Archive for July, 2008

Jul

31

Selamat Pagi Duniaku

Omong Kosong, catatan hari ini | alit | Comments Off |

ketika saya menulis ini waktu menunjukkan pukul 05.35 pagi, whew.. jarang-jarang bisa terbangun dengan mata terbuka tanpa keinginan buat tidur lagi, secara biasa bangun jam 8.. hahaha… eh, pagi ini sepertinya tidak sedingin beberapa hari kemaren.

sebenernya pengen kembali ke rutinitas jaman sebelum kuliah, bangun sebelum jam 5, sholat subuh, mandi, sarapan trus berangkat sekolah… whew… berhubung uda ga sekolah, terus ngapain ya pagi-pagi gini?

sek.. sek.. skripsi gak selesai-selesai, kerjaan ada, tugas ada, yang harus diberesin juga banyak, lha terus? koq bingung mau ngapain? *ah.. dasar diriku aja neh yang males, wkkk* hm.. inget kata-kata seorang kakak.

“tangi le… rejeki kuwi tekone isuk”

wah hari ini kira-kira dapat rejeki apa yah?? hehehe…

well.. just wanna say…

Good Morning Everybody…

Have a nice day and don’t forget to start this day with a buch of smile Smile

———————————————————-
*maap kalau gak ada yang nyambung.. hehehe*

Jul

29

Kesalahan Umum Desain Web

Web Development | alit | Comments Off |

banyak sekali faktor yang mempengaruhi prestasi sebuah website di jagat internet ini, dan secara umum ada dua faktor utama yang berperan, yaitu konten dan desain grafis. namun ada beberapa faktor lain yang dapat memperburuk citra dari sebuah website, diantaranya adalah sebagai berikut.

Navigasi yang buruk
pemilik website tidak pernah menginginkan pengunjungnya kesulitan untuk mencari informasi yang dia berikan, hal ini dapat diantisipasi dengan menampilkan link-link utama pada bagian atas website dan bisa juga pada bagian bawah, karena akan lebih memudahkan pengunjung untuk meng-klik link yang berada dibawah daripada harus men-scroll lagi keatas.

drop-down menu juga bisa menjadi pilihan, karena pengunjung cukup meng-klik satu tempat saja untuk berpindah dari suatu halaman ke halaman yang lain. dan biasanya, user akan malas berkunjung jika mereka tidak cepat menemukan apa yang mereka cari.

Loading halaman yang lambat
pengunjung biasanya tidak suka untuk menunggu, seperti halnya diri kita sendiri mungkin, karena seringkali menginginkan segalanya untuk tersedia secepat mungkin.

grafis dengan kualitas tinggi dan media interaktif yang cukup banyak adalah penyebab utama lambatnya loading halaman, grafis bermutu tinggi memang dibutuhkan agar webite menjadi lebih atraktif, but it is not worth it.

proses optimasi grafis dengan menurunkan kualitas gambar dapat menjadi solusi untuk mendapatkan loading halaman yang cepat.

Skema warna yang tidak menarik
faktor ini sangat berperan walau kadang jarang diperhatikan, pemilik website selalu menginginkan pengunjungnya untuk merasa nyaman, sehingga jangan sampai desain website kita memberatkan mata pengunjung.

warna-warna yang menyejukkan dan yang saling berkomplemen dapat menjadi pilihan, jangan lah kita menggunakan warna-warna terang untuk background (seperti merah, kuning, hijau muda) karena warna-warna tersebut dapat mengalihkan perhatian pengunjung dari informasi penting yang disediakan.

penggunaan komplemen warna biasanya dengan menggunakan warna teks terang dengan background gelap dan sebaliknya, desainer website harus mempersiapkan teks yang mudah dibaca dan lebih menonjol daripada backgroundnya.

layout halaman
pada bagian ini, yang utama adalah konsistensi, jangan sampai layout dari halaman satu berbeda dengan halaman yang lain, desainer harus memastikan setiap bagian yang ada terlihat sama dan sesuai pada masing-masing halaman.

penggunaan tema yang sama, kemudian peletakan navigasi dan peletakan informasi-informasi penting pada posisi yang mudah ditemukan dapat menjadi sebuah acuan.

Scroll Horizontal (kiri-kanan)
sebagian besar desainer website telah memperhatikan bagian ini, itu sebabnya, sebagian besar website yang ada memiliki lebar halaman utama dibawah 800 pixel, penggunaan scrolling horizontal biasanya sangat dihindari, karena selain mempersulit, pengunjung dapat dengan mudah kehilangan informasi.

Optimasi Cross-Browser
tampilan website tidak selalu sama pada setiap browser, hanya karena website kita tampak sempurna di Internet Explorer, bukan berarti akan tampak sempurna pula di browser yang lain.

setiap browser memiliki cara penanganan tag-tag HTML yang berbeda-beda, desain website haruslah hati-hati dan memperhatikan tampilan untuk berbagai browser. sebagai contoh, IE memiliki definisi yang berbeda tentang ukuran pixel dengan Mozilla.

Tidak mengambil keuntungan dari SEO
satu-satunya alasan untuk tidak menggunakan teknologi SEO adalah malas, dan malas akan membuat website kita menjadi biasa-biasa saja atau mungkin makin terpuruk.

penambahan judul di website, META tags, ALT tags, konten yang berhubungan, title tags pada link dan berbagai praktek SEO akan sangat mempengaruhi peringkat website.

internet marketing memang membutuhkan cukup banyak waktu dan dedikasi, namun website yang SEO friendly adalah langkah awal yang baik untuk menarik banyak pengunjung baru. dan bukankah itu yang selalu kita inginkan?

dengan teknologi informasi yang semakin maju sekarang ini, membuat website sudah tidak menjadi hal yang sulit, dan setiap orang bisa menjadi seorang web developer untuk dirinya sendiri.

dan jangan sampai kita menjadi pemilik website yang merugi :D

————————————————-
tulisan ini diterjemahkan dengan kurang seksama dari http://www.rocketface.com

Jul

26

Turut atau Diam

Omong Kosong, catatan hari ini | alit | Comments Off |

hari ini sempat berbincang-bincang dengan seorang sahabat, setelah berbincang-bincang tentang keseharian dan hal-hal gak jelas yang mengiringi, hehehe, perbincangan berlanjut ke komunitas itu.

komunitas itu kami ikuti sejak kami masuk menjadi mahasiswa, disana kami mengasah kemampuan kami, berlatih, bertemu teman-teman baru, dan bertemu kakak-kakak kelas yang mengajari kami dan menjadi teman yang baik bagi kami.

tiap hari kami isi dengan tawa, canda, tetesan keringat, dan persahabatan yang menyejukkan, dan tak tau kenapa dan sejak kapan.. semua itu sekarang berubah. kebersamaan itu semakin hilang dan pengurus hanyalah tempelan nama…

sudah lama aku tidak menginjakkan kaki ditempat itu untuk sekedar duduk dan bercanda, sekarang aku sudah tidak menemukan mereka-mereka yang dulu pernah bergantian menulis di big-book itu, hari,bulan dan tahun kian berganti, anggota2 lama pun berganti dengan anggota2 baru, dan persahabatan itupun mulai berganti.

menurut cerita sahabatku itu, sekarang komunitas itu berganti menjadi sekumpulan orang2 dengan skill tinggi, namun tanpa harmonisasi pertemanan yang baik, ego yang berbicara (apakah ini memang potret anak muda jaman sekarang?). “mereka ga akan menang kalo aku gak maen” kalimat itu sering terdengar katanya.

weks?? kenapa jadi seperti ini? kemanakah figur pengurus yang harusnya jadi pengayom? kemanakah para anggota yang bisa dibilang cukup tua disana? dan dari sekian jawaban yang diperoleh, memang jawaban yang telah diprediksi, namun apakah benar tidak ada figur yang bisa mengarahkan mereka? bukankah pelatih yang sekarang itu umurnya da tua yah? hehehe.

dan perbincanganpun berlanjut ditemani angin malam  yang mulai kencang, kenapa malang sekarang kalo siang panas tapi kalo malam dingin?

pertanyaan berikutnya adalah apa yang bisa kita lakukan sekarang? at least karena kami berdua sudah cukup lama tidak bersua, dia mungkin, tapi saya? saya sudah hampir tidak mengenal sebagian besar anggota yang sekarang.

seorang teman pernah bilang “mereka itu butuh seorang figur”, eh figur? figur seperti apa? dengan keadaan dan perbedaan umur dan cara pandang, emang bisa kita jadi figur buat mereka??

apakah kita harus turun dan ikut campur membenahi kekacauan yang sudah terjadi dan berusaha mengembalikan keharmonisan kawan, sahabat, dan saudara seperti yang kita alami dulu? tapi, “ntar kita dianggep intervensi lagi” begitu kata sahabat saya, iya juga sih… so?? what should we do?

ataukah kita mending diam saja dan melihat kemana mereka akan membawa komunitas itu?

ahhh.. kayaknya mending ngumpulin alumni-alumni yang ada dimalang.. basket bareng.. ketawa-ketawa lagi kayak dulu.. dan semoga… ada pandangan solusi yang lebih baik :D

Jul

18

Personal, Komunal, dan Teman

Inspirasi dan Motivasi, Omong Kosong | alit | Comments Off |

manusia sebagai makhluk sosial dengan kodratnya untuk tidak dapat hidup tanpa orang lain dan dengan kecenderugannya untuk hidup berkelompok. dan ketika bicara kelompok atau komunitas, paling ga akan selalu ada proses adaptasi dari seorang manusia terhadap komunitasnya maupun dari komunitas tersebut dengan komunitas yang jauh lebih besar.

komunitas selalu dibangun berdasarkan suatu kesamaan tertentu, meski ada juga komunitas yang dipaksakan untuk terbentuk. dan dengan apapun yang melatar belakangi. bagi saya, komunitas adalah tempat yang paling tepat untuk belajar berdiskusi, mengemukakan pendapat, mengekang egoisme pribadi, dan mungkin juga untuk belajar berteman, dan bukankan kita selalu membutuhkan seorang teman?

tidak dapat dipungkiri, tiap komunitas yang terdiri dari banyak otak dan perbedaan pemikiran, tidak akan lepas dari kemungkinan akan adanya friksi yang memungkinkan timbulnya sakit hati. konflik yang cukup besar biasanya akan mengarah pada dua hal, semakin erat memperkokoh komunitas itu, atau malah meruntuhkannya, dan akan selalu ada banyak cara dan solusi atas semua permasalahan, mulai dari solusi terbaik hingga terburuk.

solusi selalu diharapkan untuk menjadi roda penggerak menuju bersatunya komunitas. dan solusi seperti apa yang cocok permasalahan yang besar? sebuah permintaan maaf dari penyebab konflik? sebuah fight club dimana semua anggota bisa mengungkapkan segala unek-uneknya? atau fasilitator yang bisa menjembatani kedua belah pihak?

klo saya sih mending mencoba menghindari friksi besar itu dengan komunikasi yang lebih bermartabat, melalui sebuah diskusi yang penuh dialektika yang tenang dan logis, karena menurut pemahaman saya, saat emosi berada diatas logika, komunikasi itu tidak akan lancar dan bukan jalan keluar yang terbuka, malah genderang perang yang ditabuh. dan jika umbul-umbul peperangan sudah ditancapkan? bisa jadi emosi yang berperan besar.

saya sempat memikirkan tentang mekanisme fight club yang elegan, tentunya harus ada seorang fasilitator yang bisa mewadahi aspirasi dari kubu yang berperang, dengan fight club, emosi, logika, dan stamina akan bertarung, dan ketika kemarahan sudah terkuras, seorang wise man akan sangat berperan dan kekuatan persaudaraan akan berkembang dengan pesat.

tapi kadang setiap orang memiliki caranya tersendiri untuk menjernihkan sebuah permasalahan, semoga cara yang paling arif yang akan mengambil peran. dan bukankah setiap pilihan selalu membawa konsekuensi? :D

Jul

16

Menata Desain Visual Website

Web Development | alit | Comments Off |

sebelum beranjak untuk menggunakan sotosop, gimp, dan semacamnya untuk menggambar desain tampilan website, desainer visual biasanya membutuhkan beberapa patokan, batasan, dan acuan mengenai template yang akan dibuat, seperti dimana logo diletakkan dan mana elemen yang menggunakan gambar atau cukup dengan teks.

desain visual yang baik memang mutlak dibutuhkan, karena desain visual berfungsi agar konten yang ingin ditampilkan menjadi lebih eye-catching dan atraktif, namun desain visual seharusnya tidak terlepas dari tujuan dan
tema yang ditentukan diperancangan konten, so? apa aja sih yang perlu ditata sebenarnya?

1. halaman utama
komponen website yang tampil pada halaman ini sangat menentukan. peletakan gambar, logo, slogan, penggunaan kata, paragraf, dan hyperlink harus dicermati, karena dari halaman ini pengunjung (orang maupun search engine) akan mengawali kunjungannya, dan halaman ini yang menentukan mereka akan menuju halaman-halaman berikutnya atau tidak.

2. menentukan tema visual
tema visual adalah representasi visual dari konten website, tema visual biasanya diwakili dengan pemilihan komposisi warna dan mungkin gambar-gambar pendukung, melalui tema ini desainer mencoba menampilkan apa yang ingin dilihat oleh pengunjung pada masing-masing halaman website.

penggunaan satu tema visual dapat mempermudah desainer untuk meletakkan beberapa elemen pada satu tempat tertentu, karena biasanya header, footer, menu navigasi, dll, sangat diharapkan untuk berada pada tempat yang sama, demi alasan kenyamanan pengunjung. dan bukankah memang itu yang kita cari?hehehe

3. organisasi visual
setelah pemilihan komposisi warna dan tema visual yang tepat, penataan visual konten dengan pengelompokan data dan informasi yang saling berhubungan akan sangat membantu pengunjung untuk menentukan informasi yang diinginkan.

desain visual harus selalu memiliki titik fokus yang akan mengarahkan pengunjung, dan setiap bagian pada halaman harus memiliki titik fokus yang dominan, sehingga ketika keseluruhan bagian memiliki tingkat kepentingan yang sama, maka tidak ada bagian yang tidak penting.

4. perataan teks
perataan paragraf dan elemen lainnya dari website -vertikal dan horizontal- juga cukup penting, minimal harus ditentukan salah satu perataan (rata kiri, kanan, tengah, atau kiri-kanan?), dan bukan berarti harus digunakan pada seluruh bagian website, yang harus dihindari adalah penggunaan perataan yang berbeda pada salah satu kolom dari halaman website.

5. website templates
kadang kala, daripada kita bersusah-susah untuk memikirkan hal ini dan melanjutakan detaling layout dari awal, kita bisa memilih jalan yang cukup mudah dengan menggunakan website templates yang sudah banyak beredar di jagat internet ini, mulai yang gratis sampai yang berbayar.

tapi kita juga harus pula pintar-pintar memilih, dan meng-custom desain tersebut untuk disesuaikan dengan tema dan tujuan yang telah ditentukan pada perancangan konten. karena website yang satu dan lainnya harusnya tidak sama kan?

dan setiap web desainer biasanya mempunyai caranya tersendiri untuk mengimplementasikan metode penataan ini. :D

bahan tulisan ini diambil dari http://www.rocketface.com

Page 1 of 212

Switch to our mobile site