudah tidak peduli lagi terhadap juniornya, tapi bagi saya itu terlalu dangkal, saya dan teman saya memang memutuskan untuk mulai menarik diri, kenapa? bukan lagi karena perbedaan jaman dan perbedaan gaya pemikiran, kami mencoba untuk menghormati struktural kelembagaan yang ada, karena memang ada yang lebih berhak untuk mengatur dan mengelola lembaga itu.</p>
<p>semakin lama berkeliaran dikampus membuat saya semakin sadar jika memang banyak yang harus mulai dibenahi disini, contoh kecil mungkin struktur hubungan kelembagaan itu, tapi disisi lain ada yang jauh lebih penting dari itu, bagaimana kita bisa mengusahakan generasi yang lebih baik dan bagaimana kita mencoba memperbaiki hubungan persaudaraan yang mungkin sudah mulai tidak harmonis.</p>
<p>ya dari proses inilah kita mulai untuk memperbaiki itu, dan jalan yang ditempuh adalah dengan memperbaiki hubungan struktural kelembagaan. memang bisa dengan jalan lama, dengan senior tetap campur tangan dalam rangkaian kegiatan seperti probinmaba dan urusan lembaga lainnya, tapi jika dipikirkan lebih lanjut, intervensi bisa jadi bukan alternatif terbaik, jika perbaikan dijalankan melalui jalan yg kurang baik, akankah hasilnya menjadi baik?</p>
<p>disisi yang lain lagi, banyak sekali kekurangan, kesalahan, dan keburukan masa lalu dari angkatan sebelumnya ke angkatan dibawahnya yang diulang-ulang hingga sekarang, dan bukankah ini sudah waktunya kita untuk menghentikan itu? toh jika dilanjutkan, kapan lagi kita bisa menghentikan dosa-dosa struktural itu?</p>
<p>banyak keinginan dari teman-teman senior sendiri yang berkaitan dengan apa yang mereka inginkan terhadap generasi yang baru masuk, apa yang ingin mereka berikan, dan apa yang ingin mereka arahkan dan apa yang ingin mereka pahamkan kepada maba. dan bisa jadi sekarang kami sedang mencoba untuk menahan hasrat untuk mempercepat proses perbaikan generasi tersebut. toh kita tidak selalu mendapatkan apa yang kita inginkan.</p>
<p>ah tapi bagaimanapun juga, sekali lagi setiap orang akan selalu memiliki persepsi yang berbeda-beda, dan juga solusi yang berbeda untuk setiap masalah yang ada. saya pribadi tentunya tidak aka semudah itu lepas tangan terhadap apa yang akan terjadi terhadap junior-junior di jurusan "tercinta" itu, tapi mari kita mulai diskusi dengan cara yang lebih baik lagi. dan mencari solusi yang jauh lebih baik.</p> <a href="http://alitmahendra.com/2008/08/16/keinginan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>setiap orang punya keinginan, tujuan, dan cara berfikir yang berbeda-beda, dan tentunya masing-masing orang juga punya caranya tersendiri untuk mengungkapkan dan mengusahakan agar hasil pemikirannya digunakan oleh orang lain. tapi apakah cara yang kita gunakan selalu berhasil? dan untuk cara berbeda, sepertinya hasilnya juga bakal berbeda-beda.</p>
<p>semudah seperti ketika kita menyadari sebuah ketidak benaran yang terjadi disekitar kita, apa sih yang akan kita lakukan? langsung menindak dengan tegas? bertindak perlahan? atau malah diam saja?</p>
<p>saya mencoba mengacu kepada proses yang sedang terjadi dikampus akhir-akhir ini. sebelum probinmaba (semacam ospek gitu lah) dimulai, seperti tahun-tahun belakangan, ada yang namanya sharing lembaga, sharing senior, dan T.O.T, dan setelah sekian kali mengikuti proses-proses pendahulu itu, saya jadi berfikir, sebenarnya kenapa ada senior disana?</p>
<p>bukankah saya dan teman-teman yang belum lulus-lulus juga ini sudah terlalu berbeda dengan teman-teman panitia dan lembaga sekarang, semudah mengikuti perkataan salah satu senior saya sekitar 4 tahun yang lalu, &#8220;lek koen ndisik iku sek iso melu jaman metallica jeh, arek saiki bedo, iki wes jamane peterpan, wes gak cocok le&#8221;.</p>
<p>apakah memang perubahan jaman sudah sebegitunya? mahasiswa sekarang bukan lagi punya kesan yang keras dan kuat, tapi lebih ke kesan kalem dan cengeng? mungkin masing-masing orang akan punya pendapat dan opini yang berbeda-beda.</p>
<p>dan saya mencoba mencari sebuah jawaban, karena dalam struktur kelembagaan yang ada, tidak ada komponen senior disana, so? jika memang dibutuhkan adanya peran dari senior, senior itu mau disuruh ngapain? dan sayangnya memang pertanyaan ini tidak sempat mendapat jawaban dari teman-teman lembaga.</p>
<p>mungkin akan ada pendapat yang muncul bahwa senior sudah tidak peduli lagi terhadap juniornya, tapi bagi saya itu terlalu dangkal, saya dan teman saya memang memutuskan untuk mulai menarik diri, kenapa? bukan lagi karena perbedaan jaman dan perbedaan gaya pemikiran, kami mencoba untuk menghormati struktural kelembagaan yang ada, karena memang ada yang lebih berhak untuk mengatur dan mengelola lembaga itu.</p>
<p>semakin lama berkeliaran dikampus membuat saya semakin sadar jika memang banyak yang harus mulai dibenahi disini, contoh kecil mungkin struktur hubungan kelembagaan itu, tapi disisi lain ada yang jauh lebih penting dari itu, bagaimana kita bisa mengusahakan generasi yang lebih baik dan bagaimana kita mencoba memperbaiki hubungan persaudaraan yang mungkin sudah mulai tidak harmonis.</p>
<p>ya dari proses inilah kita mulai untuk memperbaiki itu, dan jalan yang ditempuh adalah dengan memperbaiki hubungan struktural kelembagaan. memang bisa dengan jalan lama, dengan senior tetap campur tangan dalam rangkaian kegiatan seperti probinmaba dan urusan lembaga lainnya, tapi jika dipikirkan lebih lanjut, intervensi bisa jadi bukan alternatif terbaik, jika perbaikan dijalankan melalui jalan yg kurang baik, akankah hasilnya menjadi baik?</p>
<p>disisi yang lain lagi, banyak sekali kekurangan, kesalahan, dan keburukan masa lalu dari angkatan sebelumnya ke angkatan dibawahnya yang diulang-ulang hingga sekarang, dan bukankah ini sudah waktunya kita untuk menghentikan itu? toh jika dilanjutkan, kapan lagi kita bisa menghentikan dosa-dosa struktural itu?</p>
<p>banyak keinginan dari teman-teman senior sendiri yang berkaitan dengan apa yang mereka inginkan terhadap generasi yang baru masuk, apa yang ingin mereka berikan, dan apa yang ingin mereka arahkan dan apa yang ingin mereka pahamkan kepada maba. dan bisa jadi sekarang kami sedang mencoba untuk menahan hasrat untuk mempercepat proses perbaikan generasi tersebut. toh kita tidak selalu mendapatkan apa yang kita inginkan.</p>
<p>ah tapi bagaimanapun juga, sekali lagi setiap orang akan selalu memiliki persepsi yang berbeda-beda, dan juga solusi yang berbeda untuk setiap masalah yang ada. saya pribadi tentunya tidak aka semudah itu lepas tangan terhadap apa yang akan terjadi terhadap junior-junior di jurusan &#8220;tercinta&#8221; itu, tapi mari kita mulai diskusi dengan cara yang lebih baik lagi. dan mencari solusi yang jauh lebih baik.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alitmahendra.com/2008/08/16/keinginan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

