Maaf… Saya Mengeluh Lagi…

(ditulis jumat, 09 Januari 2009 18.00 WIB, karena inet kantor drop, baru bisa di post sekarang, trus males ngerubah postdate-nya, hehe)

ingin hati melalui hari ini dengan tawa, canda, dan bahagia.. tapi entah mengapa di ujung petang hari ini saya ingin sekali berkeluh kesah, mengungkap segala jenuh, lelah, bosan, dan emosi.

entah mengapa saya semakin lama merasa semakin sendiri mengelola itu, mendapatkan tanggung jawab yang begitu besar dan seperti menjadi tumpuan dan harapan mereka-mereka yang tidak berada disini mengharapkan saya untuk mewujudkan cita-cita di situ.

entah mengapa saya merasa tidak lagi punya tempat berpijak atau sekedar bersandar untuk membicarakan tentang itu.

entah mengapa saya merasa dicurangi mereka-mereka yang dengan mudah melepaskan dan tidak mau mengakui statusnya di situ dan menyerahkan semuanya pada saya.

entah mengapa saya merasa dituntut untuk melakukan sesuatu yang tidak ingin saya lakukan sendirian.

entah mengapa saya merasa dicemooh, dan ditertawakan dibelakang ketika saya melakukan sesuatu yang saya pikir wajar, dan menurut saya dari sisi manapun itu sebuah kebaikan.

entah mengapa saya merasa banyak orang yang bilang “buat apa?”, “penting ga sih?”, “ngefek ta?”, “emang ngaruh?”, dan kalo bahasa jawanya mungkin intinya “lha koen sopo??”

entah mengapa saya jadi berfikir, “jangan-jangan aku ae seng bodo?”

entah lah…. dilihat saja nanti…. mungkin cuma perasaan yang terbawa emosi…

saya akan terus melakukan semua itu karena saya tau, disamping sakit hati ini, masih banyak ilmu dan manfaat yang saya dapat… terserah mereka mau bilang or melakukan apa… bukan karena “lek gudu aku sing ngopeni, koen gelem a ngurusi??” tapi lebih ke “its okay, sini biar saya yang tanggung jawab, silahkan anda menyelesaikan yang jauh lebih penting bagi anda”

Published by

Alit Mahendra Bramantya

A half time blogger, a ‘part’ time coder, and (not) a full time father (yet). Complicatedly simple and not another internet presence enthusiast. Currently working as web application developer and analytics analyst.

3 thoughts on “Maaf… Saya Mengeluh Lagi…”

  1. terkadang mengeluh itu memang perlu. bukan untuk berkeluh kesah. cuma untuk mengeluarkan isi hati supaya nggak meledak di dalam dan melukai diri sendiri. begitu sudah dikeluarkan semua, mungkin rasanya jadi lebih ringan. segalanya jadi lebih jernih, dan hari esok pasti masih bisa jadi lebih baik lagi.

    *semangat*!

Comments are closed.