Terlalu Dangkal?

Terlalu Dangkal?

Kafet kami menyebutnya.. dari pagi hingga larut malam.. bagi sebagian orang mungkin hanya sekedar tempat makan, tempat mengerjakan praktikum (seperti sahabat saya diatas), sekedar bertegur sapa, menggantikan bersks-sks jam kuliah, atau bahkan membangun konspirasi tentang dunia.. dan dari sekian tahun tempat itu berdiri kokoh, direnovasi, kita duduki kursi (mungkin meja)-nya hampir setiap hari, akankah hanya kopi, rokok, dan kartu yang kita gambarkan untuk mengingatnya? ahh.. mungkin jaman memang sudah begitu berbeda..

Published by

Alit Mahendra Bramantya

Complicatedly simple, not just another internet presence enthusiast. Currently managing Research (including Analytics) Division at Think.Web with Web App Development and Digital Analytics as main responsibility. Views are my own.

2 thoughts on “Terlalu Dangkal?”

Comments are closed.