Where Am I?

Sudah beberapa bulan dan ternyata masih kesulitan untuk kembali menulis, mulai dari ketemu ide tapi nggak disimpen terus lupa, ingin riding the moment tapi lupa, terus jadi telat dan sebagainya. Mungkin intinya memang masih malas.   Semoga saja setelah sedikit demi sedikit kembali menulis, kebiasaan rutin menulis itu bisa kembali. Nah, ketimbang bingung mau ngebahas apa, kali… Continue reading Where Am I?

Mencoba Kembali

It’s been a while very long time since my last post. Sering kali menjadi sulit untuk memulai kembali sesuatu yang sudah cukup lama tidak dilakukan, tapi seperti salah satu slogan start up yang pernah dikelola oleh kawan baik saya. Selalu ada waktu untuk mencoba sesuatu. Saya pun tidak tahu apakah saya akan jauh lebih aktif dari… Continue reading Mencoba Kembali

Selamat Pagi!

Kita tidak pernah benar2 tau apa yang menunggu di balik pintu sebelum ia terbuka. Mungkin ada tawa, tangis, atau mungkin hampa. Mungkin… Seharusnya, daripada hanya berdiam dan sibuk dengan perkiraan yang meracau entah kemana, kita bisa melihatnya sendiri, seharusnya… Akan lebih baik jika maju ke depan, cari gagang pintunya, putar, dorong, dan lihat sendiri apa… Continue reading Selamat Pagi!

Yang Baik Dengan Cara Yang Baik

Kembali mengutip tulisan lama saya di facebook: Kalau yg ditulis sama wartawan di media resmi saja belum tentu 100% benar data dan faktanya, apalagi yg ditulis di media umum oleh yg belum tentu wartawan? Dan mengutip judul tulisan Om Jim di sini: Karena data gak mungkin bohong … dan karena bisa diolah sesuai pesanan

Published
Categorized as Persoalan

#PukPukDay 2013

2013. What a year… Harusnya ini jadi #PukPukDay ke 3 gw, tapi ternyata gw nggak ikut edisi perdana (dan gw masih lupa gw kemana).

Tak Pernah Siap

Tetiba suasana hati berubah sedemikian rupa saat mendapat kabar jika ibunda seorang kawan terdekat berpulang subuh tadi. Dan iya, kabarnya baru masuk jam 9 malam tadi. Jadi lebih sedih karena tidak mendapat kabar ini lebih cepat, meski sang kawan sendiri yg mengabarkan. Ah, tak mungkin pula aku bisa hadir saat pemakaman. Ya, mungkin itu salah… Continue reading Tak Pernah Siap

Siluet Dalam Sketsa, Dalam Amatan

Saya belum pernah menulis review tentang buku yang sudah selesai saya baca, tapi mungkin tidak ada salahnya jika belajar memulainya dari sekarang. Saya memilih buku berjudul “siluet dalam sketsa” sebagai yang pertama, bukan hanya karena salah satu teman kantor saya ikut menyumbang beberapa cerita di buku ini, tapi juga karena buku ini sangat menarik. Dan… Continue reading Siluet Dalam Sketsa, Dalam Amatan

Published
Categorized as Reviews

Hello world! (again)

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging! ——— Inilah yang mungkin terjadi saat kita kurang berhati-hati. Sesuatu yg dianggap berharga, bisa dengan mudah diambil oleh yang jumawa dengan ilmunya.

Berteman Dengan Apologia

Menitikkan detik demi detik yang telah terpolarisasi. Pada baris demi baris dan kolom demi kolom rezeki. Di antara halaman demi halaman riuh darulfana. Ego tak pernah padam kala raga masih digdaya. … Aku pun tak segan memupuk harapan. Tapi apa lah daya bila tak cakap? Dan di tepi senja kala, tak boleh aku terpaku. Ini… Continue reading Berteman Dengan Apologia

Tidak semua orang suka disamaratakan. /* iya, kalimat ini pun penyamarataan */

Buat saya, makanan itu dihidangkan untuk dinikmati.

Sampai habis tak bersisa.

Atas nama penghormatan terhadap sang penyedia makanan.

Namun kadang, lakuan tidak lalu berjalan mulus.

Mungkin karena yang datang mengingkarai ekspektasi.

Many people love spicy food, but what if I don’t?

Bukanya saya tidak bisa makan masakan pedas, saya hanya tidak suka.

And when I have one of those meals…

Tujuan saya berubah menjadi menghabiskannya. Semampu saya.

Menikmati pun menjadi bagian yang mudah hilang begitu saja.

Dan ketika kau tak lagi menikmati? Apalagi yang kau cari?

Jika sebagian masyarakat itu mafhum saat makanannya bertabur merica atau irisan cabai.

Apakah itu sudah mutlak menjadi sebuah rataan tolok ukur?

 

Ah, yang benar saja …