Gmail Tampil Baru (lagi) Itu…

New GMail Interface

Saya sudah pernah dapat preview new look GMail yang ini beberapa waktu yang lalu, tapi gak lama kemudian sudah hilang. dan baru hari ini tadi saya dapati lagi tampilan yang baru ini.

Memang lebih fresh sih, tapi entah mengapa UX-nya agak menyulitkan saya. sederhana sih, karena biasanya saya pakai logo GMail yang di kiri atas untuk balik ke home, dan sekarang si logo itu sudah ndak ada (ganti jadi lebih kecil di bawahnya) dan digantikan dengan logo Google yang ndak bisa di-klik.

Ya sekarang sih memang masih bisa balik ke tampilan yang lama, tapi kalau tampilan yang nantinya sudah dirilis resmi di-bikin jadi default. apa boleh bikin, sepertinya saya butuh waktu agak lama untuk menyesuaikan diri lagi.

somethings always comes with a bunch of reasons, but sometimes.. just can’t ignore it..

Kopdar #4thGlobber Bareng BloggerNgalam Jabodetabek

mungkin ini tidak lebih dari sekedar makan siang bersama. namun setelah tidak bersua selama beberapa waktu, menghabiskan sedikit waktu dengan teman-teman yang jarang ditemui secara langsung tentu sesuatu yang sangat berharga.

bloggerngalam jabodetabek

makan siang saja? lalu apa? Continue reading Kopdar #4thGlobber Bareng BloggerNgalam Jabodetabek

Stay Strong.. Buddy..

It’s okay to be angry and never let go
It only gets harder the more that you know
When you get lonely if no one’s around,
You know that I’ll catch you when you’re falling down

We came together but you left alone
And I know how it feels to walk out on your own
Maybe someday I will see you again
And you’ll look me in my eyes and call me your friend

yellowcard – empty apartment

Selalu ada masa ketika hati dan pikiran hanyut pada bujukan emosi. Dan ketika ketidakadilan tak lagi dapat dikompromikan lebih dalam, ada masa ketika amarah boleh diungkapkan layaknya letusan gunung berapi atas nama kompromi pada diri sendiri. Continue reading Stay Strong.. Buddy..

BloggerNgalam, antara wacana dan ulang tahun

sekitar satu tahun yang lalu, saia dan beberapa member bloggerNgalam cabang jakarta mengadakan kopdar kecil yang kemudian diantaranya dipesanlah sebuah truffle kecil sebagai pengganti kue ulang tahun dalam rangka memperingati 3 tahun berdirinya BloggerNgalam.

truffle

waktu itu di posterous saya menulis.. ‘Itz just a little truffle with no candles, but i think we have many great wishes for this community, can we?

Continue reading BloggerNgalam, antara wacana dan ulang tahun

Linkin Park Rocks GBK, Jakarta 2011

keberuntungan adalah ketika mendapatkan tiket gratis dari seorang kawan yang memenangkan kuis linkin park yang entitled 2 tiket untuk 1 pemenang, sangat tidak disangka karena sebelumnya sudah dipastikan gagal mendapatkan tiket gratis yang sudah pernah dijanjikan oleh pihak lain sebelumnya, dan gak mungkin juga sih saya beli tiket konser yang semahal itu.

entah mengapa ketika sudah sampai di stadion utama Gelora Bung Karno itu saya merasa tidak terlalu antusias —perasaan yang berbeda dengan saat nonton lifehouse dulu— mungkin karena over react dengan pemanasan kuping yang berlebihan (yang tidak pernah dilakukan sebelumnya), belum lagi mungkin karena dapatnya tiket tribun dan bukan festival —haha.. uda gratis kok masih nawar

stage yang ga sampai ke lapangan
stage yang ga sampai ke lapangan

Continue reading Linkin Park Rocks GBK, Jakarta 2011

Akhirnya jatuh juga …

kecelakaan itu bisa terjadi di waktu dan tempat yang tidak kita perkirakan.

hampir 2 tahun terakhir ini saya mengendarainya hampir setiap hari, dan hampir selalu berhasil menghindarkan diri dari mencederai diri saya sendiri atau bahkan mencederai orang lain. tapi catatan itu akhirnya berubah senin yang lalu.

ceritanya pagi itu saya sangat bersemangat untuk berangkat tes SIM di daan mogot, mengingat si SIM A yang sudah habis masa berlakunya dan harus segera diperbarui. udara pagi itu masih menyenangkan, semilir angin dan cahaya matahari yang sangat bersahabat.

Continue reading Akhirnya jatuh juga …

All Work, All Play

singkat cerita hari ini kebagian jatah untuk presentasi di seminar kecil di depan khalayak sekantor. sempat sedikit kebingungan untuk membawakan tema apa, karena tema yang ditentukan adalah bebas sebebas bebasnya. setelah sekian waktu berfikir, akhirnya mendapat sebuah ide dari hal yang kadang dianggap sebagai sesuatu yang tidak berguna oleh beberapa orang, yang sebetulnya bisa memberikan banyak manfaat.

k1

pada kesempatan kali ini, saya mencoba berbagi tentang multi-player online game yang bisa digunakan sebagai sarana untuk belajar dan menambah ilmu. kenapa multi-player game? sesederhana karena multi-player game mempertemukan banyak sekali pemain, dan tidak jarang game tersebut mengharuskan masing-masing pemain harus berkelompok untuk menyelesaikan permainan.

Continue reading All Work, All Play

Reflections

apa yang kau lihat dari masa lalu mu? atas segala apa yang kau perbuat sebelum saat ini?

refleksi itu tentang menatap masa lalu, atas banyak hal yang sudah terjadi dan bukan tentang apa yang akan atau diinginkan untuk terjadi. lalu haruskah selalu menatap kepada masa lalu? bukankah yang lalu tidak akan bisa kembali untuk dijalani kembali?

have you done enough?
have you done enough?

mengurangkan yang cukup, atau mencukupkan yang kurang?

dan wahai aku, sudahkah kau melihat masa lalumu yang kau jalani? ketika apa yang telah terjadi sebelumnya lah yang membentuk apa yang kau miliki saat ini? ini bukan tentang engkau, bukan pula tentang aku, tapi ini tentang kita, tentang cermin di dalam diri kita sendiri.

kadang kala, refleksi itu memiliki nafas yang sama dengan introspeksi. merenungi setiap langkah kaki, gerak tangan, dan deru nafas yang telah diambil, dan mencoba menata kehidupan pada tingkatan yang lebih manusiawi, lebih membumi, dan mengurangkan semua sifat yang mungkin belum waktunya dimiliki manusia.

dan diantara birunya langit dan samudra, ditepi hamparan pasir yang putih. apa yang akan kau lakukan selanjutnya?

— june 2011. remembering Ramya Prajna‘s speech during the #ThinkWeb2Macan.

Versus The First Year

dulu saya beberapa kali menulis tentang “another sad happy day“, meski akhirnya bisa diakhiri dengan “the end of another sad happy day“. saya ingat menulisnya pada tanggal dan bulan yang sama, dan ketika cerita itu beranjak ke fase yang baru. saya memutuskan untuk mengganti kisah, tanggal, dan bulan tulisnya.

teman dan sahabat yang seakan saudara dekat
teman dan sahabat yang seakan saudara dekat

tanggal dan bulan yang mana? tepatnya hari ini, tanggal dan bulan yang sama satu tahun yang lalu. dimana pada tanggal ini di bulan inilah saya memulai perjalanan hidup saya menjadi seorang suami dan kepala keluarga. —salah satu momen terbaik dalam hidup saya

dimulai dari kepercayaan diri.

Continue reading Versus The First Year